Langsung ke konten utama
BAB I
Arsitekture & Organisasi
Komputer sebagai sebuah sistem yang berhirarki Komputer dapat dianggap sebagai struktur sejumlah komponen berserta fungsinya yang dijelaskan sebagai fungsi kolektif struktur dan fungsi internalnya.
Arsitekture & Organisasi
Arsitekture komputer berkaitan dengan atribute-atribute yang nampak bagi programmer Set Instruksi, jumlah bit yang digunakan untuk penyajian  data, mekanisme I/O, teknik pengalamantan (addressing techniques).
Contoh: apakah tersedia instruksi untuk perkalian.

Organisasi komputer berkaitan dengan unit-unit operasional dan interkoneksinya yang merealisasikan spesifikasi arsitektural
Control signals, interfaces, memory technology.
Contoh: Apakah instruksi perkalian diimplementasikan secara hardware, ataukah dikerjakan dengan penambahan secara berulang?
Arsitektur sama, organisasi dapat berbeda Arsitektur bertahan lama, organisasi menyesuaikan perkembangan teknologi Semua Intel famili x86 memiliki arsitektur dasar yang sama Famili IBM System/370 memiliki arsitektur dasar yang sama Memberikan compatibilitas instruksi level mesin At least backwards Organisasi antar versi memiliki perbedaan

Strukture & Fungsi
Strukture adalah bagaimana masing-masing komponen saling berhubungan satu sama lain
Fungsi merupakan operasi dari masing-masing komponen sebagai bagian dari struktur

FUNGSI
Semua komputer memiliki 4 fungsi:
Pengolahan data - Data processing
Penyimpanan data - Data storage
Pemindahan data - Data movement
Kendali – Control



BAB II
Sejarah Perkembangan komputer

Sejarah Perkembangan komputer Pra Generasi
                Masa pra generasi pertama pada awalnya memfokuskan pada pembuatan alat-alat yang memudahkan perhitungan sederhana saja tetapi ketika Chasles Babbage menciptakan analytical egine perkembangan komputer mulai berubah kearah bagaimana mesin mampu menginput dan output.

Sejarah Komputer Transisi
                Gagasan tentang sejarah komputer adalah munculnya sebagai alat hitung alat hitung pertama kali pada tahun 1822 yang ditemukan oleh ahli matematika dari inggeris yaitu Charles Babbage yang dinamai difference engine dan berkembang menjadi analytical engine Universitas Harvad mulai merancang pembuatan komputer yang mamapu melakaukan oprsai aritmatika dan logika secara otomatis dan dengan bantuan perusahaan IBM pada tahun 1944 komputer tersebut terselesaikan secara elektronic, yang diberi nama “Harvad Mark I AutomaticSquence-Controled Calculator (ASCC).

Sejarah Perkembangan komputer Masa generasi
                Sistem operasi telah berevolusi sejak komputer di ciptakan.Sistem operasi dan arsitek komputer saling mepengaruhi.Untuk memfasilitasi penggunaan perangkat komputer secara benar dan efisien.setelah sistem operasi  di dirancang dan digunakan,maka dengan jelas bahwa rancangan perangkat keras dapat menyederhanakan perancangan dan pembuatan sistem operasi yang tercanggih. 
berikut perkembang genersi ke generasi :
Generasi Pertama (1945-1955)
                Generasi ini merupakan awal perkembangan sistem komputasi elektronik,mengganti gagasan –gagasan mesin komputasi mekanis.untuk menutupi keterbatasannya manusia manusia membutuhkan komputasi.
Generasi Kedua (1955-1965)
Komputer generasi kedua ini merupakan bacth processing system.
Semua tugas dikumpulkan dalam satu rangkaian  kemudian diskusi satu- persatu pada saat itu tugas masih merupakan program-program yang harus dikerjakan oleh komputer yang dituliskan di-tape.
Generasi Ketiga (1965-1980)
Perkembangan pun berlanjut,sistem operasi dikembagkan untuk melayani pemakai interaktif sekaligus.pada saat itu mereka menggunakan komputer berkomunikasi dengan cara online.
Generasi Keempat (1980-199x)
Pada generasi keempat ini,sistem operasi tidak hanya fokus untuksatu mode pengelolahan tapi tetapi untuk banyak metode pengolahan.seperti mendukung bacth processing,timesharing,networking,dan(soft) realtime applicasions sekaligus.hanya hard real-time applications yang sulit digunakan karena beresiko tinggi.di generasi keempat ini komputer sudah jauh melangkah dengan seiring berjalannya zaman dan pada waktu itu komputer sudah mulai menggunakan jaringan tcp/ip yang banyak digunakan dikalangan meliter,peneliti,dan perguruan tinggi.

BAB III
Oprating system
Berikut sejarah perkembangan sistem oprasi
•1954 : SistemOperasipertamakali DigunakanuntukkomputerIBM 701 diGeneral Motor Research     Laboratories
•1960 : SistemOperasiuntukkomputermini pertamakali
•1969 : UNIX,KenThompson, diterapkanpadakomputerPDP-7, Bell Laboratories
•1970 : CP/M (Control Program / Microprocessor),GarryKildal,DigitalResearch
•1980 : MS-DOS (Microsoft-Disk Operating System),WilliamBill Gates, Microsoft Corporation
•1985 : Microsoft Windows Pertama
•1987 : IBM Operating System/2
•1988 : Windows/386
•1990 : Windows 3.0
•1993 : Mosaic, Browser Internet Pertama
•1995 : Windows 95
•1997 : Windows 98

Aplication
berikut perkembangan aplikasi sebelum generasi pertama :
300 sm: penggunaanoborsebagaisignal untukmengirimkanberitayang digunakanolehbangsayunani
1842 : AdaAugusta, penulisperangkatlunakpertamakali yang digunakanpadaBabbage’s Analytical Engine.
1933 : Wallace J. Eckert menggabungkanbeberapamesinakuntansikartuplongIBM yang berbeda.
1945 : Kutuyang pertama

Perkembangan di genersi pertama Menghubungkanbeberapasirkuitdidalamkomputerataudenganmembuatprogram dalambahasamesinyang disimpandimemorikomputersecarapermanen. Biasanyaunikuntuksuatuaplikasi dan terus berkembang
Berikut perkembangan nya :
•1976 : Electrical Pencil, Michael Shrayer, pengolahkata, California
•1979 : Word Star,JohnBarnaby,pengolahkata
•1979 : Apple Writer,PaulLutus, pengolahkata
•1979 : VisicalC(VisualCalculator), Robert Frankston, DEC (Digital Equipment Corporation)
•1981 : DBASE-II, Wayne Ratliff, ahliteknikNASA
•1982 : LOTUS 1-2-3, gabunganprogram spreadsheet,grafikdankemampuanuntukmendapatkaninformasi, MitchelKapoor,YaleUniv.



Programing Language
Berikut perkembangan bahasa program
•1957 : FORTRAN (Formula Translator), John Bakus,IBM
•1958 : LISP (List Programing),JohnMcCarty
•1958 : ALGOL (AlgoritmicLanguage)
•1959 : COBOL (Common Business Oriented Language), Dr. Grace Hooper
•1960 : LOGO, MIT
•1961 : GPSS (General Purpose System Simulator)
•1961 : RPG (Report Program Generator),IBM
•1962 : APL (A Programming Language), Kenneth Iverson,IBM
•1964 : BASIC (Beginner’s All-purpose Symbolic Instruction Code), John G. Kemeny& Thomas E. Kurtz
•1966 : PL/1 (Programming Language version 1)IBM, gabunganFORTRAN danCOBOL
•1968 : PILOT (Programmed Inquiry, Learning, or Teaching), John A. Starkweather

BAB IV
sistem komputer
Pengertian Sistem
Sistem berasal dari bahasa Latin (systema) dan bahasa Yunani (sustema) adalah suatu kesatuan yang terdiri komponen atau eleven yang dihubungkan bersama untuk memudahkan aliran informasi, materi atau energi. Sistem juga merupakan kesatuan bagian-bagian yang saling berhubungan yang berada dalam suatu wilayah serta memiliki item-item penggerak.

Pengertian Komputer

Komputer adalah alat yang dipakai untuk mengolah data menurut prosedur yang telah dirumuskan. Kata komputer semula dipergunakan untuk menggambarkan orang yang perkerjaannya melakukan perhitungan aritmatika, dengan atau tanpa alat bantu, tetapi arti kata ini kemudian dipindahkan kepada mesin itu sendiri.

Pengertian Sistem Komputer

Sistem Komputer adalah elemen-elemen yang terkait untuk menjalankan suatu aktifitas dengan menggunakan komputer. Elemen dari sistem komputer terdiri dari manusianya (brainware), perangkat unak (software), set instruksi (instruction set), dan perangkat keras hardware). 

Dengan demikian komponen tersebut merupakan elemen yang terlibat dalam suatu sistem komputer. Tentu saja hardware tidak berarti apa-apa jika tidak ada salah satu dari dua lainnya (software dan brainware). Contoh sederhananya, siapa yang akan menghidupkan komputer jika tidak ada manusia. Atau akan menjalankan perintah  apa komputer tersebut jika tidak ada softwarenya. Arsitektur Von Neumann menggambarkan komputer dengan empat bagian utama: Unit Aritmatika dan Logis (ALU), unit kontrol, memori, dan alat masukan dan hasil (secara kolektif dinamakan I/O). Bagian ini dihubungkan oleh berkas kawat, "bus".

Komponen-komponen Komputer
Komponen – komponen dalam sistem komputer terbagi 3, yang tidak bisa terpisahkan yaitu :

1.    Hardware ( Perangkat Keras )
       a.    Processing Device
       b.    Input Device
       c.    Output Device
       d.    Storage Device

2.    Software ( Perangkat Lunak )
       a.    Operating System
       b.    Application Program
       c.    Language Program
3.    Brainware ( Orang Yang MengoperasikanKomputer )


1.    Hardware ( Perangkat Keras )
Perangkat yang dapat kita lihat dan dapat kita sentuh secara fisik, seperti perangkat perangkat masukan, perangkat pemroses, maupun perangkat keluaran. Peralatan ini umumnya cukup canggih. Dia dapat bekerja berdasarkan perintah yang ada padanya, yang disebut juga dengan instruction set tadi. Dengan adanya perintah yang dimengerti oleh mesin tersebut, maka perintah tersebut melakukan berbagai aktifitas kepada mesin yang dimengerti oleh mesin tersebut sehingga mesin bisa bekerja berdasarkan susunan perintah yang didapatkan olehnya.




Processing Device (CPU)
CPU ( Central Processing Unit ) berperanan untuk memproses arahan, melaksanakan pengiraan dan menguruskan laluan informasi menerusi system komputer. Unit atau peranti pemprosesan juga akan berkomunikasidengan peranti input , output dan storan bagi melaksanakan arahan-arahan berkaitan.

Input Device
Input Device adalah perangkat keras komputer yang berfungsi sebagai alat untuk memasukan data atau perintah ke dalam komputer. Alat-alatnya adalah :
1.    Keyboard
2.    Pointing Device 
3.    Mouse 
4.    Touch screen
5.    Digitizer Grapich Tablet
6.    Scanner
7.    Microphone
Output Device
Output Device adalah perangkat keras komputer yang erfungsi untuk menampilkan keluaran sebagai hasil pengolahan data. Keluaran dapat berupa hard-copy (ke ertas), soft-copy (ke monitor), ataupun berupa suara. latnya antara lain adalah :
1.    Monitor
2.    Printer 
3.    Speaker

Storage Device
Register CPU berukuran kecil sehingga tidak dapat enyimpan semua informasi, maka CPU harus dilengkapi dengan alat penyimpan berkapasitas lebih besar yaitu memori utama. Terbagi menjadi dua yaitu :
1.      Internal Storage
Adalah media penyimpanan yang terdapat didalam komputer yaitu :
RAM ( Random Access Memory ) Untuk menyimpan program yang kita olah untuk sementara waktu. Dapat diakses secara acak ( dapat diisi/ditulis, diambil, atau dihapus isinya ). Struktur RAM terbagi menjadi empat bagian utama, yaitu:
Input Storage Digunakan untuk menampung input yang dimasukkan melalui alat input.

Program Storage Digunakan untuk menyimpan semua instruksi-instruksi program yang akan diakses.

Working Storage Digunakan untuk menyimpan data yang akan diolah dan hasil pengolahan.

Output Storge Digunakan untuk menampung hasil akhir dari pengolahan data yang akan ditampilkan ke alat output.

ROM ( Read Only Memori )
Memori yang hanya bisa dibaca dan berguna sebagai penyedia informasi pada saat komputer pertama kali dinyalakan. Hanya dapat dibaca, tidak bisa mengisi sesuatu ke dalam ROM, sudah diisi oleh pabrik pembuatnya. Berupa sistem operasi yg terdiri dari program pokok, seperti program untuk mengatur penampilan karakter di layar, pengisian tombol kunci papan ketik untuk keperluan kontrol tertentu, dan bootstrap program. Program bootstrap diperlukan pada saat pertama kali sistem komputer diaktifkan (booting), yang dapat berupa  cold booting atau  warm booting. Dimungkinkan untuk merubah isi ROM, dengan cara memprogram kembali, yaitu :

PROM (Programmable Read Only Memory), yang hanya dapat diprogram satu kali.

EPROM (Erasable Programmable Read Only Memory), dapat dihapus dgn sinar ultraviolet, dapat diprogram kembali berulang-ulang.


2.     EEPROM (Electrically Erasable Programmable Read Only Memory),  dapat dihapus secara elektronik dan dapat diprogram kembali.

2.    External Storage 
Perangkat keras untuk melakukan operasi penulisan, pembacaan & penyimpanan data, di luar komponen utama, yaitu :
a.    Floppy Disk
b.    Hard Disk
c.    CD Room
d.    DVD

2.    Software ( Perangkat Lunak )
Rangkaian prosedur dan dokumentasi program yang berfungsi menyelesaikan masalah yang dikehendaki. Merupakan data elektronik yang disimpan sedemikian rupa oleh komputer itu sendiri, data yang disimpan ini dapat berupa program atau instruksi yang akan dijalankan oleh perintah, maupun catatan-catatan yang diperlukan oleh komputer untuk menjalankan perintah yang dijalankannya.

Operating System
Sistem operasi atau  operating system ialah Program dasar pada komputer yang menghubungkan pengguna dengan hardware  komputerPerangkat lunak yang dihubungkan dengan pelaksanaan program dan koordinasi dari aktivitas sistem komputer. Ada beberapa macam system operasi diantaranya adalah :

1.    Linux
2.    Windows
3.    Mac OS

Tugas sistem operasi termasuk (tetapi tidak hanya) mengurus penjalanan program di atasnya, koordinasi Input, Output, pemrosesan, memori, serta  penginstalan dan
pembuangan software. Sistem operasi, menentukan program yang mana dijalankan, kapan, dan alat yang mana (seperti memori atau I/O) yang mereka gunakan. Sistem operasi juga memberikan servis kepada program lain, seperti kode (driver) yang membolehkan programer untuk menulis program untuk suatu mesin tanpa perlu mengetahui detail dari semua alat elektronik yang terhubung.

Application Program 
Yaitu program komputer yang siap digunakan atau disebut juga program siap pakai. Program paket digunakan untuk aplikasi bisnis secara umum, aplikasi khusus dibidang
industri, aplikasi untuk meningkatkan produktifitas organisasi atau perusahaan dan aplikasi untuk produktifitas perorangan.Contoh :
1.    Microsoft Word
2.    Microsoft Excel
3.    CorelDraw X4
4.    Dll

Language Program 

Language Program atau bahasa pemrograman adalah bahasa yang digunakan oleh manusia untuk berkomunikasi dengan komputer, karena komputer memiliki bahasa sendiri maka komputer tidak akan merespon selain menggunakan
bahasa Pemrograman, seperti :Bahasa komputer yang digunakan untuk menulis instruksi-instruksi program untuk melakukan suatu pekerjaan yang dilakukan oleh programer, seperti :
1.    Visual basic
2.    Turbo pascal
3.    Delphi

3.    Brainware

Brainware adalah orang yang mengoperasikan sebuah komputer, karena jika tidak ada orang yang mengoperasikan maka tidak akan dapat digunakan.

BAB V
CPU

Secara umum CPU mempunyai 3 komponen utama, yaitu:
1. Aritmatic & Logical Unit (ALU)
    
        Tugas utama dari ALU adalah melakukan perhitungan yang bersifat aritmatik serta melakukan  keputusan dari operasi logka dan manipulasi bit sesuai dengan instruksi program.

2. Control Unit
    
        Control unit berfungsi sebagai pengatur dan pengendali semua peralatan yang ada pada sistem komputer serta mengatur kapan alat input menerima data dan kapan alat output menampilkannya di monitor.
   
3. Main Memory (Main Storage)
    
        Main memori merupakan tempat atau media yang digunakan untuk menyimpan data yang akan atau yang sedang diolah oleh sistem komputer. Main memory dapat dibagi atas dua bagian, yaitu:

    a. ROM (Read Only Memory)
        
    ROM merupakan memory permanen yang terdapat pada sistem komputer yang sudah disusun dan dibuat oleh pabrik, biasanya tidak untuk diubah oleh pengguna komputer. ROM terdiri dari program pokok untuk dikonfigurasi sistem komputer seperti BIOS, BASIC dan BootStrap Loader. Sekarang ini ROM yang dipakai untuk BIOS menggunakan teknologi CMOS(Complementary Mental Oxide Semiconductor), yang dapat mengubah konfigurasi BIOS bila perlu sehingga pemakai komputer dapat mengubah sistem BIOS. ROM tetap berada di dalam komputer pada saat apapun. Sinyal di dalam ROM ini yang mengatur segala tugas CPU saat komputer mulai diaktifkan.



    b. RAM (Random Access Memory)
       
      Semua data yang dimasukkan melalui alat input pada setiap aplikasi akan dimasukkan terlebih dahulu ke dalam main memory ini, yaitu dalam RAM. Data-data yang terdapat dalam RAM ini hanya bersifat sementara. Apabila komputer dimatikan maka data tersebut akan hilang.
Urutan kerja komputer :
a.       Input, merupakan media yang digunakan untuk memasukan data ke dalam proses. Beberapa hardware atau perangkat keras yang termasuk dan berfungsi sebagai input adalah : keyboard, mouse, joystick, webcam dll
b.      Proses, yaitu suatu alat yang digunakan untuk memproses data dari input yang nantinya akan dikeluarkan ke sistem output. Proses ini berperan penting dalam sistem komputer sebagai media untuk proses yang sudah menjadi sistem yang utuh mainboard atau biasa disebut Motherboard. Didalam Mainboard ini termasuk sebuah prosesor yang berfungsi ntuk mengolah data yang terletak di dalam CPU (Central Processing Unit). Ketika menerjemahkan data, prosesor dibantu oleh hardware-hardware lainnya seperti memori RAM (kecepatan membaca data), harddisk (menyimpan data), power supply (memberikan asupan daya listrik kepada hardware-hardware lainnya dalam CPU), VGA (ketika data yang diolah berhubungan dengan grafis), soundcard (berhubungan dengan audio-output), modem (untuk internet), dan lain sebagainya, dimana ketika hardware-hardware tersebut bekerja, semuanya terhubung lewat motherboard.
c.       Output, yaitu media keluaran dimana media ini adalah untuk menampilkan hasil data dari proses tersebut. beberapa hardware yang dikategorikan sabagai output adalah sebagai berikut: monitor, speaker, headset, printer, scanner, dan lain sebagainya. Pada prinsipnya, sebuah sistem komputer terdiri dari 3 bagian utama, yaitu: CPU, Memori, terdiri dari memori program dan memori data, dan Perangkat Input/Output Sistem komputer ini baru akan bekerja apabila ada program komputer yang berisi instruksi yang memerintahkan CPU.
d.      Prosesor – CPU (Central Processing Unit), merupakan bagian fungsional yang utama dari sebuah sistem komputer atau sebagai otak dari sebuah komputer. Di dalam CPU inilah semua kerja komputer dilakukan.
Jika di gambarkan, proses kerja CPU / komputer adalah sebagai berikut :
http://s7.postimg.org/5kl57vl23/blogg.png
  
Cara Kerja CPU :
Saat data dan/atau instruksi dimasukkan ke processing-devices, pertama sekali diletakkan di MAA (melalui Input-storage); apabila berbentuk instruksi ditampung oleh Control Unit di Program-storage, namun apabila berbentuk data ditampung di Working-storage). Jika register siap untuk menerima pengerjaan eksekusi, maka Control Unit akan mengambil instruksi dari Program-storage untuk ditampungkan ke Instruction Register, sedangkan alamat memori yang berisikan instruksi tersebut ditampung di Program Counter. Sedangkan data diambil oleh Control Unit dari Working-storage untuk ditampung di General-purpose register (dalam hal ini di Operand-register). Jika berdasar instruksi pengerjaan yang dilakukan adalah arithmatika dan logika, maka ALU akan mengambil alih operasi untuk mengerjakan berdasar instruksi yang ditetapkan. Hasilnya ditampung di Akumulator. Apabila hasil pengolahan telah selesai, maka Control Unit akan mengambil hasil pengolahan di Accumulator untuk ditampung kembali ke Working-storage. Jika pengerjaan keseluruhan telah selesai, maka Control Unit akan menjemput hasil pengolahan dari Working-storage untuk ditampung ke Output-storage. Lalu selanjutnya dariOutput-storage, hasil pengolahan akan ditampilkan ke output-devices

BAB VI
Pengertian dan Langkah Konversi Bilangan Biner,Heksadesimal,Oktal dan Desimal
1) Pengertian Bilangan Desimal,Biner,Oktal dan Heksadesimal :


1. Bilangan Desimal adalah bilangan yang menggunakan 16 angkat yang berturu-turut,dimulai dari 0-
 15 (0,1,2,3,4,5,6,7,8,9,10,11,12,13,14,15).Bilangan Desimal ini Bilangan yang Berbasis 10,contoh
 penulisan bilangan Desimal :
        a. 1510
        b. 1910
    c. 2010
     d. 1710
2. Bilangan Biner adalah Bilangan yang menggunakan 2 angka,yaitu 0 dan 1.Bilangan Biner ialah
 Bilangan yang berbasis 2.Setiap Bilangan pada biner disebut bit,1 byte= 8 bit.contoh penulisan
 bilangan Biner :
     a. 00002
     b. 00012
     c. 00102
     d. 00112
     e. 01002
     f. 01012
     g. 01102
     h. 01112
     i. 10002
     j. 10012
     k. 10102
     l. 10112
    m. 11002
    n. 11012
    o. 11102
    p. 11112
3. Bilangan Oktal adalah Bilangan yang menggunakan angkat
 (0,1,2,3,4,5,6,7,10,11,12,13,14,15,16,17).Bilangan yang berbasis 8.contoh Penulisan Bilangan
 Oktal :
    a. 178
    b. 158
    c. 118
4. Bilangan Heksadesimal atau bilangan Heksa adalah Bilangan yang menggunakan 16 angka,yaitu 
 0-9 dan dilanjutkan oleh alfabet A-F.
 (A=10,B=11,C=12,D=13,E=14,F=15).Bilangan Heksa ini Berbasis 16.contoh penulisan Heksa
 Desimal :
a. C516
b. 7F816
c. 9A16


2)  Konversi Bilangan Biner,Desimal,Heksa dan Oktal
PERHATIAN ! Setiap Bilangan yang di Konversikan harus meng-Konversikan terlebih dahulu pada Bilangan Desimal


1. Contoh Konversi Bilangan Biner ke Bilangan Oktal
  Soal : 100100002
  Konversikan Terlebih dahulu pada Bilangan Desimal.
  Cara Konversi Bilangan Biner ke Bilangan Desimal :
                   = (angka Pertama x 2 atau (basis Bilangan Biner) + angka Selanjutnya pada bilangan
                    biner tersebut)
                = (angka Hasil selanjutnya x 2 atau ( basis Bilangan Biner ) + angka selanjutnya pada
                    bilangan biner tersebut )


     100100002  = 1 x 2 + 0 = 2
                           2 x 2 + 0 = 4
                           4 x 2 + 1 = 9
                           9 x 2 + 0 = 18
                           18 x 2 + 0 = 36
                           36 x 2 + 0 = 72
                                           72 x 2 + 0 = 144
14410 , Kenapa 144 menjadi berbasis 10? Karena angka 144 ialah Hasil Konversi Bilangan Biner yang berbasis 2 menjadi Bilangan Desimal yang Berbasis 10 jadi 14410 adalah Bilangan Desimal.
Sekarang akan di Konversikan ke dalam benutk Bilangan Oktal yang berbasis 8.


                        14410 = 144/8 = 18 sisa 0
                                     18/8 = 2 sisa 2
Kenapa dibagi 8 ? karena Bilangan Desimal ini akan dikonversikan kedalam bentuk Bilangan Oktal yang berbasis 8.
Hasil Bilangan Oktal,dilihat dari hasil akhir (bawah) ke awal (atas),jadi Hasilnya ialah 2208.


2. Contoh Konversi Bilangan Oktal ke Bilangan Biner
 Soal : 2208
    Konversikan Terlebih dahulu pada Bilangan Desimal.
 Cara Konversi Bilangan Oktal ke Bilangan Desimal :  
                = (angka Pertama x 8 atau (basis Bilangan Oktal) + angka Selanjutnya pada bilangan
                    Oktal tersebut)
                = (angka Hasil selanjutnya x 8 atau ( basis Bilangan Oktal ) + angka selanjutnya pada
                    bilangan Oktal tersebut )
2208  =  2 x 8 + 2 = 18
         18 x 8 + 0 = 144
14410 , Kenapa 144 menjadi berbasis 10? Karena angka 144 ialah Hasil Konversi Bilangan Oktal yang berbasis 8 menjadi Bilangan Desimal yang Berbasis 10 jadi 14410 adalah Bilangan Desimal.


14410  di-Konversikan kedalam Bilangan Biner.
                      144/2 = 72 sisa 0
                      72/2 = 36 sisa 0
                      36/2 = 18 sisa 0
                      18/2 = 9 sisa 0
                      9/2 = 4 sisa 1
                      4/2 = 2 sisa 0
                      2/2 = 1 sisa 0
                      1
Dibagi 2 Karena di-Konversikan ke dalam Bilangan Biner.Dalam menghitung Bilangan biner,dalam penulisan di-Tulis dari Bawah ke Atas jadi hasilnya ialah 100100002.


3. Contoh Konversi Bilangan Biner Ke Desimal
 Soal : 100100002
 Cara Konversi Bilangan Biner ke Bilangan Desimal :
                   = (angka Pertama x 2 atau (basis Bilangan Biner) + angka Selanjutnya pada bilangan
                    biner tersebut)
                = (angka Hasil selanjutnya x 2 atau ( basis Bilangan Biner ) + angka selanjutnya pada
                    bilangan biner tersebut )


     100100002  = 1 x 2 + 0 = 2
                           2 x 2 + 0 = 4
                           4 x 2 + 1 = 9
                           9 x 2 + 0 = 18
                           18 x 2 + 0 = 36
                           36 x 2 + 0 = 72
                                           72 x 2 + 0 = 144
14410 , Kenapa 144 menjadi berbasis 10? Karena angka 144 ialah Hasil Konversi Bilangan Biner yang berbasis 2 menjadi Bilangan Desimal yang Berbasis 10 jadi 14410 adalah Bilangan Desimal.


4. Contoh Konversi Bilangan Desimal Ke Biner.
 Soal = 14410
 14410  di-Konversikan kedalam Bilangan Biner.
                        144/2 = 72 sisa 0
                        72/2 = 36 sisa 0
                        36/2 = 18 sisa 0
                        18/2 = 9 sisa 0
                        9/2 = 4 sisa 1
                        4/2 = 2 sisa 0
                        2/2 = 1 sisa 0
                        1
Dibagi 2 Karena di-Konversikan ke dalam Bilangan Biner.Dalam menghitung Bilangan biner,dalam penulisan di-Tulis dari Bawah ke Atas jadi hasilnya ialah 100100002.


5. Contoh Konversi Bilangan Heksadesimal ke Bilangan Desimal.
 Soal : 7C616
   7C616 di-Konversikan kedalam bentuk Bilangan Desimal.
                  7C6  = 7 x 16(pangkat 2) + C x 16(pangkat 1) + 6 x 16(pangkat 0)
                           (7 x 256) +(12 x 16) + (6 x 1) = 1990


Hasilnya ialah 199010 ,Kenapa C diganti menjadi 12 ? Karena didalam pengertian Bilang Kesadesimal sudah dijelaskan bahwa (A=10,B=11,C=12,D=13,E=14,F=15).


6. Contoh Konversi Bilangan Oktal ke Bilangan Heksa
   Soal : 1668
   1668 dikonversikan kedalam bentuk Bilangan Desimal
                   166 = 1 x 8 + 6 = 14
                           14 x 8 + 6 = 118
11810 akan dikonversikan kedalam Heksadesimal
                 118/16 = 112 sisa 6
                 112/16 = 7 sisa 0

jadi,jawabanya ialah 7616




BAB VII
Gerbang logika
1. AND 
Gerbang AND akan berlogika 1 atau keluarannya akan berlogika 1 apabila semua masukan/inputannya berlogika 1, namun apabila semua atau salah satu masukannya berlogika 0 maka outputnya akan berlogika 0.

2. NAND
Gerbang NAND akan bernilai / outputnya akan berlogika 0 apabila semua inputannya bernilai 1 dan outpunya akan berlogika 1 apabila semua atau salah satu inputannya bernilai 0.

3.OR
Gerbang OR akan berlogika 1 apabila salah satu atau semua inputan yang dimasukkan bernilai 1 dan apabila keluaran yang di inginkan berlogika 0 maka inputan yang dimasukkan harus bernilai 0 semua.


4.NOR 
Gerbang NOR merupakan gerbang logika yang outputnya akan berlogika 1 apabila semua inputannya bernilai 0, dan outpunya akan berlogika 0 apabila semua atau salah satu inputannya inputannya berlogika 1.

5.NOT 
Gerbang NOT berfungsi sebagai pembalik (Inverter), yang mana outputnya akan bernilai terbalik dengan inputannya.
6.BUFFER 
Gerbang BUFFER atau PENYANGGA adalah suatu gerbang digital yang akan berfungsi memperkuat dan meneruskan nilai 1 pada outputnya jika inputnya bernilai 1, selain itu akan bernilai 0.

7.XOR 
Gerbang XOR merupakan kepanjangan dari Exclusive OR yang mana keluarannya akan berlogika 1 apabila semua inputannya berbeda, namun apabila inputannya sama maka akan memberikan output berlogika 0.
8.XNOR
Gerbang XNOR merupakan kepanjangan dari Exclusive NOR yang mana keluarannya akan berlogika 1 apabila semua inputannya sama, namun apabila inputannya berbeda maka akan memberikan output berlogika 0.

BAB VIII

Sistem Bus

1.            Penghubung bagi keseluruhan komponen komputer dalam menjalankan tugasnya
2.            Komponen komputer :
1.            CPU
2.            Memori
3.            Perangkat I/O



Transfer data antar komponen komputer.
1.            Data atau program yang tersimpan dalam memori dapat diakses dan dieksekusi CPU melalui perantara bus
2.            Melihat hasil eksekusi melalui monitor juga menggunakan sistem bus
3.            Kecepatan komponen penyusun komputer harus diimbangi kecepatan dan manajemen busyang baik
Mikroprosesor
·          Melakukan pekerjaan secara paralel
·          Program dijalankan secara multitasking
·          Sistem bus tidak hanya lebar tapi juga cepat
Interkoneksi komponen sistem komputer dalam menjalankan fungsinya
·          Interkoneksi bus
·          Pertimbangan–pertimbangan perancangan bus

Struktur Interkoneksi adalah Kompulan lintasan atau saluran berbagai modul  (CPU,Memori,I/O)
Struktur interkoneksi bergantung pada
1.            Jenis data
2.            Karakteristik pertukaran data



Jenis Data
Memori :
Memori umumnya terdiri atas N word memori dengan panjang yang sama. Masing–masing word diberi alamat numerik yang unik (0, 1, 2, …N-1). Word dapat dibaca maupun ditulis pada memori dengan kontrol Read dan Write. Lokasi bagi operasi dispesifikasikan oleh sebuah alamat.
Modul I/O :
Operasi modul I/O adalah pertukaran data dari dan ke dalam komputer. Berdasakan pandangan internal, modul I/O dipandang sebagai sebuah memori dengan operasi pembacaan dan penulisan. Seperti telah dijelaskan pada bab 6 bahwa modul I/O dapat mengontrol lebih dari sebuah perangkat peripheral. Modul I/O juga dapat mengirimkan sinyal interrupt.
CPU :
CPU berfungsi sebagai pusat pengolahan dan eksekusi data berdasarkan routine–routine program yang diberikan padanya. CPU mengendalikan seluruh sistem komputer sehingga sebagai konsekuensinya memiliki koneksi ke seluruh modul yang menjadi bagian sistem komputer.

Dari jenis pertukaran data yang diperlukan modul–modul komputer, maka struktur interkoneksi harus mendukung perpindahan data.
·          Memori ke CPU : CPU melakukan pembacaan data maupun instruksi dari memori.
·          CPU ke Memori : CPU melakukan penyimpanan atau penulisan data ke memori.
·          I/O ke CPU : CPU membaca data dari peripheral melalui modul I/O.
·          CPU ke I/O : CPU mengirimkan data ke perangkat peripheral melalui modul I/O.
·          I/O ke Memori atau dari Memori : digunakan pada sistem DMA
Sampai saat ini terjadi perkembangan struktur interkoneksi, namun yang banyak digunakan saat ini adalah sistem bus.
Sistem bus
1.            Digunakan secara tunggal
2.            Digunakan secara jamak,
Hal ini Tergantung karakteristik sistemnya

Interkoneksi Bus – Struktur Bus
Sebuah bus biasanya terdiri atas beberapa saluran. Sebagai contoh bus data terdiri atas 8 saluran sehingga dalam satu waktu dapat mentransfer data 8 bit. Secara umum fungsi saluran busdikatagorikan dalam tiga bagian, yaitu :
·          Saluran data
·          Saluran alamat
·          Saluran kontrol
Gambar 2. Pola InterkoneksiGambar 2. Pola Interkoneksi 

Saluran Data
Lintasan bagi perpindahan data antar modul. Secara kolektif lintasan ini disebut bus data. Umumnya jumlah saluran terkait dengan panjang word, misalnya 8, 16, 32 saluran.
Tujuan : agar mentransfer word dalam sekali waktu.
Jumlah saluran dalam bus data dikatakan lebar bus, dengan satuan bit, misal lebar bus 16 bit

Saluran Alamat (Address Bus)
·          Digunakan untuk menspesifikasi sumber dan tujuan data pada bus data.
·          Digunakan untuk mengirim alamat word pada memori yang akan diakses CPU.
·          Digunakan untuk saluran alamat perangkat modul komputer saat CPU mengakses suatu modul.
·          Semua peralatan yang terhubung dengan sistem komputer, agar dapat diakses harus memiliki alamat.
Contoh : mengakses port I/O, maka port I/O harus memiliki alamat hardware-nya

Saluran kontrol (Control Bus)
Digunakan untuk mengontrol bus data, bus alamat dan seluruh modul yang ada.
Karena bus data dan bus alamat digunakan oleh semua komponen maka diperlukan suatu mekanisme kerja yang dikontrol melalui bus kontrol ini.
Sinyal – sinyal kontrol terdiri atas
·          Sinyal pewaktuan adalah Sinyal pewaktuan menandakan validitas data dan alamat
·          Sinyal–sinyal perintah adalah Sinyal perintah berfungsi membentuk suatu operasi

Prinsip Operasi Bus
1.            Meminta penggunaan bus.
2.            Apabila telah disetujui, modul akan memindahkan data yang diinginkan ke modul yang dituju

Hierarki Multiple Bus
Bila terlalu banyak modul atau perangkat dihubungkan pada bus maka akan terjadi penurunan kinerja
Faktor – faktor :
1.            Semakin besar delay propagasi untuk mengkoordinasikan penggunaan bus.
2.            Antrian penggunaan bus semakin panjang.
3.            Dimungkinkan habisnya kapasitas transfer bus sehingga memperlambat data.
Gambar 3. Arsitektur bus jamak tradisionalGambar 3. Arsitektur bus jamak tradisional 

Arsitektur bus jamak
Prosesor, cache memori dan memori utama terletak pada bus tersendiri pada level tertinggi karena modul – modul tersebut memiliki karakteristik pertukaran data yang tinggi.
Pada arsitektur berkinerja tinggi, modul – modul I/O diklasifikasikan menjadi dua,
·          Memerlukan transfer data berkecepatan tinggi
·          Memerlukan transfer data berkecepatan rendah.
Modul dengan transfer data berkecepatan tinggi disambungkan dengan bus berkecepatan tinggi pula,
Modul yang tidak memerlukan transfer data cepat disambungkan pada bus ekspansi
Gambar 4. Arsitektur bus jamak kinerja tinggiGambar 4. Arsitektur bus jamak kinerja tinggi 
Keuntungan hierarki bus jamak kinerja tinggi
1.            Bus berkecepatan tinggi lebih terintegrasi dengan prosesor.
2.            Perubahan pada arsitektur prosesor tidak begitu mempengaruhi kinerja bus

BAB 8
SISTEM BUS

            BUS adalah suatu lintasn komunikasi yang menghubungkan dua atau lebih perangkat. Kunci suatu BUS adalah merupakan suatu medium transmisi bersama.BUS disusun secara hierarkis, karena setiap BUS yang memiliki kecepatan rendah akan dihubungkan dengan bus yang memiliki kecepatan tinggi.

Struktur Interkoneksi adalah Kompulan lintasan atau saluran berbagai modul  (CPU,Memori,I/O)
Struktur interkoneksi bergantung pada

1.      Jenis Data
Memori :
Memori umumnya terdiri atas N word memori dengan panjang yang sama. Masing–masing word diberi alamat numerik yang unik (0, 1, 2, …N-1). Word dapat dibaca maupun ditulis pada memori dengan kontrol Read dan Write. Lokasi bagi operasi dispesifikasikan oleh sebuah alamat.
Modul I/O :
Operasi modul I/O adalah pertukaran data dari dan ke dalam komputer. Berdasakan pandangan internal, modul I/O dipandang sebagai sebuah memori dengan operasi pembacaan dan penulisan. Seperti telah dijelaskan pada bab 6 bahwa modul I/O dapat mengontrol lebih dari sebuah perangkat peripheral. Modul I/O juga dapat mengirimkan sinyal interrupt

2.      Saluran Data

Lintasan bagi perpindahan data antar modul. Secara kolektif lintasan ini disebut bus data. Umumnya jumlah saluran terkait dengan panjang word, misalnya 8, 16, 32 saluran.
Tujuan : agar mentransfer word dalam sekali waktu.
Jumlah saluran dalam bus data dikatakan lebar bus, dengan satuan bit, misal lebar bus 16 bit

3.      Saluran Alamat (Address Bus)
  • Digunakan untuk menspesifikasi sumber dan tujuan data pada bus data.
  • Digunakan untuk mengirim alamat word pada memori yang akan diakses CPU.
  • Digunakan untuk saluran alamat perangkat modul komputer saat CPU mengakses suatu modul.
  • Semua peralatan yang terhubung dengan sistem komputer, agar dapat diakses harus memiliki alamat.
Contoh : mengakses port I/O, maka port I/O harus memiliki alamat hardware-nya

4.      Saluran kontrol (Control Bus)

Digunakan untuk mengontrol bus data, bus alamat dan seluruh modul yang ada. Karena bus data dan bus alamat digunakan oleh semua komponen maka diperlukan suatu mekanisme kerja yang dikontrol melalui bus kontrol ini. Sinyal – sinyal kontrol terdiri atas
  • Sinyal pewaktuan adalah Sinyal pewaktuan menandakan validitas data dan alamat
  • Sinyal–sinyal perintah adalah Sinyal perintah berfungsi membentuk suatu operasi
BAB 9
SISTEM MEMORI

Memori merupakan bagian dari komputer yang berfungsi sebagai tempat penyimpanan informasi yang harus diatur dan di jaga sebaik-baiknya. Memori biasanya disebut juga dengan istilah : computer storage, computer memory atau memori, merupakan piranti komputer yang digunakan sebagai media penyimpanan data dan informasi saat menggunakan komputer. Memori merupakan bagian yang penting dalam komputer modern dan letaknya di dalam CPU.
Tujuan dari manajemen ini adalah untuk:
1.      Meningkatkan utilitas CPU
2.      Data dan instruksi dapat diakses dengan cepat oleh CPU
3.      Transfer dari/ke memori utama ke/dari CPU dapat lebih efisien
4.      Efisiensi dalam pemakaian memori yang terbatas
BAB 10
Flip Flop

Flip Flop adalah merupakan rangkaian digital yang memiliki dua keadaan stabil dan dapat menyimpan informasi sebesar 1 bit data biner yang dinyatakan dalam sistem biner yaitu 0 atau 1.  Flip-flop disebut juga sebagai latch karena flip-flop jika diberi suatu informasi atau sinyal maka informasi atau sinyal tersebut akan terkunci didalamnya.  Flip Flop juga termasuk keluarga multivibrator bistabil, yaitu rangkaian elektronik yang memiliki dua keadaan stabil dan pada keluarannya dihubungkan kembali pada salah satu masukannya sebagai umpan balik. 
Prinsip Prinsip Kerja Flip Flop :
  • Jika clock bernilai rendah (0) maka flip-flop J-K master akan tidak aktif, tetapi karena input clock flip-flop J-K slave merupakan komplemen dari clock flip-flop master maka flip-flop slave menjadi aktif, dan outputnya mengikuti output flip-flop J-K master.
  • Jika clock bernilai tinggi (1), flip-flop master aktif sehinga outputnya tergantung pada input J dan K, pada sisi lain flip-flop slave menjadi tidak aktif karena clock pemicunya bernilai rendah (0).
  • Pada saat sinyal detak berada pada tingkat tinggi, master-nya yang aktif dan slave-nya tidak aktif.
  • Pada saat sinyal detak berada pada tingkat rendah, master-nya yang tidak aktif dan slave-nya yang aktif.
  • Jika input J diberikan bersama-sama dengan tepi naik pulsa pemicu, flip-flop master akan bekerja terlebih dahulu memantapkan inputnya selama munculnya tepi naik sampai clock bernilai rendah (0).
  • Setelah clock bernilai rendah (0),flip-flop master akan tidak aktif dan flip-flop slave bekerja menstransfer keadaan output flip-flopmaster keoutput flip-flop slave yang merupakan output flip-flop secarakeseluruhan.
Macam Macam Flip Flop :

  • Flip Flop RS
  • Flip Flop JK
  • Flip Flop D
  • Flip Flop T
  • Flip Flop CRS

BAB 11
REGISTER

Register prosesor dalam arsitektur komputer, adalah sejumlah kecil memori komputer yang bekerja dengan kecepatan sangat tinggi yang digunakan untuk melakukan eksekusi terhadap program-program komputer dengan menyediakan akses yang cepat terhadap nilai-nilai yang umum digunakan. Umumnya nilai-nilai yang umum digunakan adalah nilai yang sedang dieksekusi dalam waktu tertentu.
Register prosesor berdiri pada tingkat tertinggi dalam hierarki memori: ini berarti bahwa kecepatannya adalah yang paling cepat; kapasitasnya adalah paling kecil; dan harga tiap bitnya adalah paling tinggi. Register juga digunakan sebagai cara yang paling cepat dalam sistem komputer untuk melakukan manipulasi data. Register umumnya diukur dengan satuan bit yang dapat ditampung olehnya, seperti "register 8-bit", "register 16-bit", "register 32-bit", atau "register 64-bit" dan lain-lain.





BAB 12
PERALATAN PENYIMPANAN DATA

Media Penyimpanan Data adalah alat penyimpan data yang berfungsi sebagai alat / media untuk menyimpan data dan program dimana data / program yang disimpan tersebut bisa dibaca dan dibuka kembali untuk diproses kembali di komputer atau laptop.

3 kategori media penyimpanan data saja yaitu sebagai berikut :

  1. Media Penyimpanan Magnetik (Magnetik Storage Media)
  2. Media Penyimpanan Optical (Optical Disk)
  3. Media Penyimpanan Awan (Cloud Storage)
Berikut penjelasan dari tiap - tiap kategori dan macam - macam media penyimpanan data :


1. Media Penyimpanan Magnetik (Magnetik Storage Media)
1.      Media penyimpanan Magnetik (Magnetik Storage Media)
·         Floppy Disk (Disket) 
·         Harddisk :.
·         Harddisk Eksternal :
·         Flashdisk 
·         MMC (Memory Card) 
·         ZipDrive

2.      Media penyimpanan Optical (Optical Disk)
·         CD : 
·         CD-ROM : 
·         CD-R : 
·         CD-RW .
·         DVD 

3.      Media Penyimpanan Awan (Cloud Storage)
     Cloud Storage atau komputasi awan adalah suatu media penyimpanan data yang dapat diakses dimana saja, dan kapan saja oleh para penggunanya melalui perantara jaringan yang terintegrasi dan tersinkronisasi melalui internet. dan Tentu saja filenya berada dikomputer dimana anda membuat akun cloud storage.






BAB 13
UNIT MASUKAN DAN KELUARAN (I/O) DEVICE
1.    Pengertian
·      Perangkat input mungkin lambat dan harus memiliki cara untuk memberitahu komputer apabila siap memberikan data.
·      Perangkat output harus memiliki cara untuk menolak data berikutnya apabila belum siap.
2.    Modul I/O
·      Adalah interface atau central switch untuk mengendalikan satu atau lebih peripheral atau perangkat input output.
·      Konektor mekanis berisi fungsi logik untuk komunikasi antara bus dan peripheral..
3.    Komunikasi Modul I/Oi/O dengan CPU dan peripheral
4.    Mode Interupsi I/O
Interupsi adalah mekanisme penghentian atau pengalihan pengolahan instruksi dalam CPU kepada routine interupsi. Hampir semua modul memori dan (I/O) memilliki mekanisme yang dapat menginterupsi kerja CPU. Tujuan interupsi secara umum untuk manajemen pengeksekusian routine instruksi agar efektif dan efisien antar CPU dan modul-modul I/O maupun memori. Setiap komponen komputer dapat menjalankan tugasnya secara bbersamaan, tetapi kendali terletak pada CPU disamping itu kecepatan eksekusi masing-masing modul berbeda sehingga dengan adanya fungsi interupsi ini dapat sebagai sinkronisasi kerja antar modul.
Dengan adanya mekanisme interupsi, prosesor dapat digunakan untuk mengeksekusi instruksi-instruksi lain. Saat suatu modul telah selasai mmenjalankan tugasnya dan sudah siap menerima tugas berikutnya maka modul ini akan mengirimkan permintaan interupsi ke prosesor. Kemudian prosesor akan menghentikan eksekusi yang dijalankannya untuk menghendel routine interupsi. Setelah program interupsi selesai maka prosesor akan melanjutkan interupsi programnya kembali. Saat sinyal interupsi diterima prosesor ada dua kemungkinan tinddakan, yaitu interupsi diterima/ditangguhkan dan interupsi ditolak. Apabila interupsi diterima/ditangguhkan , prosesor akan melakukan hal-hal di bawah ini :
1.        Prosesor menangguhkan eksekusi program yang dijalankan dan menyimpan konteksnya. Tindakan ini adalah menyimpan alamat instruksi berikutnya yang akan dieksekusi dan data lain yang relevan.
2.        Prosesor menyetel program counter (PC) ke alamt awal routine interrupt handler.








BAB 14
Prosesor DLX
“Computer Architecture A Quantitative Approach” pada tahun 1996. Prosesor DLX pada dasarnya adalah versi sederhana dari arsitektur MIPS dan sangat mirip dengan itu, dengan 32-bit sederhana load arsitektur. Arsitektur dan instruksinya tidak terlalu rumit tapi sudah mewakili komputer modern yang lengkap. Prosesor DLX adalah prosesor yang bertipe-RISC (Reduce Instruction  Set Computer) yang memiliki 32 buah register dengan masing-masing panjangnya 32-bit. Dua buah register mempunyai fungsi khusus, yaitu rregister 0 selalubernilai nol. Register ini digunakan sebagai operand sumber jika memerlukan nilai nol. DLX juga memiliki program counter dengan panjang 32 bit.

A.    Kegunaan Prosesor DLX

Prosesor DLX merupakan salah satu prosesor modern yang digunakan untuk pembelajaran di perguruan tinggi. Prosesor ini juga disebut Delux dan memberikan gambaran yang lebih menyeluruh tentang suatu prosesor modern. Bagian penting yang dipelajari prosesor ini adalah jalur data, instruksi, dan bagian kendali.
B.     Arsitektur Prosesor DLX

Prosesor DLX mengunakan arsitektur ambil-simpan (load-store) dengan lima tahap pepiline (seperti desain MIPS) untuk menyelesaikan suatu instruksi. Kelima tahap tersebut adalah :Instruction Fetch (IF), Instruction Decode (ID), Execute (EX), Memory Acces (MEM), dan Write Back (WB). Manfaat dari rancangan ini adalah ketika proses fetch instruksi dari memori akan lebih mudah. Pengambilannya pun dilakukan dengan membaca 4-byte data dalam memori.

Lima komponen utama prosesor DLX masing-masing memiliki fungsi yang berbeda yaitu :
1.    Program Counter : register yang berfungsi menampung nilai yang digunakan untuk menunjuk alamat instruksi yang akan dieksekusi. Register ini merupakan offset dari alamat dasar instruksi sekaligus data.
2.    Memori : terdiri dari dua bagian yaitu memori untuk instruksi yang berisi kumpulan seluruh instruksi dan memori untuk data yang berfungsi utuk menyimpan data.
3.    Register : kumpulan data 32 bit tempat menyimpan file sementara.
4.    ALU : tempat dlakukannya aritmatika dan logic.
5.    Control Unit : unit kendali terdiri dari dua bagian yaitu yaitu register instruksi (register tempat menyimpan sementara instruksi) dan pengendali (bagian yang menerjemahkan instruksi dan mengeluarkan set kendali pada seluruh register untuk menjalankan suatu instruksi.
 BAB I
Arsitekture & Organisasi
Komputer sebagai sebuah sistem yang berhirarki Komputer dapat dianggap sebagai struktur sejumlah komponen berserta fungsinya yang dijelaskan sebagai fungsi kolektif struktur dan fungsi internalnya.
Arsitekture & Organisasi
Arsitekture komputer berkaitan dengan atribute-atribute yang nampak bagi programmer Set Instruksi, jumlah bit yang digunakan untuk penyajian  data, mekanisme I/O, teknik pengalamantan (addressing techniques).
Contoh: apakah tersedia instruksi untuk perkalian.

Organisasi komputer berkaitan dengan unit-unit operasional dan interkoneksinya yang merealisasikan spesifikasi arsitektural
Control signals, interfaces, memory technology.
Contoh: Apakah instruksi perkalian diimplementasikan secara hardware, ataukah dikerjakan dengan penambahan secara berulang?
Arsitektur sama, organisasi dapat berbeda Arsitektur bertahan lama, organisasi menyesuaikan perkembangan teknologi Semua Intel famili x86 memiliki arsitektur dasar yang sama Famili IBM System/370 memiliki arsitektur dasar yang sama Memberikan compatibilitas instruksi level mesin At least backwards Organisasi antar versi memiliki perbedaan

Strukture & Fungsi
Strukture adalah bagaimana masing-masing komponen saling berhubungan satu sama lain
Fungsi merupakan operasi dari masing-masing komponen sebagai bagian dari struktur

FUNGSI
Semua komputer memiliki 4 fungsi:
Pengolahan data - Data processing
Penyimpanan data - Data storage
Pemindahan data - Data movement
Kendali – Control



BAB II
Sejarah Perkembangan komputer

Sejarah Perkembangan komputer Pra Generasi
                Masa pra generasi pertama pada awalnya memfokuskan pada pembuatan alat-alat yang memudahkan perhitungan sederhana saja tetapi ketika Chasles Babbage menciptakan analytical egine perkembangan komputer mulai berubah kearah bagaimana mesin mampu menginput dan output.

Sejarah Komputer Transisi
                Gagasan tentang sejarah komputer adalah munculnya sebagai alat hitung alat hitung pertama kali pada tahun 1822 yang ditemukan oleh ahli matematika dari inggeris yaitu Charles Babbage yang dinamai difference engine dan berkembang menjadi analytical engine Universitas Harvad mulai merancang pembuatan komputer yang mamapu melakaukan oprsai aritmatika dan logika secara otomatis dan dengan bantuan perusahaan IBM pada tahun 1944 komputer tersebut terselesaikan secara elektronic, yang diberi nama “Harvad Mark I AutomaticSquence-Controled Calculator (ASCC).

Sejarah Perkembangan komputer Masa generasi
                Sistem operasi telah berevolusi sejak komputer di ciptakan.Sistem operasi dan arsitek komputer saling mepengaruhi.Untuk memfasilitasi penggunaan perangkat komputer secara benar dan efisien.setelah sistem operasi  di dirancang dan digunakan,maka dengan jelas bahwa rancangan perangkat keras dapat menyederhanakan perancangan dan pembuatan sistem operasi yang tercanggih. 
berikut perkembang genersi ke generasi :
Generasi Pertama (1945-1955)
                Generasi ini merupakan awal perkembangan sistem komputasi elektronik,mengganti gagasan –gagasan mesin komputasi mekanis.untuk menutupi keterbatasannya manusia manusia membutuhkan komputasi.
Generasi Kedua (1955-1965)
Komputer generasi kedua ini merupakan bacth processing system.
Semua tugas dikumpulkan dalam satu rangkaian  kemudian diskusi satu- persatu pada saat itu tugas masih merupakan program-program yang harus dikerjakan oleh komputer yang dituliskan di-tape.
Generasi Ketiga (1965-1980)
Perkembangan pun berlanjut,sistem operasi dikembagkan untuk melayani pemakai interaktif sekaligus.pada saat itu mereka menggunakan komputer berkomunikasi dengan cara online.
Generasi Keempat (1980-199x)
Pada generasi keempat ini,sistem operasi tidak hanya fokus untuksatu mode pengelolahan tapi tetapi untuk banyak metode pengolahan.seperti mendukung bacth processing,timesharing,networking,dan(soft) realtime applicasions sekaligus.hanya hard real-time applications yang sulit digunakan karena beresiko tinggi.di generasi keempat ini komputer sudah jauh melangkah dengan seiring berjalannya zaman dan pada waktu itu komputer sudah mulai menggunakan jaringan tcp/ip yang banyak digunakan dikalangan meliter,peneliti,dan perguruan tinggi.

BAB III
Oprating system
Berikut sejarah perkembangan sistem oprasi
•1954 : SistemOperasipertamakali DigunakanuntukkomputerIBM 701 diGeneral Motor Research     Laboratories
•1960 : SistemOperasiuntukkomputermini pertamakali
•1969 : UNIX,KenThompson, diterapkanpadakomputerPDP-7, Bell Laboratories
•1970 : CP/M (Control Program / Microprocessor),GarryKildal,DigitalResearch
•1980 : MS-DOS (Microsoft-Disk Operating System),WilliamBill Gates, Microsoft Corporation
•1985 : Microsoft Windows Pertama
•1987 : IBM Operating System/2
•1988 : Windows/386
•1990 : Windows 3.0
•1993 : Mosaic, Browser Internet Pertama
•1995 : Windows 95
•1997 : Windows 98

Aplication
berikut perkembangan aplikasi sebelum generasi pertama :
300 sm: penggunaanoborsebagaisignal untukmengirimkanberitayang digunakanolehbangsayunani
1842 : AdaAugusta, penulisperangkatlunakpertamakali yang digunakanpadaBabbage’s Analytical Engine.
1933 : Wallace J. Eckert menggabungkanbeberapamesinakuntansikartuplongIBM yang berbeda.
1945 : Kutuyang pertama

Perkembangan di genersi pertama Menghubungkanbeberapasirkuitdidalamkomputerataudenganmembuatprogram dalambahasamesinyang disimpandimemorikomputersecarapermanen. Biasanyaunikuntuksuatuaplikasi dan terus berkembang
Berikut perkembangan nya :
•1976 : Electrical Pencil, Michael Shrayer, pengolahkata, California
•1979 : Word Star,JohnBarnaby,pengolahkata
•1979 : Apple Writer,PaulLutus, pengolahkata
•1979 : VisicalC(VisualCalculator), Robert Frankston, DEC (Digital Equipment Corporation)
•1981 : DBASE-II, Wayne Ratliff, ahliteknikNASA
•1982 : LOTUS 1-2-3, gabunganprogram spreadsheet,grafikdankemampuanuntukmendapatkaninformasi, MitchelKapoor,YaleUniv.



Programing Language
Berikut perkembangan bahasa program
•1957 : FORTRAN (Formula Translator), John Bakus,IBM
•1958 : LISP (List Programing),JohnMcCarty
•1958 : ALGOL (AlgoritmicLanguage)
•1959 : COBOL (Common Business Oriented Language), Dr. Grace Hooper
•1960 : LOGO, MIT
•1961 : GPSS (General Purpose System Simulator)
•1961 : RPG (Report Program Generator),IBM
•1962 : APL (A Programming Language), Kenneth Iverson,IBM
•1964 : BASIC (Beginner’s All-purpose Symbolic Instruction Code), John G. Kemeny& Thomas E. Kurtz
•1966 : PL/1 (Programming Language version 1)IBM, gabunganFORTRAN danCOBOL
•1968 : PILOT (Programmed Inquiry, Learning, or Teaching), John A. Starkweather

BAB IV
sistem komputer
Pengertian Sistem
Sistem berasal dari bahasa Latin (systema) dan bahasa Yunani (sustema) adalah suatu kesatuan yang terdiri komponen atau eleven yang dihubungkan bersama untuk memudahkan aliran informasi, materi atau energi. Sistem juga merupakan kesatuan bagian-bagian yang saling berhubungan yang berada dalam suatu wilayah serta memiliki item-item penggerak.

Pengertian Komputer

Komputer adalah alat yang dipakai untuk mengolah data menurut prosedur yang telah dirumuskan. Kata komputer semula dipergunakan untuk menggambarkan orang yang perkerjaannya melakukan perhitungan aritmatika, dengan atau tanpa alat bantu, tetapi arti kata ini kemudian dipindahkan kepada mesin itu sendiri.

Pengertian Sistem Komputer

Sistem Komputer adalah elemen-elemen yang terkait untuk menjalankan suatu aktifitas dengan menggunakan komputer. Elemen dari sistem komputer terdiri dari manusianya (brainware), perangkat unak (software), set instruksi (instruction set), dan perangkat keras hardware). 

Dengan demikian komponen tersebut merupakan elemen yang terlibat dalam suatu sistem komputer. Tentu saja hardware tidak berarti apa-apa jika tidak ada salah satu dari dua lainnya (software dan brainware). Contoh sederhananya, siapa yang akan menghidupkan komputer jika tidak ada manusia. Atau akan menjalankan perintah  apa komputer tersebut jika tidak ada softwarenya. Arsitektur Von Neumann menggambarkan komputer dengan empat bagian utama: Unit Aritmatika dan Logis (ALU), unit kontrol, memori, dan alat masukan dan hasil (secara kolektif dinamakan I/O). Bagian ini dihubungkan oleh berkas kawat, "bus".

Komponen-komponen Komputer
Komponen – komponen dalam sistem komputer terbagi 3, yang tidak bisa terpisahkan yaitu :

1.    Hardware ( Perangkat Keras )
       a.    Processing Device
       b.    Input Device
       c.    Output Device
       d.    Storage Device

2.    Software ( Perangkat Lunak )
       a.    Operating System
       b.    Application Program
       c.    Language Program
3.    Brainware ( Orang Yang MengoperasikanKomputer )


1.    Hardware ( Perangkat Keras )
Perangkat yang dapat kita lihat dan dapat kita sentuh secara fisik, seperti perangkat perangkat masukan, perangkat pemroses, maupun perangkat keluaran. Peralatan ini umumnya cukup canggih. Dia dapat bekerja berdasarkan perintah yang ada padanya, yang disebut juga dengan instruction set tadi. Dengan adanya perintah yang dimengerti oleh mesin tersebut, maka perintah tersebut melakukan berbagai aktifitas kepada mesin yang dimengerti oleh mesin tersebut sehingga mesin bisa bekerja berdasarkan susunan perintah yang didapatkan olehnya.




Processing Device (CPU)
CPU ( Central Processing Unit ) berperanan untuk memproses arahan, melaksanakan pengiraan dan menguruskan laluan informasi menerusi system komputer. Unit atau peranti pemprosesan juga akan berkomunikasidengan peranti input , output dan storan bagi melaksanakan arahan-arahan berkaitan.

Input Device
Input Device adalah perangkat keras komputer yang berfungsi sebagai alat untuk memasukan data atau perintah ke dalam komputer. Alat-alatnya adalah :
1.    Keyboard
2.    Pointing Device 
3.    Mouse 
4.    Touch screen
5.    Digitizer Grapich Tablet
6.    Scanner
7.    Microphone
Output Device
Output Device adalah perangkat keras komputer yang erfungsi untuk menampilkan keluaran sebagai hasil pengolahan data. Keluaran dapat berupa hard-copy (ke ertas), soft-copy (ke monitor), ataupun berupa suara. latnya antara lain adalah :
1.    Monitor
2.    Printer 
3.    Speaker

Storage Device
Register CPU berukuran kecil sehingga tidak dapat enyimpan semua informasi, maka CPU harus dilengkapi dengan alat penyimpan berkapasitas lebih besar yaitu memori utama. Terbagi menjadi dua yaitu :
1.      Internal Storage
Adalah media penyimpanan yang terdapat didalam komputer yaitu :
RAM ( Random Access Memory ) Untuk menyimpan program yang kita olah untuk sementara waktu. Dapat diakses secara acak ( dapat diisi/ditulis, diambil, atau dihapus isinya ). Struktur RAM terbagi menjadi empat bagian utama, yaitu:
Input Storage Digunakan untuk menampung input yang dimasukkan melalui alat input.

Program Storage Digunakan untuk menyimpan semua instruksi-instruksi program yang akan diakses.

Working Storage Digunakan untuk menyimpan data yang akan diolah dan hasil pengolahan.

Output Storge Digunakan untuk menampung hasil akhir dari pengolahan data yang akan ditampilkan ke alat output.

ROM ( Read Only Memori )
Memori yang hanya bisa dibaca dan berguna sebagai penyedia informasi pada saat komputer pertama kali dinyalakan. Hanya dapat dibaca, tidak bisa mengisi sesuatu ke dalam ROM, sudah diisi oleh pabrik pembuatnya. Berupa sistem operasi yg terdiri dari program pokok, seperti program untuk mengatur penampilan karakter di layar, pengisian tombol kunci papan ketik untuk keperluan kontrol tertentu, dan bootstrap program. Program bootstrap diperlukan pada saat pertama kali sistem komputer diaktifkan (booting), yang dapat berupa  cold booting atau  warm booting. Dimungkinkan untuk merubah isi ROM, dengan cara memprogram kembali, yaitu :

PROM (Programmable Read Only Memory), yang hanya dapat diprogram satu kali.

EPROM (Erasable Programmable Read Only Memory), dapat dihapus dgn sinar ultraviolet, dapat diprogram kembali berulang-ulang.


2.     EEPROM (Electrically Erasable Programmable Read Only Memory),  dapat dihapus secara elektronik dan dapat diprogram kembali.

2.    External Storage 
Perangkat keras untuk melakukan operasi penulisan, pembacaan & penyimpanan data, di luar komponen utama, yaitu :
a.    Floppy Disk
b.    Hard Disk
c.    CD Room
d.    DVD

2.    Software ( Perangkat Lunak )
Rangkaian prosedur dan dokumentasi program yang berfungsi menyelesaikan masalah yang dikehendaki. Merupakan data elektronik yang disimpan sedemikian rupa oleh komputer itu sendiri, data yang disimpan ini dapat berupa program atau instruksi yang akan dijalankan oleh perintah, maupun catatan-catatan yang diperlukan oleh komputer untuk menjalankan perintah yang dijalankannya.

Operating System
Sistem operasi atau  operating system ialah Program dasar pada komputer yang menghubungkan pengguna dengan hardware  komputerPerangkat lunak yang dihubungkan dengan pelaksanaan program dan koordinasi dari aktivitas sistem komputer. Ada beberapa macam system operasi diantaranya adalah :

1.    Linux
2.    Windows
3.    Mac OS

Tugas sistem operasi termasuk (tetapi tidak hanya) mengurus penjalanan program di atasnya, koordinasi Input, Output, pemrosesan, memori, serta  penginstalan dan
pembuangan software. Sistem operasi, menentukan program yang mana dijalankan, kapan, dan alat yang mana (seperti memori atau I/O) yang mereka gunakan. Sistem operasi juga memberikan servis kepada program lain, seperti kode (driver) yang membolehkan programer untuk menulis program untuk suatu mesin tanpa perlu mengetahui detail dari semua alat elektronik yang terhubung.

Application Program 
Yaitu program komputer yang siap digunakan atau disebut juga program siap pakai. Program paket digunakan untuk aplikasi bisnis secara umum, aplikasi khusus dibidang
industri, aplikasi untuk meningkatkan produktifitas organisasi atau perusahaan dan aplikasi untuk produktifitas perorangan.Contoh :
1.    Microsoft Word
2.    Microsoft Excel
3.    CorelDraw X4
4.    Dll

Language Program 

Language Program atau bahasa pemrograman adalah bahasa yang digunakan oleh manusia untuk berkomunikasi dengan komputer, karena komputer memiliki bahasa sendiri maka komputer tidak akan merespon selain menggunakan
bahasa Pemrograman, seperti :Bahasa komputer yang digunakan untuk menulis instruksi-instruksi program untuk melakukan suatu pekerjaan yang dilakukan oleh programer, seperti :
1.    Visual basic
2.    Turbo pascal
3.    Delphi

3.    Brainware

Brainware adalah orang yang mengoperasikan sebuah komputer, karena jika tidak ada orang yang mengoperasikan maka tidak akan dapat digunakan.

BAB V
CPU

Secara umum CPU mempunyai 3 komponen utama, yaitu:
1. Aritmatic & Logical Unit (ALU)
    
        Tugas utama dari ALU adalah melakukan perhitungan yang bersifat aritmatik serta melakukan  keputusan dari operasi logka dan manipulasi bit sesuai dengan instruksi program.

2. Control Unit
    
        Control unit berfungsi sebagai pengatur dan pengendali semua peralatan yang ada pada sistem komputer serta mengatur kapan alat input menerima data dan kapan alat output menampilkannya di monitor.
   
3. Main Memory (Main Storage)
    
        Main memori merupakan tempat atau media yang digunakan untuk menyimpan data yang akan atau yang sedang diolah oleh sistem komputer. Main memory dapat dibagi atas dua bagian, yaitu:

    a. ROM (Read Only Memory)
        
    ROM merupakan memory permanen yang terdapat pada sistem komputer yang sudah disusun dan dibuat oleh pabrik, biasanya tidak untuk diubah oleh pengguna komputer. ROM terdiri dari program pokok untuk dikonfigurasi sistem komputer seperti BIOS, BASIC dan BootStrap Loader. Sekarang ini ROM yang dipakai untuk BIOS menggunakan teknologi CMOS(Complementary Mental Oxide Semiconductor), yang dapat mengubah konfigurasi BIOS bila perlu sehingga pemakai komputer dapat mengubah sistem BIOS. ROM tetap berada di dalam komputer pada saat apapun. Sinyal di dalam ROM ini yang mengatur segala tugas CPU saat komputer mulai diaktifkan.



    b. RAM (Random Access Memory)
       
      Semua data yang dimasukkan melalui alat input pada setiap aplikasi akan dimasukkan terlebih dahulu ke dalam main memory ini, yaitu dalam RAM. Data-data yang terdapat dalam RAM ini hanya bersifat sementara. Apabila komputer dimatikan maka data tersebut akan hilang.
Urutan kerja komputer :
a.       Input, merupakan media yang digunakan untuk memasukan data ke dalam proses. Beberapa hardware atau perangkat keras yang termasuk dan berfungsi sebagai input adalah : keyboard, mouse, joystick, webcam dll
b.      Proses, yaitu suatu alat yang digunakan untuk memproses data dari input yang nantinya akan dikeluarkan ke sistem output. Proses ini berperan penting dalam sistem komputer sebagai media untuk proses yang sudah menjadi sistem yang utuh mainboard atau biasa disebut Motherboard. Didalam Mainboard ini termasuk sebuah prosesor yang berfungsi ntuk mengolah data yang terletak di dalam CPU (Central Processing Unit). Ketika menerjemahkan data, prosesor dibantu oleh hardware-hardware lainnya seperti memori RAM (kecepatan membaca data), harddisk (menyimpan data), power supply (memberikan asupan daya listrik kepada hardware-hardware lainnya dalam CPU), VGA (ketika data yang diolah berhubungan dengan grafis), soundcard (berhubungan dengan audio-output), modem (untuk internet), dan lain sebagainya, dimana ketika hardware-hardware tersebut bekerja, semuanya terhubung lewat motherboard.
c.       Output, yaitu media keluaran dimana media ini adalah untuk menampilkan hasil data dari proses tersebut. beberapa hardware yang dikategorikan sabagai output adalah sebagai berikut: monitor, speaker, headset, printer, scanner, dan lain sebagainya. Pada prinsipnya, sebuah sistem komputer terdiri dari 3 bagian utama, yaitu: CPU, Memori, terdiri dari memori program dan memori data, dan Perangkat Input/Output Sistem komputer ini baru akan bekerja apabila ada program komputer yang berisi instruksi yang memerintahkan CPU.
d.      Prosesor – CPU (Central Processing Unit), merupakan bagian fungsional yang utama dari sebuah sistem komputer atau sebagai otak dari sebuah komputer. Di dalam CPU inilah semua kerja komputer dilakukan.
Jika di gambarkan, proses kerja CPU / komputer adalah sebagai berikut :
http://s7.postimg.org/5kl57vl23/blogg.png
  
Cara Kerja CPU :
Saat data dan/atau instruksi dimasukkan ke processing-devices, pertama sekali diletakkan di MAA (melalui Input-storage); apabila berbentuk instruksi ditampung oleh Control Unit di Program-storage, namun apabila berbentuk data ditampung di Working-storage). Jika register siap untuk menerima pengerjaan eksekusi, maka Control Unit akan mengambil instruksi dari Program-storage untuk ditampungkan ke Instruction Register, sedangkan alamat memori yang berisikan instruksi tersebut ditampung di Program Counter. Sedangkan data diambil oleh Control Unit dari Working-storage untuk ditampung di General-purpose register (dalam hal ini di Operand-register). Jika berdasar instruksi pengerjaan yang dilakukan adalah arithmatika dan logika, maka ALU akan mengambil alih operasi untuk mengerjakan berdasar instruksi yang ditetapkan. Hasilnya ditampung di Akumulator. Apabila hasil pengolahan telah selesai, maka Control Unit akan mengambil hasil pengolahan di Accumulator untuk ditampung kembali ke Working-storage. Jika pengerjaan keseluruhan telah selesai, maka Control Unit akan menjemput hasil pengolahan dari Working-storage untuk ditampung ke Output-storage. Lalu selanjutnya dariOutput-storage, hasil pengolahan akan ditampilkan ke output-devices

BAB VI
Pengertian dan Langkah Konversi Bilangan Biner,Heksadesimal,Oktal dan Desimal
1) Pengertian Bilangan Desimal,Biner,Oktal dan Heksadesimal :


1. Bilangan Desimal adalah bilangan yang menggunakan 16 angkat yang berturu-turut,dimulai dari 0-
 15 (0,1,2,3,4,5,6,7,8,9,10,11,12,13,14,15).Bilangan Desimal ini Bilangan yang Berbasis 10,contoh
 penulisan bilangan Desimal :
        a. 1510
        b. 1910
    c. 2010
     d. 1710
2. Bilangan Biner adalah Bilangan yang menggunakan 2 angka,yaitu 0 dan 1.Bilangan Biner ialah
 Bilangan yang berbasis 2.Setiap Bilangan pada biner disebut bit,1 byte= 8 bit.contoh penulisan
 bilangan Biner :
     a. 00002
     b. 00012
     c. 00102
     d. 00112
     e. 01002
     f. 01012
     g. 01102
     h. 01112
     i. 10002
     j. 10012
     k. 10102
     l. 10112
    m. 11002
    n. 11012
    o. 11102
    p. 11112
3. Bilangan Oktal adalah Bilangan yang menggunakan angkat
 (0,1,2,3,4,5,6,7,10,11,12,13,14,15,16,17).Bilangan yang berbasis 8.contoh Penulisan Bilangan
 Oktal :
    a. 178
    b. 158
    c. 118
4. Bilangan Heksadesimal atau bilangan Heksa adalah Bilangan yang menggunakan 16 angka,yaitu 
 0-9 dan dilanjutkan oleh alfabet A-F.
 (A=10,B=11,C=12,D=13,E=14,F=15).Bilangan Heksa ini Berbasis 16.contoh penulisan Heksa
 Desimal :
a. C516
b. 7F816
c. 9A16


2)  Konversi Bilangan Biner,Desimal,Heksa dan Oktal
PERHATIAN ! Setiap Bilangan yang di Konversikan harus meng-Konversikan terlebih dahulu pada Bilangan Desimal


1. Contoh Konversi Bilangan Biner ke Bilangan Oktal
  Soal : 100100002
  Konversikan Terlebih dahulu pada Bilangan Desimal.
  Cara Konversi Bilangan Biner ke Bilangan Desimal :
                   = (angka Pertama x 2 atau (basis Bilangan Biner) + angka Selanjutnya pada bilangan
                    biner tersebut)
                = (angka Hasil selanjutnya x 2 atau ( basis Bilangan Biner ) + angka selanjutnya pada
                    bilangan biner tersebut )


     100100002  = 1 x 2 + 0 = 2
                           2 x 2 + 0 = 4
                           4 x 2 + 1 = 9
                           9 x 2 + 0 = 18
                           18 x 2 + 0 = 36
                           36 x 2 + 0 = 72
                                           72 x 2 + 0 = 144
14410 , Kenapa 144 menjadi berbasis 10? Karena angka 144 ialah Hasil Konversi Bilangan Biner yang berbasis 2 menjadi Bilangan Desimal yang Berbasis 10 jadi 14410 adalah Bilangan Desimal.
Sekarang akan di Konversikan ke dalam benutk Bilangan Oktal yang berbasis 8.


                        14410 = 144/8 = 18 sisa 0
                                     18/8 = 2 sisa 2
Kenapa dibagi 8 ? karena Bilangan Desimal ini akan dikonversikan kedalam bentuk Bilangan Oktal yang berbasis 8.
Hasil Bilangan Oktal,dilihat dari hasil akhir (bawah) ke awal (atas),jadi Hasilnya ialah 2208.


2. Contoh Konversi Bilangan Oktal ke Bilangan Biner
 Soal : 2208
    Konversikan Terlebih dahulu pada Bilangan Desimal.
 Cara Konversi Bilangan Oktal ke Bilangan Desimal :  
                = (angka Pertama x 8 atau (basis Bilangan Oktal) + angka Selanjutnya pada bilangan
                    Oktal tersebut)
                = (angka Hasil selanjutnya x 8 atau ( basis Bilangan Oktal ) + angka selanjutnya pada
                    bilangan Oktal tersebut )
2208  =  2 x 8 + 2 = 18
         18 x 8 + 0 = 144
14410 , Kenapa 144 menjadi berbasis 10? Karena angka 144 ialah Hasil Konversi Bilangan Oktal yang berbasis 8 menjadi Bilangan Desimal yang Berbasis 10 jadi 14410 adalah Bilangan Desimal.


14410  di-Konversikan kedalam Bilangan Biner.
                      144/2 = 72 sisa 0
                      72/2 = 36 sisa 0
                      36/2 = 18 sisa 0
                      18/2 = 9 sisa 0
                      9/2 = 4 sisa 1
                      4/2 = 2 sisa 0
                      2/2 = 1 sisa 0
                      1
Dibagi 2 Karena di-Konversikan ke dalam Bilangan Biner.Dalam menghitung Bilangan biner,dalam penulisan di-Tulis dari Bawah ke Atas jadi hasilnya ialah 100100002.


3. Contoh Konversi Bilangan Biner Ke Desimal
 Soal : 100100002
 Cara Konversi Bilangan Biner ke Bilangan Desimal :
                   = (angka Pertama x 2 atau (basis Bilangan Biner) + angka Selanjutnya pada bilangan
                    biner tersebut)
                = (angka Hasil selanjutnya x 2 atau ( basis Bilangan Biner ) + angka selanjutnya pada
                    bilangan biner tersebut )


     100100002  = 1 x 2 + 0 = 2
                           2 x 2 + 0 = 4
                           4 x 2 + 1 = 9
                           9 x 2 + 0 = 18
                           18 x 2 + 0 = 36
                           36 x 2 + 0 = 72
                                           72 x 2 + 0 = 144
14410 , Kenapa 144 menjadi berbasis 10? Karena angka 144 ialah Hasil Konversi Bilangan Biner yang berbasis 2 menjadi Bilangan Desimal yang Berbasis 10 jadi 14410 adalah Bilangan Desimal.


4. Contoh Konversi Bilangan Desimal Ke Biner.
 Soal = 14410
 14410  di-Konversikan kedalam Bilangan Biner.
                        144/2 = 72 sisa 0
                        72/2 = 36 sisa 0
                        36/2 = 18 sisa 0
                        18/2 = 9 sisa 0
                        9/2 = 4 sisa 1
                        4/2 = 2 sisa 0
                        2/2 = 1 sisa 0
                        1
Dibagi 2 Karena di-Konversikan ke dalam Bilangan Biner.Dalam menghitung Bilangan biner,dalam penulisan di-Tulis dari Bawah ke Atas jadi hasilnya ialah 100100002.


5. Contoh Konversi Bilangan Heksadesimal ke Bilangan Desimal.
 Soal : 7C616
   7C616 di-Konversikan kedalam bentuk Bilangan Desimal.
                  7C6  = 7 x 16(pangkat 2) + C x 16(pangkat 1) + 6 x 16(pangkat 0)
                           (7 x 256) +(12 x 16) + (6 x 1) = 1990


Hasilnya ialah 199010 ,Kenapa C diganti menjadi 12 ? Karena didalam pengertian Bilang Kesadesimal sudah dijelaskan bahwa (A=10,B=11,C=12,D=13,E=14,F=15).


6. Contoh Konversi Bilangan Oktal ke Bilangan Heksa
   Soal : 1668
   1668 dikonversikan kedalam bentuk Bilangan Desimal
                   166 = 1 x 8 + 6 = 14
                           14 x 8 + 6 = 118
11810 akan dikonversikan kedalam Heksadesimal
                 118/16 = 112 sisa 6
                 112/16 = 7 sisa 0

jadi,jawabanya ialah 7616




BAB VII
Gerbang logika
1. AND 
Gerbang AND akan berlogika 1 atau keluarannya akan berlogika 1 apabila semua masukan/inputannya berlogika 1, namun apabila semua atau salah satu masukannya berlogika 0 maka outputnya akan berlogika 0.

2. NAND
Gerbang NAND akan bernilai / outputnya akan berlogika 0 apabila semua inputannya bernilai 1 dan outpunya akan berlogika 1 apabila semua atau salah satu inputannya bernilai 0.

3.OR
Gerbang OR akan berlogika 1 apabila salah satu atau semua inputan yang dimasukkan bernilai 1 dan apabila keluaran yang di inginkan berlogika 0 maka inputan yang dimasukkan harus bernilai 0 semua.


4.NOR 
Gerbang NOR merupakan gerbang logika yang outputnya akan berlogika 1 apabila semua inputannya bernilai 0, dan outpunya akan berlogika 0 apabila semua atau salah satu inputannya inputannya berlogika 1.

5.NOT 
Gerbang NOT berfungsi sebagai pembalik (Inverter), yang mana outputnya akan bernilai terbalik dengan inputannya.
6.BUFFER 
Gerbang BUFFER atau PENYANGGA adalah suatu gerbang digital yang akan berfungsi memperkuat dan meneruskan nilai 1 pada outputnya jika inputnya bernilai 1, selain itu akan bernilai 0.

7.XOR 
Gerbang XOR merupakan kepanjangan dari Exclusive OR yang mana keluarannya akan berlogika 1 apabila semua inputannya berbeda, namun apabila inputannya sama maka akan memberikan output berlogika 0.
8.XNOR
Gerbang XNOR merupakan kepanjangan dari Exclusive NOR yang mana keluarannya akan berlogika 1 apabila semua inputannya sama, namun apabila inputannya berbeda maka akan memberikan output berlogika 0.

BAB VIII

Sistem Bus

1.            Penghubung bagi keseluruhan komponen komputer dalam menjalankan tugasnya
2.            Komponen komputer :
1.            CPU
2.            Memori
3.            Perangkat I/O



Transfer data antar komponen komputer.
1.            Data atau program yang tersimpan dalam memori dapat diakses dan dieksekusi CPU melalui perantara bus
2.            Melihat hasil eksekusi melalui monitor juga menggunakan sistem bus
3.            Kecepatan komponen penyusun komputer harus diimbangi kecepatan dan manajemen busyang baik
Mikroprosesor
·          Melakukan pekerjaan secara paralel
·          Program dijalankan secara multitasking
·          Sistem bus tidak hanya lebar tapi juga cepat
Interkoneksi komponen sistem komputer dalam menjalankan fungsinya
·          Interkoneksi bus
·          Pertimbangan–pertimbangan perancangan bus

Struktur Interkoneksi adalah Kompulan lintasan atau saluran berbagai modul  (CPU,Memori,I/O)
Struktur interkoneksi bergantung pada
1.            Jenis data
2.            Karakteristik pertukaran data



Jenis Data
Memori :
Memori umumnya terdiri atas N word memori dengan panjang yang sama. Masing–masing word diberi alamat numerik yang unik (0, 1, 2, …N-1). Word dapat dibaca maupun ditulis pada memori dengan kontrol Read dan Write. Lokasi bagi operasi dispesifikasikan oleh sebuah alamat.
Modul I/O :
Operasi modul I/O adalah pertukaran data dari dan ke dalam komputer. Berdasakan pandangan internal, modul I/O dipandang sebagai sebuah memori dengan operasi pembacaan dan penulisan. Seperti telah dijelaskan pada bab 6 bahwa modul I/O dapat mengontrol lebih dari sebuah perangkat peripheral. Modul I/O juga dapat mengirimkan sinyal interrupt.
CPU :
CPU berfungsi sebagai pusat pengolahan dan eksekusi data berdasarkan routine–routine program yang diberikan padanya. CPU mengendalikan seluruh sistem komputer sehingga sebagai konsekuensinya memiliki koneksi ke seluruh modul yang menjadi bagian sistem komputer.

Dari jenis pertukaran data yang diperlukan modul–modul komputer, maka struktur interkoneksi harus mendukung perpindahan data.
·          Memori ke CPU : CPU melakukan pembacaan data maupun instruksi dari memori.
·          CPU ke Memori : CPU melakukan penyimpanan atau penulisan data ke memori.
·          I/O ke CPU : CPU membaca data dari peripheral melalui modul I/O.
·          CPU ke I/O : CPU mengirimkan data ke perangkat peripheral melalui modul I/O.
·          I/O ke Memori atau dari Memori : digunakan pada sistem DMA
Sampai saat ini terjadi perkembangan struktur interkoneksi, namun yang banyak digunakan saat ini adalah sistem bus.
Sistem bus
1.            Digunakan secara tunggal
2.            Digunakan secara jamak,
Hal ini Tergantung karakteristik sistemnya

Interkoneksi Bus – Struktur Bus
Sebuah bus biasanya terdiri atas beberapa saluran. Sebagai contoh bus data terdiri atas 8 saluran sehingga dalam satu waktu dapat mentransfer data 8 bit. Secara umum fungsi saluran busdikatagorikan dalam tiga bagian, yaitu :
·          Saluran data
·          Saluran alamat
·          Saluran kontrol
Gambar 2. Pola InterkoneksiGambar 2. Pola Interkoneksi 

Saluran Data
Lintasan bagi perpindahan data antar modul. Secara kolektif lintasan ini disebut bus data. Umumnya jumlah saluran terkait dengan panjang word, misalnya 8, 16, 32 saluran.
Tujuan : agar mentransfer word dalam sekali waktu.
Jumlah saluran dalam bus data dikatakan lebar bus, dengan satuan bit, misal lebar bus 16 bit

Saluran Alamat (Address Bus)
·          Digunakan untuk menspesifikasi sumber dan tujuan data pada bus data.
·          Digunakan untuk mengirim alamat word pada memori yang akan diakses CPU.
·          Digunakan untuk saluran alamat perangkat modul komputer saat CPU mengakses suatu modul.
·          Semua peralatan yang terhubung dengan sistem komputer, agar dapat diakses harus memiliki alamat.
Contoh : mengakses port I/O, maka port I/O harus memiliki alamat hardware-nya

Saluran kontrol (Control Bus)
Digunakan untuk mengontrol bus data, bus alamat dan seluruh modul yang ada.
Karena bus data dan bus alamat digunakan oleh semua komponen maka diperlukan suatu mekanisme kerja yang dikontrol melalui bus kontrol ini.
Sinyal – sinyal kontrol terdiri atas
·          Sinyal pewaktuan adalah Sinyal pewaktuan menandakan validitas data dan alamat
·          Sinyal–sinyal perintah adalah Sinyal perintah berfungsi membentuk suatu operasi

Prinsip Operasi Bus
1.            Meminta penggunaan bus.
2.            Apabila telah disetujui, modul akan memindahkan data yang diinginkan ke modul yang dituju

Hierarki Multiple Bus
Bila terlalu banyak modul atau perangkat dihubungkan pada bus maka akan terjadi penurunan kinerja
Faktor – faktor :
1.            Semakin besar delay propagasi untuk mengkoordinasikan penggunaan bus.
2.            Antrian penggunaan bus semakin panjang.
3.            Dimungkinkan habisnya kapasitas transfer bus sehingga memperlambat data.
Gambar 3. Arsitektur bus jamak tradisionalGambar 3. Arsitektur bus jamak tradisional 

Arsitektur bus jamak
Prosesor, cache memori dan memori utama terletak pada bus tersendiri pada level tertinggi karena modul – modul tersebut memiliki karakteristik pertukaran data yang tinggi.
Pada arsitektur berkinerja tinggi, modul – modul I/O diklasifikasikan menjadi dua,
·          Memerlukan transfer data berkecepatan tinggi
·          Memerlukan transfer data berkecepatan rendah.
Modul dengan transfer data berkecepatan tinggi disambungkan dengan bus berkecepatan tinggi pula,
Modul yang tidak memerlukan transfer data cepat disambungkan pada bus ekspansi
Gambar 4. Arsitektur bus jamak kinerja tinggiGambar 4. Arsitektur bus jamak kinerja tinggi 
Keuntungan hierarki bus jamak kinerja tinggi
1.            Bus berkecepatan tinggi lebih terintegrasi dengan prosesor.
2.            Perubahan pada arsitektur prosesor tidak begitu mempengaruhi kinerja bus

BAB 8
SISTEM BUS

            BUS adalah suatu lintasn komunikasi yang menghubungkan dua atau lebih perangkat. Kunci suatu BUS adalah merupakan suatu medium transmisi bersama.BUS disusun secara hierarkis, karena setiap BUS yang memiliki kecepatan rendah akan dihubungkan dengan bus yang memiliki kecepatan tinggi.

Struktur Interkoneksi adalah Kompulan lintasan atau saluran berbagai modul  (CPU,Memori,I/O)
Struktur interkoneksi bergantung pada

1.      Jenis Data
Memori :
Memori umumnya terdiri atas N word memori dengan panjang yang sama. Masing–masing word diberi alamat numerik yang unik (0, 1, 2, …N-1). Word dapat dibaca maupun ditulis pada memori dengan kontrol Read dan Write. Lokasi bagi operasi dispesifikasikan oleh sebuah alamat.
Modul I/O :
Operasi modul I/O adalah pertukaran data dari dan ke dalam komputer. Berdasakan pandangan internal, modul I/O dipandang sebagai sebuah memori dengan operasi pembacaan dan penulisan. Seperti telah dijelaskan pada bab 6 bahwa modul I/O dapat mengontrol lebih dari sebuah perangkat peripheral. Modul I/O juga dapat mengirimkan sinyal interrupt

2.      Saluran Data

Lintasan bagi perpindahan data antar modul. Secara kolektif lintasan ini disebut bus data. Umumnya jumlah saluran terkait dengan panjang word, misalnya 8, 16, 32 saluran.
Tujuan : agar mentransfer word dalam sekali waktu.
Jumlah saluran dalam bus data dikatakan lebar bus, dengan satuan bit, misal lebar bus 16 bit

3.      Saluran Alamat (Address Bus)
  • Digunakan untuk menspesifikasi sumber dan tujuan data pada bus data.
  • Digunakan untuk mengirim alamat word pada memori yang akan diakses CPU.
  • Digunakan untuk saluran alamat perangkat modul komputer saat CPU mengakses suatu modul.
  • Semua peralatan yang terhubung dengan sistem komputer, agar dapat diakses harus memiliki alamat.
Contoh : mengakses port I/O, maka port I/O harus memiliki alamat hardware-nya

4.      Saluran kontrol (Control Bus)

Digunakan untuk mengontrol bus data, bus alamat dan seluruh modul yang ada. Karena bus data dan bus alamat digunakan oleh semua komponen maka diperlukan suatu mekanisme kerja yang dikontrol melalui bus kontrol ini. Sinyal – sinyal kontrol terdiri atas
  • Sinyal pewaktuan adalah Sinyal pewaktuan menandakan validitas data dan alamat
  • Sinyal–sinyal perintah adalah Sinyal perintah berfungsi membentuk suatu operasi
BAB 9
SISTEM MEMORI

Memori merupakan bagian dari komputer yang berfungsi sebagai tempat penyimpanan informasi yang harus diatur dan di jaga sebaik-baiknya. Memori biasanya disebut juga dengan istilah : computer storage, computer memory atau memori, merupakan piranti komputer yang digunakan sebagai media penyimpanan data dan informasi saat menggunakan komputer. Memori merupakan bagian yang penting dalam komputer modern dan letaknya di dalam CPU.
Tujuan dari manajemen ini adalah untuk:
1.      Meningkatkan utilitas CPU
2.      Data dan instruksi dapat diakses dengan cepat oleh CPU
3.      Transfer dari/ke memori utama ke/dari CPU dapat lebih efisien
4.      Efisiensi dalam pemakaian memori yang terbatas
BAB 10
Flip Flop

Flip Flop adalah merupakan rangkaian digital yang memiliki dua keadaan stabil dan dapat menyimpan informasi sebesar 1 bit data biner yang dinyatakan dalam sistem biner yaitu 0 atau 1.  Flip-flop disebut juga sebagai latch karena flip-flop jika diberi suatu informasi atau sinyal maka informasi atau sinyal tersebut akan terkunci didalamnya.  Flip Flop juga termasuk keluarga multivibrator bistabil, yaitu rangkaian elektronik yang memiliki dua keadaan stabil dan pada keluarannya dihubungkan kembali pada salah satu masukannya sebagai umpan balik. 
Prinsip Prinsip Kerja Flip Flop :
  • Jika clock bernilai rendah (0) maka flip-flop J-K master akan tidak aktif, tetapi karena input clock flip-flop J-K slave merupakan komplemen dari clock flip-flop master maka flip-flop slave menjadi aktif, dan outputnya mengikuti output flip-flop J-K master.
  • Jika clock bernilai tinggi (1), flip-flop master aktif sehinga outputnya tergantung pada input J dan K, pada sisi lain flip-flop slave menjadi tidak aktif karena clock pemicunya bernilai rendah (0).
  • Pada saat sinyal detak berada pada tingkat tinggi, master-nya yang aktif dan slave-nya tidak aktif.
  • Pada saat sinyal detak berada pada tingkat rendah, master-nya yang tidak aktif dan slave-nya yang aktif.
  • Jika input J diberikan bersama-sama dengan tepi naik pulsa pemicu, flip-flop master akan bekerja terlebih dahulu memantapkan inputnya selama munculnya tepi naik sampai clock bernilai rendah (0).
  • Setelah clock bernilai rendah (0),flip-flop master akan tidak aktif dan flip-flop slave bekerja menstransfer keadaan output flip-flopmaster keoutput flip-flop slave yang merupakan output flip-flop secarakeseluruhan.
Macam Macam Flip Flop :

  • Flip Flop RS
  • Flip Flop JK
  • Flip Flop D
  • Flip Flop T
  • Flip Flop CRS

BAB 11
REGISTER

Register prosesor dalam arsitektur komputer, adalah sejumlah kecil memori komputer yang bekerja dengan kecepatan sangat tinggi yang digunakan untuk melakukan eksekusi terhadap program-program komputer dengan menyediakan akses yang cepat terhadap nilai-nilai yang umum digunakan. Umumnya nilai-nilai yang umum digunakan adalah nilai yang sedang dieksekusi dalam waktu tertentu.
Register prosesor berdiri pada tingkat tertinggi dalam hierarki memori: ini berarti bahwa kecepatannya adalah yang paling cepat; kapasitasnya adalah paling kecil; dan harga tiap bitnya adalah paling tinggi. Register juga digunakan sebagai cara yang paling cepat dalam sistem komputer untuk melakukan manipulasi data. Register umumnya diukur dengan satuan bit yang dapat ditampung olehnya, seperti "register 8-bit", "register 16-bit", "register 32-bit", atau "register 64-bit" dan lain-lain.





BAB 12
PERALATAN PENYIMPANAN DATA

Media Penyimpanan Data adalah alat penyimpan data yang berfungsi sebagai alat / media untuk menyimpan data dan program dimana data / program yang disimpan tersebut bisa dibaca dan dibuka kembali untuk diproses kembali di komputer atau laptop.

3 kategori media penyimpanan data saja yaitu sebagai berikut :

  1. Media Penyimpanan Magnetik (Magnetik Storage Media)
  2. Media Penyimpanan Optical (Optical Disk)
  3. Media Penyimpanan Awan (Cloud Storage)
Berikut penjelasan dari tiap - tiap kategori dan macam - macam media penyimpanan data :


1. Media Penyimpanan Magnetik (Magnetik Storage Media)
1.      Media penyimpanan Magnetik (Magnetik Storage Media)
·         Floppy Disk (Disket) 
·         Harddisk :.
·         Harddisk Eksternal :
·         Flashdisk 
·         MMC (Memory Card) 
·         ZipDrive

2.      Media penyimpanan Optical (Optical Disk)
·         CD : 
·         CD-ROM : 
·         CD-R : 
·         CD-RW .
·         DVD 

3.      Media Penyimpanan Awan (Cloud Storage)
     Cloud Storage atau komputasi awan adalah suatu media penyimpanan data yang dapat diakses dimana saja, dan kapan saja oleh para penggunanya melalui perantara jaringan yang terintegrasi dan tersinkronisasi melalui internet. dan Tentu saja filenya berada dikomputer dimana anda membuat akun cloud storage.






BAB 13
UNIT MASUKAN DAN KELUARAN (I/O) DEVICE
1.    Pengertian
·      Perangkat input mungkin lambat dan harus memiliki cara untuk memberitahu komputer apabila siap memberikan data.
·      Perangkat output harus memiliki cara untuk menolak data berikutnya apabila belum siap.
2.    Modul I/O
·      Adalah interface atau central switch untuk mengendalikan satu atau lebih peripheral atau perangkat input output.
·      Konektor mekanis berisi fungsi logik untuk komunikasi antara bus dan peripheral..
3.    Komunikasi Modul I/Oi/O dengan CPU dan peripheral
4.    Mode Interupsi I/O
Interupsi adalah mekanisme penghentian atau pengalihan pengolahan instruksi dalam CPU kepada routine interupsi. Hampir semua modul memori dan (I/O) memilliki mekanisme yang dapat menginterupsi kerja CPU. Tujuan interupsi secara umum untuk manajemen pengeksekusian routine instruksi agar efektif dan efisien antar CPU dan modul-modul I/O maupun memori. Setiap komponen komputer dapat menjalankan tugasnya secara bbersamaan, tetapi kendali terletak pada CPU disamping itu kecepatan eksekusi masing-masing modul berbeda sehingga dengan adanya fungsi interupsi ini dapat sebagai sinkronisasi kerja antar modul.
Dengan adanya mekanisme interupsi, prosesor dapat digunakan untuk mengeksekusi instruksi-instruksi lain. Saat suatu modul telah selasai mmenjalankan tugasnya dan sudah siap menerima tugas berikutnya maka modul ini akan mengirimkan permintaan interupsi ke prosesor. Kemudian prosesor akan menghentikan eksekusi yang dijalankannya untuk menghendel routine interupsi. Setelah program interupsi selesai maka prosesor akan melanjutkan interupsi programnya kembali. Saat sinyal interupsi diterima prosesor ada dua kemungkinan tinddakan, yaitu interupsi diterima/ditangguhkan dan interupsi ditolak. Apabila interupsi diterima/ditangguhkan , prosesor akan melakukan hal-hal di bawah ini :
1.        Prosesor menangguhkan eksekusi program yang dijalankan dan menyimpan konteksnya. Tindakan ini adalah menyimpan alamat instruksi berikutnya yang akan dieksekusi dan data lain yang relevan.
2.        Prosesor menyetel program counter (PC) ke alamt awal routine interrupt handler.








BAB 14
Prosesor DLX
“Computer Architecture A Quantitative Approach” pada tahun 1996. Prosesor DLX pada dasarnya adalah versi sederhana dari arsitektur MIPS dan sangat mirip dengan itu, dengan 32-bit sederhana load arsitektur. Arsitektur dan instruksinya tidak terlalu rumit tapi sudah mewakili komputer modern yang lengkap. Prosesor DLX adalah prosesor yang bertipe-RISC (Reduce Instruction  Set Computer) yang memiliki 32 buah register dengan masing-masing panjangnya 32-bit. Dua buah register mempunyai fungsi khusus, yaitu rregister 0 selalubernilai nol. Register ini digunakan sebagai operand sumber jika memerlukan nilai nol. DLX juga memiliki program counter dengan panjang 32 bit.

A.    Kegunaan Prosesor DLX

Prosesor DLX merupakan salah satu prosesor modern yang digunakan untuk pembelajaran di perguruan tinggi. Prosesor ini juga disebut Delux dan memberikan gambaran yang lebih menyeluruh tentang suatu prosesor modern. Bagian penting yang dipelajari prosesor ini adalah jalur data, instruksi, dan bagian kendali.
B.     Arsitektur Prosesor DLX

Prosesor DLX mengunakan arsitektur ambil-simpan (load-store) dengan lima tahap pepiline (seperti desain MIPS) untuk menyelesaikan suatu instruksi. Kelima tahap tersebut adalah :Instruction Fetch (IF), Instruction Decode (ID), Execute (EX), Memory Acces (MEM), dan Write Back (WB). Manfaat dari rancangan ini adalah ketika proses fetch instruksi dari memori akan lebih mudah. Pengambilannya pun dilakukan dengan membaca 4-byte data dalam memori.

Lima komponen utama prosesor DLX masing-masing memiliki fungsi yang berbeda yaitu :
1.    Program Counter : register yang berfungsi menampung nilai yang digunakan untuk menunjuk alamat instruksi yang akan dieksekusi. Register ini merupakan offset dari alamat dasar instruksi sekaligus data.
2.    Memori : terdiri dari dua bagian yaitu memori untuk instruksi yang berisi kumpulan seluruh instruksi dan memori untuk data yang berfungsi utuk menyimpan data.
3.    Register : kumpulan data 32 bit tempat menyimpan file sementara.
4.    ALU : tempat dlakukannya aritmatika dan logic.
5.    Control Unit : unit kendali terdiri dari dua bagian yaitu yaitu register instruksi (register tempat menyimpan sementara instruksi) dan pengendali (bagian yang menerjemahkan instruksi dan mengeluarkan set kendali pada seluruh register untuk menjalankan suatu instruksi.




Komentar

Postingan populer dari blog ini

DFD

DFD ABSENSI RAPAT RAYON KALIMANTAN..........