BAB
I
Arsitekture & Organisasi
Arsitekture & Organisasi
Komputer sebagai sebuah sistem yang berhirarki Komputer
dapat dianggap sebagai struktur sejumlah komponen berserta fungsinya yang
dijelaskan sebagai fungsi kolektif struktur dan fungsi internalnya.
Arsitekture
& Organisasi
Arsitekture
komputer berkaitan
dengan atribute-atribute yang nampak bagi programmer Set Instruksi, jumlah bit
yang digunakan untuk penyajian data,
mekanisme I/O, teknik pengalamantan (addressing techniques).
Contoh: apakah tersedia instruksi untuk perkalian.
Organisasi komputer berkaitan dengan unit-unit operasional dan interkoneksinya yang merealisasikan spesifikasi arsitektural
Control signals, interfaces, memory technology.
Contoh: Apakah instruksi perkalian diimplementasikan secara hardware, ataukah dikerjakan dengan penambahan secara berulang?
Contoh: apakah tersedia instruksi untuk perkalian.
Organisasi komputer berkaitan dengan unit-unit operasional dan interkoneksinya yang merealisasikan spesifikasi arsitektural
Control signals, interfaces, memory technology.
Contoh: Apakah instruksi perkalian diimplementasikan secara hardware, ataukah dikerjakan dengan penambahan secara berulang?
Arsitektur sama,
organisasi dapat berbeda Arsitektur bertahan lama, organisasi menyesuaikan
perkembangan teknologi Semua Intel famili x86 memiliki arsitektur dasar yang
sama Famili IBM System/370 memiliki arsitektur dasar yang sama Memberikan compatibilitas
instruksi level mesin At least backwards Organisasi antar versi memiliki
perbedaan
Strukture & Fungsi
Strukture adalah bagaimana masing-masing
komponen saling berhubungan satu sama lain
Fungsi merupakan operasi dari masing-masing
komponen sebagai bagian dari struktur
FUNGSI
Semua komputer memiliki 4 fungsi:
Pengolahan data - Data processing
Penyimpanan data - Data storage
Pemindahan data - Data movement
Kendali – Control
BAB II
Sejarah Perkembangan komputer
Sejarah Perkembangan komputer Pra
Generasi
Masa pra generasi pertama pada awalnya
memfokuskan pada pembuatan alat-alat yang memudahkan perhitungan sederhana saja
tetapi ketika Chasles Babbage menciptakan analytical egine perkembangan
komputer mulai berubah kearah bagaimana mesin mampu menginput dan output.
Sejarah Komputer Transisi
Gagasan
tentang sejarah komputer adalah munculnya sebagai alat hitung alat hitung
pertama kali pada tahun 1822 yang ditemukan oleh ahli matematika dari inggeris yaitu
Charles Babbage yang dinamai difference engine dan berkembang menjadi
analytical engine Universitas Harvad mulai merancang pembuatan komputer yang
mamapu melakaukan oprsai aritmatika dan logika secara otomatis dan dengan
bantuan perusahaan IBM pada tahun 1944 komputer tersebut terselesaikan secara
elektronic, yang diberi nama “Harvad Mark I AutomaticSquence-Controled
Calculator (ASCC).
Sejarah Perkembangan komputer Masa
generasi
Sistem operasi telah berevolusi sejak
komputer di ciptakan.Sistem operasi dan arsitek komputer saling
mepengaruhi.Untuk memfasilitasi penggunaan perangkat komputer secara benar dan
efisien.setelah sistem operasi di dirancang
dan digunakan,maka dengan jelas bahwa rancangan perangkat keras dapat
menyederhanakan perancangan dan pembuatan sistem operasi yang tercanggih.
berikut perkembang genersi ke generasi
:
Generasi
Pertama (1945-1955)
Generasi ini merupakan awal
perkembangan sistem komputasi elektronik,mengganti gagasan –gagasan mesin
komputasi mekanis.untuk menutupi keterbatasannya manusia manusia membutuhkan
komputasi.
Generasi
Kedua (1955-1965)
Komputer generasi kedua
ini merupakan bacth processing system.
Semua
tugas dikumpulkan dalam satu rangkaian
kemudian diskusi satu- persatu pada saat itu tugas masih merupakan
program-program yang harus dikerjakan oleh komputer yang dituliskan di-tape.
Generasi
Ketiga (1965-1980)
Perkembangan
pun berlanjut,sistem operasi dikembagkan untuk melayani pemakai interaktif
sekaligus.pada saat itu mereka menggunakan komputer berkomunikasi dengan cara
online.
Generasi
Keempat (1980-199x)
Pada
generasi keempat ini,sistem operasi tidak hanya fokus untuksatu mode
pengelolahan tapi tetapi untuk banyak metode pengolahan.seperti mendukung bacth
processing,timesharing,networking,dan(soft) realtime applicasions
sekaligus.hanya hard real-time applications yang sulit digunakan karena
beresiko tinggi.di generasi keempat ini komputer sudah jauh melangkah dengan
seiring berjalannya zaman dan pada waktu itu komputer sudah mulai menggunakan
jaringan tcp/ip yang banyak digunakan dikalangan meliter,peneliti,dan perguruan
tinggi.
BAB III
Oprating system
Berikut sejarah perkembangan sistem
oprasi
•1954 : SistemOperasipertamakali DigunakanuntukkomputerIBM 701 diGeneral Motor Research Laboratories
•1954 : SistemOperasipertamakali DigunakanuntukkomputerIBM 701 diGeneral Motor Research Laboratories
•1960 : SistemOperasiuntukkomputermini
pertamakali
•1969 : UNIX,KenThompson,
diterapkanpadakomputerPDP-7, Bell Laboratories
•1970 : CP/M (Control Program /
Microprocessor),GarryKildal,DigitalResearch
•1980 : MS-DOS (Microsoft-Disk
Operating System),WilliamBill Gates, Microsoft Corporation
•1985 : Microsoft Windows Pertama
•1987 : IBM Operating System/2
•1988 : Windows/386
•1990 : Windows 3.0
•1993 : Mosaic, Browser Internet
Pertama
•1995 : Windows 95
•1997 : Windows 98
Aplication
berikut perkembangan aplikasi sebelum generasi pertama :
berikut perkembangan aplikasi sebelum generasi pertama :
300 sm: penggunaanoborsebagaisignal
untukmengirimkanberitayang digunakanolehbangsayunani
1842 : AdaAugusta,
penulisperangkatlunakpertamakali yang digunakanpadaBabbage’s Analytical Engine.
1933 : Wallace J. Eckert
menggabungkanbeberapamesinakuntansikartuplongIBM yang berbeda.
1945 : Kutuyang pertama
Perkembangan
di genersi pertama Menghubungkanbeberapasirkuitdidalamkomputerataudenganmembuatprogram
dalambahasamesinyang disimpandimemorikomputersecarapermanen.
Biasanyaunikuntuksuatuaplikasi dan terus berkembang
Berikut perkembangan nya :
Berikut perkembangan nya :
•1976 : Electrical Pencil, Michael Shrayer, pengolahkata,
California
•1979 : Word Star,JohnBarnaby,pengolahkata
•1979 : Apple Writer,PaulLutus, pengolahkata
•1979 : VisicalC(VisualCalculator), Robert Frankston, DEC
(Digital Equipment Corporation)
•1981 : DBASE-II, Wayne Ratliff, ahliteknikNASA
•1982 : LOTUS 1-2-3, gabunganprogram
spreadsheet,grafikdankemampuanuntukmendapatkaninformasi,
MitchelKapoor,YaleUniv.
Programing Language
Berikut perkembangan
bahasa program
•1957 : FORTRAN (Formula Translator),
John Bakus,IBM
•1958 : LISP (List
Programing),JohnMcCarty
•1958 : ALGOL (AlgoritmicLanguage)
•1959 : COBOL (Common Business
Oriented Language), Dr. Grace Hooper
•1960 : LOGO, MIT
•1961 : GPSS (General Purpose System
Simulator)
•1961 : RPG (Report Program
Generator),IBM
•1962 : APL (A Programming Language),
Kenneth Iverson,IBM
•1964 : BASIC (Beginner’s All-purpose
Symbolic Instruction Code), John G. Kemeny& Thomas E. Kurtz
•1966 : PL/1 (Programming Language
version 1)IBM, gabunganFORTRAN danCOBOL
•1968 : PILOT (Programmed Inquiry,
Learning, or Teaching), John A. Starkweather
BAB IV
sistem
komputer
Pengertian Sistem
Sistem berasal dari bahasa Latin (systema) dan bahasa
Yunani (sustema) adalah suatu kesatuan yang terdiri komponen atau eleven yang dihubungkan
bersama untuk memudahkan aliran informasi, materi atau energi. Sistem juga
merupakan kesatuan bagian-bagian yang saling berhubungan yang berada dalam
suatu wilayah serta memiliki item-item penggerak.
Pengertian Komputer
Komputer adalah alat yang dipakai untuk mengolah data
menurut prosedur yang telah dirumuskan. Kata komputer semula dipergunakan untuk
menggambarkan orang yang perkerjaannya melakukan perhitungan aritmatika, dengan
atau tanpa alat bantu, tetapi arti kata ini kemudian dipindahkan kepada mesin
itu sendiri.
Pengertian Sistem
Komputer
Sistem Komputer adalah elemen-elemen yang terkait
untuk menjalankan suatu aktifitas dengan menggunakan komputer. Elemen dari
sistem komputer terdiri dari manusianya (brainware), perangkat unak (software),
set instruksi (instruction set), dan perangkat keras hardware).
Dengan demikian komponen tersebut merupakan elemen
yang terlibat dalam suatu sistem komputer. Tentu saja hardware tidak berarti
apa-apa jika tidak ada salah satu dari dua lainnya (software dan brainware).
Contoh sederhananya, siapa yang akan menghidupkan komputer jika tidak ada
manusia. Atau akan menjalankan perintah apa komputer tersebut jika tidak
ada softwarenya. Arsitektur Von Neumann menggambarkan komputer dengan empat
bagian utama: Unit Aritmatika dan Logis (ALU), unit kontrol, memori, dan alat
masukan dan hasil (secara kolektif dinamakan I/O). Bagian ini dihubungkan oleh
berkas kawat, "bus".
Komponen-komponen
Komputer
Komponen – komponen dalam sistem komputer terbagi 3,
yang tidak bisa terpisahkan yaitu :
1.
Hardware ( Perangkat Keras )
a. Processing Device
b. Input Device
c. Output Device
d. Storage Device
a. Operating System
b. Application Program
c. Language Program
3.
Brainware ( Orang Yang MengoperasikanKomputer )
1.
Hardware ( Perangkat Keras )
Perangkat yang dapat kita lihat dan dapat kita sentuh
secara fisik, seperti perangkat perangkat masukan, perangkat pemroses, maupun
perangkat keluaran. Peralatan ini umumnya cukup canggih. Dia dapat bekerja
berdasarkan perintah yang ada padanya, yang disebut juga dengan instruction set
tadi. Dengan adanya perintah yang dimengerti oleh mesin tersebut, maka perintah
tersebut melakukan berbagai aktifitas kepada mesin yang dimengerti oleh mesin
tersebut sehingga mesin bisa bekerja berdasarkan susunan perintah yang
didapatkan olehnya.
Processing Device
(CPU)
CPU ( Central Processing Unit ) berperanan untuk
memproses arahan, melaksanakan pengiraan dan menguruskan laluan informasi
menerusi system komputer. Unit atau peranti pemprosesan juga akan
berkomunikasidengan peranti input , output dan storan bagi melaksanakan
arahan-arahan berkaitan.
Input Device
Input Device adalah perangkat keras komputer yang
berfungsi sebagai alat untuk memasukan data atau perintah ke dalam komputer.
Alat-alatnya adalah :
1. Keyboard
2. Pointing Device
3. Mouse
4. Touch screen
5. Digitizer Grapich Tablet
6. Scanner
7. Microphone
Output Device
Output Device adalah perangkat keras komputer yang
erfungsi untuk menampilkan keluaran sebagai hasil pengolahan data. Keluaran
dapat berupa hard-copy (ke ertas), soft-copy (ke monitor), ataupun berupa
suara. latnya antara lain adalah :
1. Monitor
2. Printer
3. Speaker
Storage Device
Register CPU berukuran kecil sehingga tidak dapat
enyimpan semua informasi, maka CPU harus dilengkapi dengan alat penyimpan
berkapasitas lebih besar yaitu memori utama. Terbagi menjadi dua yaitu :
1.
Internal Storage
Adalah media penyimpanan yang terdapat didalam komputer yaitu :
RAM ( Random Access Memory ) Untuk menyimpan program yang kita olah untuk sementara waktu. Dapat diakses secara acak ( dapat diisi/ditulis, diambil, atau dihapus isinya ). Struktur RAM terbagi menjadi empat bagian utama, yaitu:
Input Storage Digunakan untuk menampung input yang dimasukkan melalui alat input.
Adalah media penyimpanan yang terdapat didalam komputer yaitu :
RAM ( Random Access Memory ) Untuk menyimpan program yang kita olah untuk sementara waktu. Dapat diakses secara acak ( dapat diisi/ditulis, diambil, atau dihapus isinya ). Struktur RAM terbagi menjadi empat bagian utama, yaitu:
Input Storage Digunakan untuk menampung input yang dimasukkan melalui alat input.
Program Storage Digunakan untuk menyimpan semua
instruksi-instruksi program yang akan diakses.
Working Storage Digunakan untuk menyimpan data yang akan diolah dan hasil pengolahan.
Output Storge Digunakan untuk menampung hasil akhir dari pengolahan data yang akan ditampilkan ke alat output.
ROM ( Read Only Memori )
Memori yang hanya bisa dibaca dan berguna sebagai penyedia informasi pada saat komputer pertama kali dinyalakan. Hanya dapat dibaca, tidak bisa mengisi sesuatu ke dalam ROM, sudah diisi oleh pabrik pembuatnya. Berupa sistem operasi yg terdiri dari program pokok, seperti program untuk mengatur penampilan karakter di layar, pengisian tombol kunci papan ketik untuk keperluan kontrol tertentu, dan bootstrap program. Program bootstrap diperlukan pada saat pertama kali sistem komputer diaktifkan (booting), yang dapat berupa cold booting atau warm booting. Dimungkinkan untuk merubah isi ROM, dengan cara memprogram kembali, yaitu :
PROM (Programmable Read Only Memory), yang hanya dapat diprogram satu kali.
EPROM (Erasable Programmable Read Only Memory), dapat dihapus dgn sinar ultraviolet, dapat diprogram kembali berulang-ulang.
Working Storage Digunakan untuk menyimpan data yang akan diolah dan hasil pengolahan.
Output Storge Digunakan untuk menampung hasil akhir dari pengolahan data yang akan ditampilkan ke alat output.
ROM ( Read Only Memori )
Memori yang hanya bisa dibaca dan berguna sebagai penyedia informasi pada saat komputer pertama kali dinyalakan. Hanya dapat dibaca, tidak bisa mengisi sesuatu ke dalam ROM, sudah diisi oleh pabrik pembuatnya. Berupa sistem operasi yg terdiri dari program pokok, seperti program untuk mengatur penampilan karakter di layar, pengisian tombol kunci papan ketik untuk keperluan kontrol tertentu, dan bootstrap program. Program bootstrap diperlukan pada saat pertama kali sistem komputer diaktifkan (booting), yang dapat berupa cold booting atau warm booting. Dimungkinkan untuk merubah isi ROM, dengan cara memprogram kembali, yaitu :
PROM (Programmable Read Only Memory), yang hanya dapat diprogram satu kali.
EPROM (Erasable Programmable Read Only Memory), dapat dihapus dgn sinar ultraviolet, dapat diprogram kembali berulang-ulang.
2.
EEPROM (Electrically Erasable
Programmable Read Only Memory), dapat dihapus secara elektronik dan dapat
diprogram kembali.
2. External Storage
Perangkat keras untuk melakukan operasi penulisan, pembacaan & penyimpanan data, di luar komponen utama, yaitu :
a. Floppy Disk
b. Hard Disk
c. CD Room
d. DVD
2. Software ( Perangkat Lunak )
Rangkaian prosedur dan dokumentasi program yang berfungsi menyelesaikan masalah yang dikehendaki. Merupakan data elektronik yang disimpan sedemikian rupa oleh komputer itu sendiri, data yang disimpan ini dapat berupa program atau instruksi yang akan dijalankan oleh perintah, maupun catatan-catatan yang diperlukan oleh komputer untuk menjalankan perintah yang dijalankannya.
Operating System
Sistem operasi atau operating system ialah Program dasar pada komputer yang menghubungkan pengguna dengan hardware komputerPerangkat lunak yang dihubungkan dengan pelaksanaan program dan koordinasi dari aktivitas sistem komputer. Ada beberapa macam system operasi diantaranya adalah :
1. Linux
2. Windows
3. Mac OS
Tugas sistem operasi termasuk (tetapi tidak hanya) mengurus penjalanan program di atasnya, koordinasi Input, Output, pemrosesan, memori, serta penginstalan dan
pembuangan software. Sistem operasi, menentukan program yang mana dijalankan, kapan, dan alat yang mana (seperti memori atau I/O) yang mereka gunakan. Sistem operasi juga memberikan servis kepada program lain, seperti kode (driver) yang membolehkan programer untuk menulis program untuk suatu mesin tanpa perlu mengetahui detail dari semua alat elektronik yang terhubung.
2. External Storage
Perangkat keras untuk melakukan operasi penulisan, pembacaan & penyimpanan data, di luar komponen utama, yaitu :
a. Floppy Disk
b. Hard Disk
c. CD Room
d. DVD
2. Software ( Perangkat Lunak )
Rangkaian prosedur dan dokumentasi program yang berfungsi menyelesaikan masalah yang dikehendaki. Merupakan data elektronik yang disimpan sedemikian rupa oleh komputer itu sendiri, data yang disimpan ini dapat berupa program atau instruksi yang akan dijalankan oleh perintah, maupun catatan-catatan yang diperlukan oleh komputer untuk menjalankan perintah yang dijalankannya.
Operating System
Sistem operasi atau operating system ialah Program dasar pada komputer yang menghubungkan pengguna dengan hardware komputerPerangkat lunak yang dihubungkan dengan pelaksanaan program dan koordinasi dari aktivitas sistem komputer. Ada beberapa macam system operasi diantaranya adalah :
1. Linux
2. Windows
3. Mac OS
Tugas sistem operasi termasuk (tetapi tidak hanya) mengurus penjalanan program di atasnya, koordinasi Input, Output, pemrosesan, memori, serta penginstalan dan
pembuangan software. Sistem operasi, menentukan program yang mana dijalankan, kapan, dan alat yang mana (seperti memori atau I/O) yang mereka gunakan. Sistem operasi juga memberikan servis kepada program lain, seperti kode (driver) yang membolehkan programer untuk menulis program untuk suatu mesin tanpa perlu mengetahui detail dari semua alat elektronik yang terhubung.
Application Program
Yaitu program komputer yang siap digunakan atau disebut juga program siap pakai. Program paket digunakan untuk aplikasi bisnis secara umum, aplikasi khusus dibidang
industri, aplikasi untuk meningkatkan produktifitas organisasi atau perusahaan dan aplikasi untuk produktifitas perorangan.Contoh :
1. Microsoft Word
2. Microsoft Excel
3. CorelDraw X4
4. Dll
Language Program
Language Program atau bahasa pemrograman adalah bahasa yang digunakan oleh manusia untuk berkomunikasi dengan komputer, karena komputer memiliki bahasa sendiri maka komputer tidak akan merespon selain menggunakan
bahasa Pemrograman, seperti :Bahasa komputer yang digunakan untuk menulis instruksi-instruksi program untuk melakukan suatu pekerjaan yang dilakukan oleh programer, seperti :
1. Visual basic
2. Turbo pascal
3. Delphi
3. Brainware
Brainware adalah orang yang mengoperasikan sebuah komputer, karena jika tidak ada orang yang mengoperasikan maka tidak akan dapat digunakan.
Yaitu program komputer yang siap digunakan atau disebut juga program siap pakai. Program paket digunakan untuk aplikasi bisnis secara umum, aplikasi khusus dibidang
industri, aplikasi untuk meningkatkan produktifitas organisasi atau perusahaan dan aplikasi untuk produktifitas perorangan.Contoh :
1. Microsoft Word
2. Microsoft Excel
3. CorelDraw X4
4. Dll
Language Program
Language Program atau bahasa pemrograman adalah bahasa yang digunakan oleh manusia untuk berkomunikasi dengan komputer, karena komputer memiliki bahasa sendiri maka komputer tidak akan merespon selain menggunakan
bahasa Pemrograman, seperti :Bahasa komputer yang digunakan untuk menulis instruksi-instruksi program untuk melakukan suatu pekerjaan yang dilakukan oleh programer, seperti :
1. Visual basic
2. Turbo pascal
3. Delphi
3. Brainware
Brainware adalah orang yang mengoperasikan sebuah komputer, karena jika tidak ada orang yang mengoperasikan maka tidak akan dapat digunakan.
BAB V
CPU
Secara umum CPU mempunyai 3
komponen utama, yaitu:
1. Aritmatic & Logical Unit (ALU)
Tugas utama dari ALU adalah melakukan perhitungan yang bersifat aritmatik serta melakukan keputusan dari operasi logka dan manipulasi bit sesuai dengan instruksi program.
2. Control Unit
Control unit berfungsi sebagai pengatur dan pengendali semua peralatan yang ada pada sistem komputer serta mengatur kapan alat input menerima data dan kapan alat output menampilkannya di monitor.
3. Main Memory (Main Storage)
Main memori merupakan tempat atau media yang digunakan untuk menyimpan data yang akan atau yang sedang diolah oleh sistem komputer. Main memory dapat dibagi atas dua bagian, yaitu:
a. ROM (Read Only Memory)
ROM merupakan memory permanen yang terdapat pada sistem komputer yang sudah disusun dan dibuat oleh pabrik, biasanya tidak untuk diubah oleh pengguna komputer. ROM terdiri dari program pokok untuk dikonfigurasi sistem komputer seperti BIOS, BASIC dan BootStrap Loader. Sekarang ini ROM yang dipakai untuk BIOS menggunakan teknologi CMOS(Complementary Mental Oxide Semiconductor), yang dapat mengubah konfigurasi BIOS bila perlu sehingga pemakai komputer dapat mengubah sistem BIOS. ROM tetap berada di dalam komputer pada saat apapun. Sinyal di dalam ROM ini yang mengatur segala tugas CPU saat komputer mulai diaktifkan.
1. Aritmatic & Logical Unit (ALU)
Tugas utama dari ALU adalah melakukan perhitungan yang bersifat aritmatik serta melakukan keputusan dari operasi logka dan manipulasi bit sesuai dengan instruksi program.
2. Control Unit
Control unit berfungsi sebagai pengatur dan pengendali semua peralatan yang ada pada sistem komputer serta mengatur kapan alat input menerima data dan kapan alat output menampilkannya di monitor.
3. Main Memory (Main Storage)
Main memori merupakan tempat atau media yang digunakan untuk menyimpan data yang akan atau yang sedang diolah oleh sistem komputer. Main memory dapat dibagi atas dua bagian, yaitu:
a. ROM (Read Only Memory)
ROM merupakan memory permanen yang terdapat pada sistem komputer yang sudah disusun dan dibuat oleh pabrik, biasanya tidak untuk diubah oleh pengguna komputer. ROM terdiri dari program pokok untuk dikonfigurasi sistem komputer seperti BIOS, BASIC dan BootStrap Loader. Sekarang ini ROM yang dipakai untuk BIOS menggunakan teknologi CMOS(Complementary Mental Oxide Semiconductor), yang dapat mengubah konfigurasi BIOS bila perlu sehingga pemakai komputer dapat mengubah sistem BIOS. ROM tetap berada di dalam komputer pada saat apapun. Sinyal di dalam ROM ini yang mengatur segala tugas CPU saat komputer mulai diaktifkan.
b. RAM (Random Access Memory)
Semua data yang dimasukkan melalui alat input pada setiap aplikasi akan dimasukkan terlebih dahulu ke dalam main memory ini, yaitu dalam RAM. Data-data yang terdapat dalam RAM ini hanya bersifat sementara. Apabila komputer dimatikan maka data tersebut akan hilang.
Urutan kerja komputer :
a. Input,
merupakan media yang digunakan untuk memasukan data ke dalam proses. Beberapa
hardware atau perangkat keras yang termasuk dan berfungsi sebagai input adalah
: keyboard, mouse, joystick, webcam dll
b. Proses,
yaitu suatu alat yang digunakan untuk memproses data dari input yang nantinya
akan dikeluarkan ke sistem output. Proses ini berperan penting dalam sistem
komputer sebagai media untuk proses yang sudah menjadi sistem yang utuh
mainboard atau biasa disebut Motherboard. Didalam Mainboard ini termasuk sebuah
prosesor yang berfungsi ntuk mengolah data yang terletak di dalam CPU (Central
Processing Unit). Ketika menerjemahkan data, prosesor dibantu oleh
hardware-hardware lainnya seperti memori RAM (kecepatan membaca data), harddisk
(menyimpan data), power supply (memberikan asupan daya listrik kepada
hardware-hardware lainnya dalam CPU), VGA (ketika data yang diolah berhubungan
dengan grafis), soundcard (berhubungan dengan audio-output), modem (untuk
internet), dan lain sebagainya, dimana ketika hardware-hardware tersebut
bekerja, semuanya terhubung lewat motherboard.
c. Output, yaitu media keluaran dimana media ini adalah untuk menampilkan
hasil data dari proses tersebut. beberapa hardware yang dikategorikan sabagai
output adalah sebagai berikut: monitor, speaker, headset, printer, scanner, dan
lain sebagainya. Pada prinsipnya, sebuah sistem komputer terdiri dari 3 bagian
utama, yaitu: CPU, Memori, terdiri dari memori program dan memori data, dan
Perangkat Input/Output Sistem komputer ini baru akan bekerja apabila ada
program komputer yang berisi instruksi yang memerintahkan CPU.
d. Prosesor – CPU (Central Processing Unit), merupakan bagian fungsional yang
utama dari sebuah sistem komputer atau sebagai otak dari sebuah komputer. Di
dalam CPU inilah semua kerja komputer dilakukan.
Jika di gambarkan, proses kerja CPU / komputer adalah
sebagai berikut :
![]() |
|||||||
Cara Kerja CPU :
Saat data dan/atau instruksi
dimasukkan ke processing-devices, pertama sekali diletakkan di MAA (melalui
Input-storage); apabila berbentuk instruksi ditampung oleh Control Unit di
Program-storage, namun apabila berbentuk data ditampung di Working-storage).
Jika register siap untuk menerima pengerjaan eksekusi, maka Control Unit akan
mengambil instruksi dari Program-storage untuk ditampungkan ke Instruction
Register, sedangkan alamat memori yang berisikan instruksi tersebut ditampung
di Program Counter. Sedangkan data diambil oleh Control Unit dari
Working-storage untuk ditampung di General-purpose register (dalam
hal ini di Operand-register). Jika berdasar instruksi pengerjaan
yang dilakukan adalah arithmatika dan logika, maka ALU akan mengambil alih
operasi untuk mengerjakan berdasar instruksi yang ditetapkan. Hasilnya
ditampung di Akumulator. Apabila hasil pengolahan telah selesai, maka Control
Unit akan mengambil hasil pengolahan di Accumulator untuk ditampung kembali
ke Working-storage. Jika pengerjaan keseluruhan telah selesai,
maka Control Unit akan menjemput hasil pengolahan dari Working-storage untuk
ditampung ke Output-storage. Lalu selanjutnya dariOutput-storage,
hasil pengolahan akan ditampilkan ke output-devices
BAB VI
Pengertian
dan Langkah Konversi Bilangan Biner,Heksadesimal,Oktal dan Desimal
1) Pengertian Bilangan Desimal,Biner,Oktal dan
Heksadesimal :
1. Bilangan Desimal adalah bilangan yang
menggunakan 16 angkat yang berturu-turut,dimulai dari 0-
15 (0,1,2,3,4,5,6,7,8,9,10,11,12,13,14,15).Bilangan
Desimal ini Bilangan yang Berbasis 10,contoh
penulisan
bilangan Desimal :
a. 1510
b. 1910
c. 2010
d. 1710
2. Bilangan Biner adalah Bilangan yang
menggunakan 2 angka,yaitu 0 dan 1.Bilangan Biner ialah
Bilangan yang
berbasis 2.Setiap Bilangan pada biner disebut bit,1 byte= 8 bit.contoh
penulisan
bilangan Biner
:
a. 00002
b. 00012
c. 00102
d. 00112
e. 01002
f. 01012
g. 01102
h. 01112
i. 10002
j. 10012
k. 10102
l. 10112
m. 11002
n. 11012
o. 11102
p. 11112
3. Bilangan Oktal adalah Bilangan yang menggunakan
angkat
(0,1,2,3,4,5,6,7,10,11,12,13,14,15,16,17).Bilangan
yang berbasis 8.contoh Penulisan Bilangan
Oktal :
a. 178
b. 158
c. 118
4. Bilangan Heksadesimal atau bilangan Heksa adalah
Bilangan yang menggunakan 16 angka,yaitu
0-9 dan
dilanjutkan oleh alfabet A-F.
(A=10,B=11,C=12,D=13,E=14,F=15).Bilangan Heksa
ini Berbasis 16.contoh penulisan Heksa
Desimal :
a. C516
b. 7F816
c. 9A16
2) Konversi Bilangan Biner,Desimal,Heksa
dan Oktal
PERHATIAN ! Setiap Bilangan yang di Konversikan harus
meng-Konversikan terlebih dahulu pada Bilangan Desimal
1. Contoh Konversi Bilangan Biner ke Bilangan Oktal
Soal : 100100002
Konversikan Terlebih dahulu pada Bilangan Desimal.
Cara Konversi Bilangan Biner ke Bilangan
Desimal :
=
(angka Pertama x 2 atau (basis Bilangan Biner) + angka Selanjutnya pada
bilangan
biner tersebut)
= (angka Hasil selanjutnya x 2 atau ( basis Bilangan Biner ) + angka
selanjutnya pada
bilangan biner tersebut )
100100002 =
1 x 2 + 0 = 2
2
x 2 + 0 = 4
4
x 2 + 1 = 9
9
x 2 + 0 = 18
18
x 2 + 0 = 36
36
x 2 + 0 = 72
72 x 2 + 0 =
144
14410 , Kenapa 144 menjadi berbasis 10? Karena angka
144 ialah Hasil Konversi Bilangan Biner yang berbasis 2 menjadi Bilangan
Desimal yang Berbasis 10 jadi 14410 adalah Bilangan Desimal.
Sekarang akan di Konversikan ke dalam benutk Bilangan
Oktal yang berbasis 8.
14410 = 144/8 = 18 sisa 0
18/8 = 2 sisa 2
Kenapa dibagi 8 ? karena Bilangan Desimal ini akan
dikonversikan kedalam bentuk Bilangan Oktal yang berbasis 8.
Hasil Bilangan Oktal,dilihat dari hasil akhir (bawah)
ke awal (atas),jadi Hasilnya ialah 2208.
2. Contoh Konversi Bilangan Oktal ke Bilangan Biner
Soal : 2208
Konversikan Terlebih
dahulu pada Bilangan Desimal.
Cara Konversi
Bilangan Oktal ke Bilangan Desimal :
= (angka Pertama x 8 atau (basis Bilangan Oktal) + angka Selanjutnya pada
bilangan
Oktal tersebut)
= (angka Hasil selanjutnya x 8 atau ( basis Bilangan Oktal ) + angka
selanjutnya pada
bilangan Oktal tersebut )
2208 = 2 x 8 + 2 = 18
18 x
8 + 0 = 144
14410 , Kenapa 144 menjadi berbasis 10? Karena angka
144 ialah Hasil Konversi Bilangan Oktal yang berbasis 8 menjadi Bilangan
Desimal yang Berbasis 10 jadi 14410 adalah Bilangan Desimal.
14410 di-Konversikan kedalam Bilangan Biner.
144/2
= 72 sisa 0
72/2 = 36 sisa 0
36/2 = 18 sisa 0
18/2 = 9 sisa 0
9/2 = 4 sisa 1
4/2 = 2 sisa 0
2/2 = 1 sisa 0
1
Dibagi 2 Karena di-Konversikan ke dalam Bilangan
Biner.Dalam menghitung Bilangan biner,dalam penulisan di-Tulis dari Bawah ke
Atas jadi hasilnya ialah 100100002.
3. Contoh Konversi Bilangan Biner Ke Desimal
Soal : 100100002
Cara Konversi
Bilangan Biner ke Bilangan Desimal :
=
(angka Pertama x 2 atau (basis Bilangan Biner) + angka Selanjutnya pada
bilangan
biner tersebut)
= (angka Hasil selanjutnya x 2 atau ( basis Bilangan Biner ) + angka
selanjutnya pada
bilangan biner tersebut )
100100002 =
1 x 2 + 0 = 2
2
x 2 + 0 = 4
4
x 2 + 1 = 9
9
x 2 + 0 = 18
18
x 2 + 0 = 36
36
x 2 + 0 = 72
72 x 2 + 0 =
144
14410 , Kenapa 144 menjadi berbasis 10? Karena angka
144 ialah Hasil Konversi Bilangan Biner yang berbasis 2 menjadi Bilangan
Desimal yang Berbasis 10 jadi 14410 adalah Bilangan Desimal.
4. Contoh Konversi Bilangan Desimal Ke Biner.
Soal = 14410
14410 di-Konversikan
kedalam Bilangan Biner.
144/2
= 72 sisa 0
72/2 = 36 sisa 0
36/2 = 18 sisa
0
18/2 = 9 sisa 0
9/2 = 4 sisa 1
4/2 = 2 sisa 0
2/2 = 1 sisa 0
1
Dibagi 2 Karena di-Konversikan ke dalam Bilangan
Biner.Dalam menghitung Bilangan biner,dalam penulisan di-Tulis dari Bawah ke
Atas jadi hasilnya ialah 100100002.
5. Contoh Konversi Bilangan Heksadesimal ke Bilangan
Desimal.
Soal : 7C616
7C616 di-Konversikan kedalam bentuk
Bilangan Desimal.
7C6
= 7 x 16(pangkat 2) + C x 16(pangkat 1) + 6 x 16(pangkat 0)
(7 x 256) +(12 x 16) + (6 x 1) = 1990
Hasilnya ialah 199010 ,Kenapa C diganti menjadi 12 ?
Karena didalam pengertian Bilang Kesadesimal sudah dijelaskan bahwa
(A=10,B=11,C=12,D=13,E=14,F=15).
6. Contoh Konversi Bilangan Oktal ke Bilangan Heksa
Soal : 1668
1668 dikonversikan kedalam
bentuk Bilangan Desimal
166
= 1 x 8 + 6 = 14
14 x 8 + 6 = 118
11810 akan dikonversikan kedalam Heksadesimal
118/16 = 112 sisa 6
112/16 = 7 sisa 0
jadi,jawabanya ialah 7616
BAB
VII
Gerbang logika
Gerbang logika
1. AND
Gerbang
AND akan berlogika 1 atau keluarannya akan berlogika 1 apabila semua
masukan/inputannya berlogika 1, namun apabila semua atau salah satu masukannya
berlogika 0 maka outputnya akan berlogika 0.
2. NAND
Gerbang
NAND akan bernilai / outputnya akan berlogika 0 apabila semua inputannya
bernilai 1 dan outpunya akan berlogika 1 apabila semua atau salah satu
inputannya bernilai 0.
3.OR
Gerbang
OR akan berlogika 1 apabila salah satu atau semua inputan yang dimasukkan
bernilai 1 dan apabila keluaran yang di inginkan berlogika 0 maka inputan yang
dimasukkan harus bernilai 0 semua.
4.NOR
Gerbang
NOR merupakan gerbang logika yang outputnya akan berlogika 1 apabila semua
inputannya bernilai 0, dan outpunya akan berlogika 0 apabila semua atau salah
satu inputannya inputannya berlogika 1.
5.NOT
Gerbang
NOT berfungsi sebagai pembalik (Inverter), yang mana outputnya akan bernilai
terbalik dengan inputannya.
6.BUFFER
Gerbang
BUFFER atau PENYANGGA adalah suatu gerbang digital yang akan berfungsi
memperkuat dan meneruskan nilai 1 pada outputnya jika inputnya bernilai 1,
selain itu akan bernilai 0.
7.XOR
Gerbang
XOR merupakan kepanjangan dari Exclusive OR yang mana keluarannya akan
berlogika 1 apabila semua inputannya berbeda, namun apabila inputannya sama
maka akan memberikan output berlogika 0.
8.XNOR
Gerbang
XNOR merupakan kepanjangan dari Exclusive NOR yang mana
keluarannya akan berlogika 1 apabila semua inputannya sama, namun apabila
inputannya berbeda maka akan memberikan output berlogika 0.
BAB VIII
Sistem Bus
1.
Penghubung bagi
keseluruhan komponen komputer dalam menjalankan tugasnya
2.
Komponen komputer :
1.
CPU
2.
Memori
3.
Perangkat I/O
Transfer data antar komponen komputer.
1.
Data atau program yang
tersimpan dalam memori dapat diakses dan dieksekusi CPU melalui perantara bus
2.
Melihat hasil eksekusi
melalui monitor juga menggunakan sistem bus
3.
Kecepatan komponen
penyusun komputer harus diimbangi kecepatan dan manajemen busyang baik
Mikroprosesor
·
Melakukan pekerjaan
secara paralel
·
Program dijalankan
secara multitasking
·
Sistem bus tidak hanya lebar
tapi juga cepat
Interkoneksi komponen sistem komputer dalam
menjalankan fungsinya
·
Interkoneksi bus
·
Pertimbangan–pertimbangan
perancangan bus
Struktur Interkoneksi adalah
Kompulan lintasan atau saluran berbagai modul (CPU,Memori,I/O)
Struktur
interkoneksi bergantung pada
1.
Jenis data
2.
Karakteristik pertukaran
data
Jenis Data
Memori
:
Memori
umumnya terdiri atas N word memori dengan panjang yang sama. Masing–masing word
diberi alamat numerik yang unik (0, 1, 2, …N-1). Word dapat dibaca
maupun ditulis pada memori dengan kontrol Read dan Write. Lokasi bagi operasi
dispesifikasikan oleh sebuah alamat.
Modul
I/O :
Operasi
modul I/O adalah pertukaran data dari dan ke dalam komputer. Berdasakan
pandangan internal, modul I/O dipandang sebagai sebuah memori dengan operasi
pembacaan dan penulisan. Seperti telah dijelaskan pada bab 6 bahwa modul I/O
dapat mengontrol lebih dari sebuah perangkat peripheral. Modul I/O juga dapat
mengirimkan sinyal interrupt.
CPU :
CPU
berfungsi sebagai pusat pengolahan dan eksekusi data berdasarkan
routine–routine program yang diberikan padanya. CPU mengendalikan seluruh
sistem komputer sehingga sebagai konsekuensinya memiliki koneksi ke seluruh
modul yang menjadi bagian sistem komputer.
Dari jenis pertukaran data yang diperlukan modul–modul
komputer, maka struktur interkoneksi harus mendukung perpindahan data.
·
Memori ke CPU : CPU melakukan
pembacaan data maupun instruksi dari memori.
·
CPU ke Memori : CPU melakukan
penyimpanan atau penulisan data ke memori.
·
I/O ke CPU : CPU membaca data
dari peripheral melalui modul I/O.
·
CPU ke I/O : CPU mengirimkan
data ke perangkat peripheral melalui modul I/O.
·
I/O ke Memori atau dari
Memori : digunakan pada sistem DMA
Sampai saat ini terjadi perkembangan struktur
interkoneksi, namun yang banyak digunakan saat ini adalah sistem bus.
Sistem bus
1.
Digunakan secara tunggal
2.
Digunakan secara jamak,
Hal ini Tergantung karakteristik sistemnya
Interkoneksi Bus – Struktur Bus
Sebuah bus biasanya terdiri atas beberapa saluran. Sebagai contoh bus data terdiri atas 8 saluran sehingga dalam satu waktu dapat mentransfer data 8 bit. Secara umum fungsi saluran busdikatagorikan dalam tiga bagian, yaitu :
Sebuah bus biasanya terdiri atas beberapa saluran. Sebagai contoh bus data terdiri atas 8 saluran sehingga dalam satu waktu dapat mentransfer data 8 bit. Secara umum fungsi saluran busdikatagorikan dalam tiga bagian, yaitu :
·
Saluran data
·
Saluran alamat
·
Saluran kontrol
Gambar 2. Pola
Interkoneksi
Saluran Data
Lintasan bagi perpindahan data antar modul. Secara
kolektif lintasan ini disebut bus data. Umumnya jumlah saluran
terkait dengan panjang word, misalnya 8, 16, 32 saluran.
Tujuan : agar mentransfer word dalam sekali waktu.
Jumlah saluran dalam bus data
dikatakan lebar bus, dengan satuan bit, misal lebar bus 16
bit
Saluran Alamat (Address Bus)
·
Digunakan untuk menspesifikasi
sumber dan tujuan data pada bus data.
·
Digunakan untuk mengirim alamat
word pada memori yang akan diakses CPU.
·
Digunakan untuk saluran alamat
perangkat modul komputer saat CPU mengakses suatu modul.
·
Semua peralatan yang terhubung
dengan sistem komputer, agar dapat diakses harus memiliki alamat.
Contoh : mengakses port I/O, maka port I/O harus
memiliki alamat hardware-nya
Saluran kontrol (Control Bus)
Digunakan untuk mengontrol bus data, bus alamat
dan seluruh modul yang ada.
Karena bus data dan bus alamat
digunakan oleh semua komponen maka diperlukan suatu mekanisme kerja yang
dikontrol melalui bus kontrol ini.
Sinyal – sinyal kontrol terdiri atas
·
Sinyal pewaktuan adalah Sinyal
pewaktuan menandakan validitas data dan alamat
·
Sinyal–sinyal perintah adalah
Sinyal perintah berfungsi membentuk suatu operasi
Prinsip Operasi Bus
1.
Meminta penggunaan bus.
2.
Apabila telah disetujui, modul
akan memindahkan data yang diinginkan ke modul yang dituju
Hierarki Multiple Bus
Bila terlalu banyak modul atau perangkat dihubungkan
pada bus maka akan terjadi penurunan kinerja
Faktor – faktor :
1.
Semakin besar delay propagasi
untuk mengkoordinasikan penggunaan bus.
2.
Antrian penggunaan bus semakin
panjang.
3.
Dimungkinkan habisnya kapasitas
transfer bus sehingga memperlambat data.
Gambar 3. Arsitektur
bus jamak tradisional
Arsitektur bus jamak
Prosesor, cache memori dan memori utama terletak pada
bus tersendiri pada level tertinggi karena modul – modul tersebut memiliki
karakteristik pertukaran data yang tinggi.
Pada arsitektur berkinerja tinggi, modul – modul I/O
diklasifikasikan menjadi dua,
·
Memerlukan transfer data
berkecepatan tinggi
·
Memerlukan transfer data
berkecepatan rendah.
Modul dengan transfer data berkecepatan tinggi
disambungkan dengan bus berkecepatan tinggi pula,
Modul yang tidak memerlukan transfer data cepat
disambungkan pada bus ekspansi
Gambar 4. Arsitektur
bus jamak kinerja tinggi
Keuntungan hierarki bus jamak kinerja tinggi
1.
Bus berkecepatan tinggi lebih
terintegrasi dengan prosesor.
2.
Perubahan pada arsitektur
prosesor tidak begitu mempengaruhi kinerja bus
BAB 8
SISTEM BUS
BUS
adalah suatu lintasn komunikasi yang menghubungkan dua atau lebih perangkat.
Kunci suatu BUS adalah merupakan suatu medium transmisi bersama.BUS disusun
secara hierarkis, karena setiap BUS yang memiliki kecepatan rendah akan
dihubungkan dengan bus yang memiliki kecepatan tinggi.
Struktur Interkoneksi adalah Kompulan lintasan atau saluran berbagai modul (CPU,Memori,I/O)
Struktur interkoneksi bergantung pada
1. Jenis Data
Memori :
Memori umumnya terdiri atas N word memori dengan panjang yang sama.
Masing–masing word diberi alamat numerik yang unik (0, 1, 2, …N-1). Word dapat
dibaca maupun ditulis pada memori dengan kontrol Read dan Write.
Lokasi bagi operasi dispesifikasikan oleh sebuah alamat.
Modul I/O :
Operasi modul I/O adalah pertukaran data dari dan ke dalam komputer.
Berdasakan pandangan internal, modul I/O dipandang sebagai sebuah memori dengan
operasi pembacaan dan penulisan. Seperti telah dijelaskan pada bab 6 bahwa
modul I/O dapat mengontrol lebih dari sebuah perangkat peripheral. Modul I/O
juga dapat mengirimkan sinyal interrupt
2. Saluran Data
Lintasan bagi perpindahan data antar modul. Secara kolektif lintasan ini
disebut bus data. Umumnya jumlah saluran terkait dengan panjang
word, misalnya 8, 16, 32 saluran.
Tujuan : agar mentransfer word dalam sekali waktu.
Jumlah saluran dalam bus data dikatakan lebar bus,
dengan satuan bit, misal lebar bus 16 bit
3. Saluran Alamat
(Address Bus)
- Digunakan
untuk menspesifikasi sumber dan tujuan data pada bus data.
- Digunakan
untuk mengirim alamat word pada memori yang akan diakses CPU.
- Digunakan
untuk saluran alamat perangkat modul komputer saat CPU mengakses suatu
modul.
- Semua
peralatan yang terhubung dengan sistem komputer, agar dapat diakses harus
memiliki alamat.
Contoh : mengakses port I/O, maka port I/O harus memiliki alamat hardware-nya
4. Saluran
kontrol (Control Bus)
Digunakan untuk mengontrol bus data, bus alamat
dan seluruh modul yang ada. Karena bus data dan bus alamat
digunakan oleh semua komponen maka diperlukan suatu mekanisme kerja yang
dikontrol melalui bus kontrol ini. Sinyal – sinyal kontrol
terdiri atas
- Sinyal pewaktuan
adalah Sinyal pewaktuan menandakan validitas data dan alamat
- Sinyal–sinyal
perintah adalah Sinyal perintah berfungsi membentuk suatu operasi
BAB 9
SISTEM MEMORI
Memori merupakan bagian dari komputer yang berfungsi sebagai tempat
penyimpanan informasi yang harus diatur dan di jaga sebaik-baiknya. Memori
biasanya disebut juga dengan istilah : computer storage, computer memory atau
memori, merupakan piranti komputer yang digunakan sebagai media penyimpanan
data dan informasi saat menggunakan komputer. Memori merupakan bagian yang
penting dalam komputer modern dan letaknya di dalam CPU.
Tujuan dari manajemen ini adalah untuk:
1. Meningkatkan utilitas CPU
2. Data dan instruksi dapat diakses dengan cepat
oleh CPU
3. Transfer dari/ke memori utama ke/dari CPU
dapat lebih efisien
4. Efisiensi dalam pemakaian memori yang
terbatas
BAB 10
Flip Flop
Flip Flop adalah
merupakan rangkaian digital yang memiliki dua keadaan stabil dan dapat menyimpan
informasi sebesar 1 bit data biner yang dinyatakan dalam sistem biner yaitu 0 atau
1. Flip-flop disebut juga sebagai latch karena flip-flop jika
diberi suatu informasi atau sinyal maka informasi atau sinyal tersebut akan
terkunci didalamnya. Flip Flop juga termasuk keluarga multivibrator bistabil,
yaitu rangkaian elektronik yang memiliki dua keadaan stabil dan pada
keluarannya dihubungkan kembali pada salah satu masukannya sebagai umpan
balik.
Prinsip
Prinsip Kerja Flip Flop :
- Jika
clock bernilai rendah (0) maka flip-flop J-K master akan tidak aktif,
tetapi karena input clock flip-flop J-K slave merupakan komplemen dari
clock flip-flop master maka flip-flop slave menjadi aktif, dan outputnya
mengikuti output flip-flop J-K master.
- Jika
clock bernilai tinggi (1), flip-flop master aktif sehinga outputnya
tergantung pada input J dan K, pada sisi lain flip-flop slave menjadi
tidak aktif karena clock pemicunya bernilai rendah (0).
- Pada
saat sinyal detak berada pada tingkat tinggi, master-nya yang aktif dan
slave-nya tidak aktif.
- Pada
saat sinyal detak berada pada tingkat rendah, master-nya yang tidak aktif
dan slave-nya yang aktif.
- Jika
input J diberikan bersama-sama dengan tepi naik pulsa pemicu, flip-flop
master akan bekerja terlebih dahulu memantapkan inputnya selama munculnya
tepi naik sampai clock bernilai rendah (0).
- Setelah
clock bernilai rendah (0),flip-flop master akan tidak aktif dan flip-flop
slave bekerja menstransfer keadaan output flip-flopmaster keoutput
flip-flop slave yang merupakan output flip-flop secarakeseluruhan.
Macam
Macam Flip Flop :
- Flip Flop RS
- Flip Flop JK
- Flip Flop D
- Flip Flop T
- Flip Flop CRS
BAB 11
REGISTER
Register prosesor dalam arsitektur
komputer,
adalah sejumlah kecil memori komputer yang bekerja dengan kecepatan sangat tinggi yang
digunakan untuk melakukan eksekusi terhadap program-program komputer dengan menyediakan akses yang cepat terhadap
nilai-nilai yang umum digunakan. Umumnya nilai-nilai yang umum digunakan adalah nilai
yang sedang dieksekusi dalam waktu tertentu.
Register prosesor
berdiri pada tingkat tertinggi dalam hierarki memori: ini berarti bahwa
kecepatannya adalah yang paling cepat; kapasitasnya adalah paling kecil; dan
harga tiap bitnya adalah paling tinggi. Register juga digunakan sebagai cara
yang paling cepat dalam sistem komputer untuk melakukan manipulasi data. Register umumnya diukur dengan satuan bit yang dapat ditampung olehnya, seperti "register
8-bit", "register 16-bit", "register 32-bit", atau
"register 64-bit" dan lain-lain.
BAB 12
PERALATAN PENYIMPANAN DATA
Media Penyimpanan Data adalah
alat penyimpan data yang berfungsi sebagai alat / media untuk menyimpan data
dan program dimana data / program yang disimpan tersebut bisa dibaca dan dibuka
kembali untuk diproses kembali di komputer atau laptop.
3 kategori media penyimpanan
data saja yaitu
sebagai berikut :
- Media
Penyimpanan Magnetik (Magnetik Storage Media)
- Media
Penyimpanan Optical (Optical Disk)
- Media
Penyimpanan Awan (Cloud Storage)
Berikut
penjelasan dari tiap - tiap kategori dan macam - macam media penyimpanan data :
1. Media Penyimpanan Magnetik (Magnetik Storage Media)
1. Media penyimpanan Magnetik (Magnetik Storage
Media)
·
Floppy
Disk (Disket)
·
Harddisk :.
·
Harddisk
Eksternal :
·
Flashdisk
·
MMC
(Memory Card)
·
ZipDrive
2.
Media
penyimpanan Optical (Optical Disk)
·
CD :
·
CD-ROM :
·
CD-R :
·
CD-RW .
·
DVD
3.
Media
Penyimpanan Awan (Cloud Storage)
Cloud Storage atau komputasi awan adalah suatu media penyimpanan data yang
dapat diakses dimana saja, dan kapan saja oleh para penggunanya melalui perantara jaringan yang terintegrasi dan tersinkronisasi
melalui internet. dan Tentu saja filenya berada dikomputer dimana anda membuat akun
cloud storage.
BAB 13
UNIT MASUKAN DAN KELUARAN (I/O) DEVICE
1.
Pengertian
·
Perangkat input mungkin lambat dan harus
memiliki cara untuk memberitahu komputer apabila siap memberikan data.
·
Perangkat output harus memiliki cara untuk
menolak data berikutnya apabila belum siap.
2.
Modul I/O
·
Adalah interface atau central switch untuk
mengendalikan satu atau lebih peripheral atau perangkat input output.
·
Konektor mekanis berisi fungsi logik untuk
komunikasi antara bus dan peripheral..
3.
Komunikasi Modul I/Oi/O dengan CPU dan
peripheral
4.
Mode Interupsi I/O
Interupsi adalah mekanisme penghentian atau pengalihan pengolahan
instruksi dalam CPU kepada routine interupsi. Hampir semua modul memori dan
(I/O) memilliki mekanisme yang dapat menginterupsi kerja CPU. Tujuan interupsi
secara umum untuk manajemen pengeksekusian routine instruksi agar efektif dan
efisien antar CPU dan modul-modul I/O maupun memori. Setiap komponen komputer
dapat menjalankan tugasnya secara bbersamaan, tetapi kendali terletak pada CPU
disamping itu kecepatan eksekusi masing-masing modul berbeda sehingga dengan
adanya fungsi interupsi ini dapat sebagai sinkronisasi kerja antar modul.
Dengan adanya mekanisme interupsi, prosesor dapat digunakan untuk
mengeksekusi instruksi-instruksi lain. Saat suatu modul telah selasai
mmenjalankan tugasnya dan sudah siap menerima tugas berikutnya maka modul ini
akan mengirimkan permintaan interupsi ke prosesor. Kemudian prosesor akan
menghentikan eksekusi yang dijalankannya untuk menghendel routine interupsi. Setelah
program interupsi selesai maka prosesor akan melanjutkan interupsi programnya
kembali. Saat sinyal interupsi diterima prosesor ada dua kemungkinan tinddakan,
yaitu interupsi diterima/ditangguhkan dan interupsi ditolak. Apabila interupsi
diterima/ditangguhkan , prosesor akan melakukan hal-hal di bawah ini :
1.
Prosesor menangguhkan eksekusi program yang
dijalankan dan menyimpan konteksnya. Tindakan ini adalah menyimpan alamat
instruksi berikutnya yang akan dieksekusi dan data lain yang relevan.
2.
Prosesor menyetel program counter (PC) ke alamt
awal routine interrupt handler.
BAB 14
Prosesor DLX
“Computer Architecture A Quantitative Approach”
pada tahun 1996. Prosesor DLX pada dasarnya adalah versi sederhana dari
arsitektur MIPS dan sangat mirip dengan itu, dengan 32-bit sederhana load
arsitektur. Arsitektur dan instruksinya tidak terlalu rumit tapi sudah mewakili
komputer modern yang lengkap. Prosesor DLX adalah prosesor yang bertipe-RISC
(Reduce Instruction Set Computer) yang
memiliki 32 buah register dengan masing-masing panjangnya 32-bit. Dua buah
register mempunyai fungsi khusus, yaitu rregister 0 selalubernilai nol.
Register ini digunakan sebagai operand sumber jika memerlukan nilai nol. DLX
juga memiliki program counter dengan panjang 32 bit.
A.
Kegunaan Prosesor DLX
Prosesor DLX merupakan salah satu prosesor
modern yang digunakan untuk pembelajaran di perguruan tinggi. Prosesor ini juga
disebut Delux dan memberikan gambaran yang lebih menyeluruh tentang suatu
prosesor modern. Bagian penting yang dipelajari prosesor ini adalah jalur data,
instruksi, dan bagian kendali.
B.
Arsitektur Prosesor DLX
Prosesor DLX mengunakan arsitektur ambil-simpan
(load-store) dengan lima tahap pepiline (seperti desain MIPS) untuk
menyelesaikan suatu instruksi. Kelima tahap tersebut adalah :Instruction Fetch
(IF), Instruction Decode (ID), Execute (EX), Memory Acces (MEM), dan Write Back
(WB). Manfaat dari rancangan ini adalah ketika proses fetch instruksi dari
memori akan lebih mudah. Pengambilannya pun dilakukan dengan membaca 4-byte
data dalam memori.
Lima komponen utama prosesor DLX masing-masing
memiliki fungsi yang berbeda yaitu :
1.
Program Counter : register yang berfungsi
menampung nilai yang digunakan untuk menunjuk alamat instruksi yang akan
dieksekusi. Register ini merupakan offset dari alamat dasar instruksi sekaligus
data.
2.
Memori : terdiri dari dua bagian yaitu memori
untuk instruksi yang berisi kumpulan seluruh instruksi dan memori untuk data
yang berfungsi utuk menyimpan data.
3.
Register : kumpulan data 32 bit tempat
menyimpan file sementara.
4.
ALU : tempat dlakukannya aritmatika dan logic.
5.
Control Unit : unit kendali terdiri dari dua
bagian yaitu yaitu register instruksi (register tempat menyimpan sementara
instruksi) dan pengendali (bagian yang menerjemahkan instruksi dan mengeluarkan
set kendali pada seluruh register untuk menjalankan suatu instruksi.
BAB
I
Arsitekture & Organisasi
Komputer sebagai sebuah sistem yang berhirarki Komputer
dapat dianggap sebagai struktur sejumlah komponen berserta fungsinya yang
dijelaskan sebagai fungsi kolektif struktur dan fungsi internalnya.
Arsitekture
& Organisasi
Arsitekture
komputer berkaitan
dengan atribute-atribute yang nampak bagi programmer Set Instruksi, jumlah bit
yang digunakan untuk penyajian data,
mekanisme I/O, teknik pengalamantan (addressing techniques).
Contoh: apakah tersedia instruksi untuk perkalian.
Organisasi komputer berkaitan dengan unit-unit operasional dan interkoneksinya yang merealisasikan spesifikasi arsitektural
Control signals, interfaces, memory technology.
Contoh: Apakah instruksi perkalian diimplementasikan secara hardware, ataukah dikerjakan dengan penambahan secara berulang?
Contoh: apakah tersedia instruksi untuk perkalian.
Organisasi komputer berkaitan dengan unit-unit operasional dan interkoneksinya yang merealisasikan spesifikasi arsitektural
Control signals, interfaces, memory technology.
Contoh: Apakah instruksi perkalian diimplementasikan secara hardware, ataukah dikerjakan dengan penambahan secara berulang?
Arsitektur sama,
organisasi dapat berbeda Arsitektur bertahan lama, organisasi menyesuaikan
perkembangan teknologi Semua Intel famili x86 memiliki arsitektur dasar yang
sama Famili IBM System/370 memiliki arsitektur dasar yang sama Memberikan compatibilitas
instruksi level mesin At least backwards Organisasi antar versi memiliki
perbedaan
Strukture & Fungsi
Strukture adalah bagaimana masing-masing
komponen saling berhubungan satu sama lain
Fungsi merupakan operasi dari masing-masing
komponen sebagai bagian dari struktur
FUNGSI
Semua komputer memiliki 4 fungsi:
Pengolahan data - Data processing
Penyimpanan data - Data storage
Pemindahan data - Data movement
Kendali – Control
BAB II
Sejarah Perkembangan komputer
Sejarah Perkembangan komputer Pra
Generasi
Masa pra generasi pertama pada awalnya
memfokuskan pada pembuatan alat-alat yang memudahkan perhitungan sederhana saja
tetapi ketika Chasles Babbage menciptakan analytical egine perkembangan
komputer mulai berubah kearah bagaimana mesin mampu menginput dan output.
Sejarah Komputer Transisi
Gagasan
tentang sejarah komputer adalah munculnya sebagai alat hitung alat hitung
pertama kali pada tahun 1822 yang ditemukan oleh ahli matematika dari inggeris yaitu
Charles Babbage yang dinamai difference engine dan berkembang menjadi
analytical engine Universitas Harvad mulai merancang pembuatan komputer yang
mamapu melakaukan oprsai aritmatika dan logika secara otomatis dan dengan
bantuan perusahaan IBM pada tahun 1944 komputer tersebut terselesaikan secara
elektronic, yang diberi nama “Harvad Mark I AutomaticSquence-Controled
Calculator (ASCC).
Sejarah Perkembangan komputer Masa
generasi
Sistem operasi telah berevolusi sejak
komputer di ciptakan.Sistem operasi dan arsitek komputer saling
mepengaruhi.Untuk memfasilitasi penggunaan perangkat komputer secara benar dan
efisien.setelah sistem operasi di dirancang
dan digunakan,maka dengan jelas bahwa rancangan perangkat keras dapat
menyederhanakan perancangan dan pembuatan sistem operasi yang tercanggih.
berikut perkembang genersi ke generasi
:
Generasi
Pertama (1945-1955)
Generasi ini merupakan awal
perkembangan sistem komputasi elektronik,mengganti gagasan –gagasan mesin
komputasi mekanis.untuk menutupi keterbatasannya manusia manusia membutuhkan
komputasi.
Generasi
Kedua (1955-1965)
Komputer generasi kedua
ini merupakan bacth processing system.
Semua
tugas dikumpulkan dalam satu rangkaian
kemudian diskusi satu- persatu pada saat itu tugas masih merupakan
program-program yang harus dikerjakan oleh komputer yang dituliskan di-tape.
Generasi
Ketiga (1965-1980)
Perkembangan
pun berlanjut,sistem operasi dikembagkan untuk melayani pemakai interaktif
sekaligus.pada saat itu mereka menggunakan komputer berkomunikasi dengan cara
online.
Generasi
Keempat (1980-199x)
Pada
generasi keempat ini,sistem operasi tidak hanya fokus untuksatu mode
pengelolahan tapi tetapi untuk banyak metode pengolahan.seperti mendukung bacth
processing,timesharing,networking,dan(soft) realtime applicasions
sekaligus.hanya hard real-time applications yang sulit digunakan karena
beresiko tinggi.di generasi keempat ini komputer sudah jauh melangkah dengan
seiring berjalannya zaman dan pada waktu itu komputer sudah mulai menggunakan
jaringan tcp/ip yang banyak digunakan dikalangan meliter,peneliti,dan perguruan
tinggi.
BAB III
Oprating system
Berikut sejarah perkembangan sistem
oprasi
•1954 : SistemOperasipertamakali DigunakanuntukkomputerIBM 701 diGeneral Motor Research Laboratories
•1954 : SistemOperasipertamakali DigunakanuntukkomputerIBM 701 diGeneral Motor Research Laboratories
•1960 : SistemOperasiuntukkomputermini
pertamakali
•1969 : UNIX,KenThompson,
diterapkanpadakomputerPDP-7, Bell Laboratories
•1970 : CP/M (Control Program /
Microprocessor),GarryKildal,DigitalResearch
•1980 : MS-DOS (Microsoft-Disk
Operating System),WilliamBill Gates, Microsoft Corporation
•1985 : Microsoft Windows Pertama
•1987 : IBM Operating System/2
•1988 : Windows/386
•1990 : Windows 3.0
•1993 : Mosaic, Browser Internet
Pertama
•1995 : Windows 95
•1997 : Windows 98
Aplication
berikut perkembangan aplikasi sebelum generasi pertama :
berikut perkembangan aplikasi sebelum generasi pertama :
300 sm: penggunaanoborsebagaisignal
untukmengirimkanberitayang digunakanolehbangsayunani
1842 : AdaAugusta,
penulisperangkatlunakpertamakali yang digunakanpadaBabbage’s Analytical Engine.
1933 : Wallace J. Eckert
menggabungkanbeberapamesinakuntansikartuplongIBM yang berbeda.
1945 : Kutuyang pertama
Perkembangan
di genersi pertama Menghubungkanbeberapasirkuitdidalamkomputerataudenganmembuatprogram
dalambahasamesinyang disimpandimemorikomputersecarapermanen.
Biasanyaunikuntuksuatuaplikasi dan terus berkembang
Berikut perkembangan nya :
Berikut perkembangan nya :
•1976 : Electrical Pencil, Michael Shrayer, pengolahkata,
California
•1979 : Word Star,JohnBarnaby,pengolahkata
•1979 : Apple Writer,PaulLutus, pengolahkata
•1979 : VisicalC(VisualCalculator), Robert Frankston, DEC
(Digital Equipment Corporation)
•1981 : DBASE-II, Wayne Ratliff, ahliteknikNASA
•1982 : LOTUS 1-2-3, gabunganprogram
spreadsheet,grafikdankemampuanuntukmendapatkaninformasi,
MitchelKapoor,YaleUniv.
Programing Language
Berikut perkembangan
bahasa program
•1957 : FORTRAN (Formula Translator),
John Bakus,IBM
•1958 : LISP (List
Programing),JohnMcCarty
•1958 : ALGOL (AlgoritmicLanguage)
•1959 : COBOL (Common Business
Oriented Language), Dr. Grace Hooper
•1960 : LOGO, MIT
•1961 : GPSS (General Purpose System
Simulator)
•1961 : RPG (Report Program
Generator),IBM
•1962 : APL (A Programming Language),
Kenneth Iverson,IBM
•1964 : BASIC (Beginner’s All-purpose
Symbolic Instruction Code), John G. Kemeny& Thomas E. Kurtz
•1966 : PL/1 (Programming Language
version 1)IBM, gabunganFORTRAN danCOBOL
•1968 : PILOT (Programmed Inquiry,
Learning, or Teaching), John A. Starkweather
BAB IV
sistem
komputer
Pengertian Sistem
Sistem berasal dari bahasa Latin (systema) dan bahasa
Yunani (sustema) adalah suatu kesatuan yang terdiri komponen atau eleven yang dihubungkan
bersama untuk memudahkan aliran informasi, materi atau energi. Sistem juga
merupakan kesatuan bagian-bagian yang saling berhubungan yang berada dalam
suatu wilayah serta memiliki item-item penggerak.
Pengertian Komputer
Komputer adalah alat yang dipakai untuk mengolah data
menurut prosedur yang telah dirumuskan. Kata komputer semula dipergunakan untuk
menggambarkan orang yang perkerjaannya melakukan perhitungan aritmatika, dengan
atau tanpa alat bantu, tetapi arti kata ini kemudian dipindahkan kepada mesin
itu sendiri.
Pengertian Sistem
Komputer
Sistem Komputer adalah elemen-elemen yang terkait
untuk menjalankan suatu aktifitas dengan menggunakan komputer. Elemen dari
sistem komputer terdiri dari manusianya (brainware), perangkat unak (software),
set instruksi (instruction set), dan perangkat keras hardware).
Dengan demikian komponen tersebut merupakan elemen
yang terlibat dalam suatu sistem komputer. Tentu saja hardware tidak berarti
apa-apa jika tidak ada salah satu dari dua lainnya (software dan brainware).
Contoh sederhananya, siapa yang akan menghidupkan komputer jika tidak ada
manusia. Atau akan menjalankan perintah apa komputer tersebut jika tidak
ada softwarenya. Arsitektur Von Neumann menggambarkan komputer dengan empat
bagian utama: Unit Aritmatika dan Logis (ALU), unit kontrol, memori, dan alat
masukan dan hasil (secara kolektif dinamakan I/O). Bagian ini dihubungkan oleh
berkas kawat, "bus".
Komponen-komponen
Komputer
Komponen – komponen dalam sistem komputer terbagi 3,
yang tidak bisa terpisahkan yaitu :
1.
Hardware ( Perangkat Keras )
a. Processing Device
b. Input Device
c. Output Device
d. Storage Device
a. Operating System
b. Application Program
c. Language Program
3.
Brainware ( Orang Yang MengoperasikanKomputer )
1.
Hardware ( Perangkat Keras )
Perangkat yang dapat kita lihat dan dapat kita sentuh
secara fisik, seperti perangkat perangkat masukan, perangkat pemroses, maupun
perangkat keluaran. Peralatan ini umumnya cukup canggih. Dia dapat bekerja
berdasarkan perintah yang ada padanya, yang disebut juga dengan instruction set
tadi. Dengan adanya perintah yang dimengerti oleh mesin tersebut, maka perintah
tersebut melakukan berbagai aktifitas kepada mesin yang dimengerti oleh mesin
tersebut sehingga mesin bisa bekerja berdasarkan susunan perintah yang
didapatkan olehnya.
Processing Device
(CPU)
CPU ( Central Processing Unit ) berperanan untuk
memproses arahan, melaksanakan pengiraan dan menguruskan laluan informasi
menerusi system komputer. Unit atau peranti pemprosesan juga akan
berkomunikasidengan peranti input , output dan storan bagi melaksanakan
arahan-arahan berkaitan.
Input Device
Input Device adalah perangkat keras komputer yang
berfungsi sebagai alat untuk memasukan data atau perintah ke dalam komputer.
Alat-alatnya adalah :
1. Keyboard
2. Pointing Device
3. Mouse
4. Touch screen
5. Digitizer Grapich Tablet
6. Scanner
7. Microphone
Output Device
Output Device adalah perangkat keras komputer yang
erfungsi untuk menampilkan keluaran sebagai hasil pengolahan data. Keluaran
dapat berupa hard-copy (ke ertas), soft-copy (ke monitor), ataupun berupa
suara. latnya antara lain adalah :
1. Monitor
2. Printer
3. Speaker
Storage Device
Register CPU berukuran kecil sehingga tidak dapat
enyimpan semua informasi, maka CPU harus dilengkapi dengan alat penyimpan
berkapasitas lebih besar yaitu memori utama. Terbagi menjadi dua yaitu :
1.
Internal Storage
Adalah media penyimpanan yang terdapat didalam komputer yaitu :
RAM ( Random Access Memory ) Untuk menyimpan program yang kita olah untuk sementara waktu. Dapat diakses secara acak ( dapat diisi/ditulis, diambil, atau dihapus isinya ). Struktur RAM terbagi menjadi empat bagian utama, yaitu:
Input Storage Digunakan untuk menampung input yang dimasukkan melalui alat input.
Adalah media penyimpanan yang terdapat didalam komputer yaitu :
RAM ( Random Access Memory ) Untuk menyimpan program yang kita olah untuk sementara waktu. Dapat diakses secara acak ( dapat diisi/ditulis, diambil, atau dihapus isinya ). Struktur RAM terbagi menjadi empat bagian utama, yaitu:
Input Storage Digunakan untuk menampung input yang dimasukkan melalui alat input.
Program Storage Digunakan untuk menyimpan semua
instruksi-instruksi program yang akan diakses.
Working Storage Digunakan untuk menyimpan data yang akan diolah dan hasil pengolahan.
Output Storge Digunakan untuk menampung hasil akhir dari pengolahan data yang akan ditampilkan ke alat output.
ROM ( Read Only Memori )
Memori yang hanya bisa dibaca dan berguna sebagai penyedia informasi pada saat komputer pertama kali dinyalakan. Hanya dapat dibaca, tidak bisa mengisi sesuatu ke dalam ROM, sudah diisi oleh pabrik pembuatnya. Berupa sistem operasi yg terdiri dari program pokok, seperti program untuk mengatur penampilan karakter di layar, pengisian tombol kunci papan ketik untuk keperluan kontrol tertentu, dan bootstrap program. Program bootstrap diperlukan pada saat pertama kali sistem komputer diaktifkan (booting), yang dapat berupa cold booting atau warm booting. Dimungkinkan untuk merubah isi ROM, dengan cara memprogram kembali, yaitu :
PROM (Programmable Read Only Memory), yang hanya dapat diprogram satu kali.
EPROM (Erasable Programmable Read Only Memory), dapat dihapus dgn sinar ultraviolet, dapat diprogram kembali berulang-ulang.
Working Storage Digunakan untuk menyimpan data yang akan diolah dan hasil pengolahan.
Output Storge Digunakan untuk menampung hasil akhir dari pengolahan data yang akan ditampilkan ke alat output.
ROM ( Read Only Memori )
Memori yang hanya bisa dibaca dan berguna sebagai penyedia informasi pada saat komputer pertama kali dinyalakan. Hanya dapat dibaca, tidak bisa mengisi sesuatu ke dalam ROM, sudah diisi oleh pabrik pembuatnya. Berupa sistem operasi yg terdiri dari program pokok, seperti program untuk mengatur penampilan karakter di layar, pengisian tombol kunci papan ketik untuk keperluan kontrol tertentu, dan bootstrap program. Program bootstrap diperlukan pada saat pertama kali sistem komputer diaktifkan (booting), yang dapat berupa cold booting atau warm booting. Dimungkinkan untuk merubah isi ROM, dengan cara memprogram kembali, yaitu :
PROM (Programmable Read Only Memory), yang hanya dapat diprogram satu kali.
EPROM (Erasable Programmable Read Only Memory), dapat dihapus dgn sinar ultraviolet, dapat diprogram kembali berulang-ulang.
2.
EEPROM (Electrically Erasable
Programmable Read Only Memory), dapat dihapus secara elektronik dan dapat
diprogram kembali.
2. External Storage
Perangkat keras untuk melakukan operasi penulisan, pembacaan & penyimpanan data, di luar komponen utama, yaitu :
a. Floppy Disk
b. Hard Disk
c. CD Room
d. DVD
2. Software ( Perangkat Lunak )
Rangkaian prosedur dan dokumentasi program yang berfungsi menyelesaikan masalah yang dikehendaki. Merupakan data elektronik yang disimpan sedemikian rupa oleh komputer itu sendiri, data yang disimpan ini dapat berupa program atau instruksi yang akan dijalankan oleh perintah, maupun catatan-catatan yang diperlukan oleh komputer untuk menjalankan perintah yang dijalankannya.
Operating System
Sistem operasi atau operating system ialah Program dasar pada komputer yang menghubungkan pengguna dengan hardware komputerPerangkat lunak yang dihubungkan dengan pelaksanaan program dan koordinasi dari aktivitas sistem komputer. Ada beberapa macam system operasi diantaranya adalah :
1. Linux
2. Windows
3. Mac OS
Tugas sistem operasi termasuk (tetapi tidak hanya) mengurus penjalanan program di atasnya, koordinasi Input, Output, pemrosesan, memori, serta penginstalan dan
pembuangan software. Sistem operasi, menentukan program yang mana dijalankan, kapan, dan alat yang mana (seperti memori atau I/O) yang mereka gunakan. Sistem operasi juga memberikan servis kepada program lain, seperti kode (driver) yang membolehkan programer untuk menulis program untuk suatu mesin tanpa perlu mengetahui detail dari semua alat elektronik yang terhubung.
2. External Storage
Perangkat keras untuk melakukan operasi penulisan, pembacaan & penyimpanan data, di luar komponen utama, yaitu :
a. Floppy Disk
b. Hard Disk
c. CD Room
d. DVD
2. Software ( Perangkat Lunak )
Rangkaian prosedur dan dokumentasi program yang berfungsi menyelesaikan masalah yang dikehendaki. Merupakan data elektronik yang disimpan sedemikian rupa oleh komputer itu sendiri, data yang disimpan ini dapat berupa program atau instruksi yang akan dijalankan oleh perintah, maupun catatan-catatan yang diperlukan oleh komputer untuk menjalankan perintah yang dijalankannya.
Operating System
Sistem operasi atau operating system ialah Program dasar pada komputer yang menghubungkan pengguna dengan hardware komputerPerangkat lunak yang dihubungkan dengan pelaksanaan program dan koordinasi dari aktivitas sistem komputer. Ada beberapa macam system operasi diantaranya adalah :
1. Linux
2. Windows
3. Mac OS
Tugas sistem operasi termasuk (tetapi tidak hanya) mengurus penjalanan program di atasnya, koordinasi Input, Output, pemrosesan, memori, serta penginstalan dan
pembuangan software. Sistem operasi, menentukan program yang mana dijalankan, kapan, dan alat yang mana (seperti memori atau I/O) yang mereka gunakan. Sistem operasi juga memberikan servis kepada program lain, seperti kode (driver) yang membolehkan programer untuk menulis program untuk suatu mesin tanpa perlu mengetahui detail dari semua alat elektronik yang terhubung.
Application Program
Yaitu program komputer yang siap digunakan atau disebut juga program siap pakai. Program paket digunakan untuk aplikasi bisnis secara umum, aplikasi khusus dibidang
industri, aplikasi untuk meningkatkan produktifitas organisasi atau perusahaan dan aplikasi untuk produktifitas perorangan.Contoh :
1. Microsoft Word
2. Microsoft Excel
3. CorelDraw X4
4. Dll
Language Program
Language Program atau bahasa pemrograman adalah bahasa yang digunakan oleh manusia untuk berkomunikasi dengan komputer, karena komputer memiliki bahasa sendiri maka komputer tidak akan merespon selain menggunakan
bahasa Pemrograman, seperti :Bahasa komputer yang digunakan untuk menulis instruksi-instruksi program untuk melakukan suatu pekerjaan yang dilakukan oleh programer, seperti :
1. Visual basic
2. Turbo pascal
3. Delphi
3. Brainware
Brainware adalah orang yang mengoperasikan sebuah komputer, karena jika tidak ada orang yang mengoperasikan maka tidak akan dapat digunakan.
Yaitu program komputer yang siap digunakan atau disebut juga program siap pakai. Program paket digunakan untuk aplikasi bisnis secara umum, aplikasi khusus dibidang
industri, aplikasi untuk meningkatkan produktifitas organisasi atau perusahaan dan aplikasi untuk produktifitas perorangan.Contoh :
1. Microsoft Word
2. Microsoft Excel
3. CorelDraw X4
4. Dll
Language Program
Language Program atau bahasa pemrograman adalah bahasa yang digunakan oleh manusia untuk berkomunikasi dengan komputer, karena komputer memiliki bahasa sendiri maka komputer tidak akan merespon selain menggunakan
bahasa Pemrograman, seperti :Bahasa komputer yang digunakan untuk menulis instruksi-instruksi program untuk melakukan suatu pekerjaan yang dilakukan oleh programer, seperti :
1. Visual basic
2. Turbo pascal
3. Delphi
3. Brainware
Brainware adalah orang yang mengoperasikan sebuah komputer, karena jika tidak ada orang yang mengoperasikan maka tidak akan dapat digunakan.
BAB V
CPU
Secara umum CPU mempunyai 3
komponen utama, yaitu:
1. Aritmatic & Logical Unit (ALU)
Tugas utama dari ALU adalah melakukan perhitungan yang bersifat aritmatik serta melakukan keputusan dari operasi logka dan manipulasi bit sesuai dengan instruksi program.
2. Control Unit
Control unit berfungsi sebagai pengatur dan pengendali semua peralatan yang ada pada sistem komputer serta mengatur kapan alat input menerima data dan kapan alat output menampilkannya di monitor.
3. Main Memory (Main Storage)
Main memori merupakan tempat atau media yang digunakan untuk menyimpan data yang akan atau yang sedang diolah oleh sistem komputer. Main memory dapat dibagi atas dua bagian, yaitu:
a. ROM (Read Only Memory)
ROM merupakan memory permanen yang terdapat pada sistem komputer yang sudah disusun dan dibuat oleh pabrik, biasanya tidak untuk diubah oleh pengguna komputer. ROM terdiri dari program pokok untuk dikonfigurasi sistem komputer seperti BIOS, BASIC dan BootStrap Loader. Sekarang ini ROM yang dipakai untuk BIOS menggunakan teknologi CMOS(Complementary Mental Oxide Semiconductor), yang dapat mengubah konfigurasi BIOS bila perlu sehingga pemakai komputer dapat mengubah sistem BIOS. ROM tetap berada di dalam komputer pada saat apapun. Sinyal di dalam ROM ini yang mengatur segala tugas CPU saat komputer mulai diaktifkan.
1. Aritmatic & Logical Unit (ALU)
Tugas utama dari ALU adalah melakukan perhitungan yang bersifat aritmatik serta melakukan keputusan dari operasi logka dan manipulasi bit sesuai dengan instruksi program.
2. Control Unit
Control unit berfungsi sebagai pengatur dan pengendali semua peralatan yang ada pada sistem komputer serta mengatur kapan alat input menerima data dan kapan alat output menampilkannya di monitor.
3. Main Memory (Main Storage)
Main memori merupakan tempat atau media yang digunakan untuk menyimpan data yang akan atau yang sedang diolah oleh sistem komputer. Main memory dapat dibagi atas dua bagian, yaitu:
a. ROM (Read Only Memory)
ROM merupakan memory permanen yang terdapat pada sistem komputer yang sudah disusun dan dibuat oleh pabrik, biasanya tidak untuk diubah oleh pengguna komputer. ROM terdiri dari program pokok untuk dikonfigurasi sistem komputer seperti BIOS, BASIC dan BootStrap Loader. Sekarang ini ROM yang dipakai untuk BIOS menggunakan teknologi CMOS(Complementary Mental Oxide Semiconductor), yang dapat mengubah konfigurasi BIOS bila perlu sehingga pemakai komputer dapat mengubah sistem BIOS. ROM tetap berada di dalam komputer pada saat apapun. Sinyal di dalam ROM ini yang mengatur segala tugas CPU saat komputer mulai diaktifkan.
b. RAM (Random Access Memory)
Semua data yang dimasukkan melalui alat input pada setiap aplikasi akan dimasukkan terlebih dahulu ke dalam main memory ini, yaitu dalam RAM. Data-data yang terdapat dalam RAM ini hanya bersifat sementara. Apabila komputer dimatikan maka data tersebut akan hilang.
Urutan kerja komputer :
a. Input,
merupakan media yang digunakan untuk memasukan data ke dalam proses. Beberapa
hardware atau perangkat keras yang termasuk dan berfungsi sebagai input adalah
: keyboard, mouse, joystick, webcam dll
b. Proses,
yaitu suatu alat yang digunakan untuk memproses data dari input yang nantinya
akan dikeluarkan ke sistem output. Proses ini berperan penting dalam sistem
komputer sebagai media untuk proses yang sudah menjadi sistem yang utuh
mainboard atau biasa disebut Motherboard. Didalam Mainboard ini termasuk sebuah
prosesor yang berfungsi ntuk mengolah data yang terletak di dalam CPU (Central
Processing Unit). Ketika menerjemahkan data, prosesor dibantu oleh
hardware-hardware lainnya seperti memori RAM (kecepatan membaca data), harddisk
(menyimpan data), power supply (memberikan asupan daya listrik kepada
hardware-hardware lainnya dalam CPU), VGA (ketika data yang diolah berhubungan
dengan grafis), soundcard (berhubungan dengan audio-output), modem (untuk
internet), dan lain sebagainya, dimana ketika hardware-hardware tersebut
bekerja, semuanya terhubung lewat motherboard.
c. Output, yaitu media keluaran dimana media ini adalah untuk menampilkan
hasil data dari proses tersebut. beberapa hardware yang dikategorikan sabagai
output adalah sebagai berikut: monitor, speaker, headset, printer, scanner, dan
lain sebagainya. Pada prinsipnya, sebuah sistem komputer terdiri dari 3 bagian
utama, yaitu: CPU, Memori, terdiri dari memori program dan memori data, dan
Perangkat Input/Output Sistem komputer ini baru akan bekerja apabila ada
program komputer yang berisi instruksi yang memerintahkan CPU.
d. Prosesor – CPU (Central Processing Unit), merupakan bagian fungsional yang
utama dari sebuah sistem komputer atau sebagai otak dari sebuah komputer. Di
dalam CPU inilah semua kerja komputer dilakukan.
Jika di gambarkan, proses kerja CPU / komputer adalah
sebagai berikut :
![]() |
|||||||
Cara Kerja CPU :
Saat data dan/atau instruksi
dimasukkan ke processing-devices, pertama sekali diletakkan di MAA (melalui
Input-storage); apabila berbentuk instruksi ditampung oleh Control Unit di
Program-storage, namun apabila berbentuk data ditampung di Working-storage).
Jika register siap untuk menerima pengerjaan eksekusi, maka Control Unit akan
mengambil instruksi dari Program-storage untuk ditampungkan ke Instruction
Register, sedangkan alamat memori yang berisikan instruksi tersebut ditampung
di Program Counter. Sedangkan data diambil oleh Control Unit dari
Working-storage untuk ditampung di General-purpose register (dalam
hal ini di Operand-register). Jika berdasar instruksi pengerjaan
yang dilakukan adalah arithmatika dan logika, maka ALU akan mengambil alih
operasi untuk mengerjakan berdasar instruksi yang ditetapkan. Hasilnya
ditampung di Akumulator. Apabila hasil pengolahan telah selesai, maka Control
Unit akan mengambil hasil pengolahan di Accumulator untuk ditampung kembali
ke Working-storage. Jika pengerjaan keseluruhan telah selesai,
maka Control Unit akan menjemput hasil pengolahan dari Working-storage untuk
ditampung ke Output-storage. Lalu selanjutnya dariOutput-storage,
hasil pengolahan akan ditampilkan ke output-devices
BAB VI
Pengertian
dan Langkah Konversi Bilangan Biner,Heksadesimal,Oktal dan Desimal
1) Pengertian Bilangan Desimal,Biner,Oktal dan
Heksadesimal :
1. Bilangan Desimal adalah bilangan yang
menggunakan 16 angkat yang berturu-turut,dimulai dari 0-
15 (0,1,2,3,4,5,6,7,8,9,10,11,12,13,14,15).Bilangan
Desimal ini Bilangan yang Berbasis 10,contoh
penulisan
bilangan Desimal :
a. 1510
b. 1910
c. 2010
d. 1710
2. Bilangan Biner adalah Bilangan yang
menggunakan 2 angka,yaitu 0 dan 1.Bilangan Biner ialah
Bilangan yang
berbasis 2.Setiap Bilangan pada biner disebut bit,1 byte= 8 bit.contoh
penulisan
bilangan Biner
:
a. 00002
b. 00012
c. 00102
d. 00112
e. 01002
f. 01012
g. 01102
h. 01112
i. 10002
j. 10012
k. 10102
l. 10112
m. 11002
n. 11012
o. 11102
p. 11112
3. Bilangan Oktal adalah Bilangan yang menggunakan
angkat
(0,1,2,3,4,5,6,7,10,11,12,13,14,15,16,17).Bilangan
yang berbasis 8.contoh Penulisan Bilangan
Oktal :
a. 178
b. 158
c. 118
4. Bilangan Heksadesimal atau bilangan Heksa adalah
Bilangan yang menggunakan 16 angka,yaitu
0-9 dan
dilanjutkan oleh alfabet A-F.
(A=10,B=11,C=12,D=13,E=14,F=15).Bilangan Heksa
ini Berbasis 16.contoh penulisan Heksa
Desimal :
a. C516
b. 7F816
c. 9A16
2) Konversi Bilangan Biner,Desimal,Heksa
dan Oktal
PERHATIAN ! Setiap Bilangan yang di Konversikan harus
meng-Konversikan terlebih dahulu pada Bilangan Desimal
1. Contoh Konversi Bilangan Biner ke Bilangan Oktal
Soal : 100100002
Konversikan Terlebih dahulu pada Bilangan Desimal.
Cara Konversi Bilangan Biner ke Bilangan
Desimal :
=
(angka Pertama x 2 atau (basis Bilangan Biner) + angka Selanjutnya pada
bilangan
biner tersebut)
= (angka Hasil selanjutnya x 2 atau ( basis Bilangan Biner ) + angka
selanjutnya pada
bilangan biner tersebut )
100100002 =
1 x 2 + 0 = 2
2
x 2 + 0 = 4
4
x 2 + 1 = 9
9
x 2 + 0 = 18
18
x 2 + 0 = 36
36
x 2 + 0 = 72
72 x 2 + 0 =
144
14410 , Kenapa 144 menjadi berbasis 10? Karena angka
144 ialah Hasil Konversi Bilangan Biner yang berbasis 2 menjadi Bilangan
Desimal yang Berbasis 10 jadi 14410 adalah Bilangan Desimal.
Sekarang akan di Konversikan ke dalam benutk Bilangan
Oktal yang berbasis 8.
14410 = 144/8 = 18 sisa 0
18/8 = 2 sisa 2
Kenapa dibagi 8 ? karena Bilangan Desimal ini akan
dikonversikan kedalam bentuk Bilangan Oktal yang berbasis 8.
Hasil Bilangan Oktal,dilihat dari hasil akhir (bawah)
ke awal (atas),jadi Hasilnya ialah 2208.
2. Contoh Konversi Bilangan Oktal ke Bilangan Biner
Soal : 2208
Konversikan Terlebih
dahulu pada Bilangan Desimal.
Cara Konversi
Bilangan Oktal ke Bilangan Desimal :
= (angka Pertama x 8 atau (basis Bilangan Oktal) + angka Selanjutnya pada
bilangan
Oktal tersebut)
= (angka Hasil selanjutnya x 8 atau ( basis Bilangan Oktal ) + angka
selanjutnya pada
bilangan Oktal tersebut )
2208 = 2 x 8 + 2 = 18
18 x
8 + 0 = 144
14410 , Kenapa 144 menjadi berbasis 10? Karena angka
144 ialah Hasil Konversi Bilangan Oktal yang berbasis 8 menjadi Bilangan
Desimal yang Berbasis 10 jadi 14410 adalah Bilangan Desimal.
14410 di-Konversikan kedalam Bilangan Biner.
144/2
= 72 sisa 0
72/2 = 36 sisa 0
36/2 = 18 sisa 0
18/2 = 9 sisa 0
9/2 = 4 sisa 1
4/2 = 2 sisa 0
2/2 = 1 sisa 0
1
Dibagi 2 Karena di-Konversikan ke dalam Bilangan
Biner.Dalam menghitung Bilangan biner,dalam penulisan di-Tulis dari Bawah ke
Atas jadi hasilnya ialah 100100002.
3. Contoh Konversi Bilangan Biner Ke Desimal
Soal : 100100002
Cara Konversi
Bilangan Biner ke Bilangan Desimal :
=
(angka Pertama x 2 atau (basis Bilangan Biner) + angka Selanjutnya pada
bilangan
biner tersebut)
= (angka Hasil selanjutnya x 2 atau ( basis Bilangan Biner ) + angka
selanjutnya pada
bilangan biner tersebut )
100100002 =
1 x 2 + 0 = 2
2
x 2 + 0 = 4
4
x 2 + 1 = 9
9
x 2 + 0 = 18
18
x 2 + 0 = 36
36
x 2 + 0 = 72
72 x 2 + 0 =
144
14410 , Kenapa 144 menjadi berbasis 10? Karena angka
144 ialah Hasil Konversi Bilangan Biner yang berbasis 2 menjadi Bilangan
Desimal yang Berbasis 10 jadi 14410 adalah Bilangan Desimal.
4. Contoh Konversi Bilangan Desimal Ke Biner.
Soal = 14410
14410 di-Konversikan
kedalam Bilangan Biner.
144/2
= 72 sisa 0
72/2 = 36 sisa 0
36/2 = 18 sisa
0
18/2 = 9 sisa 0
9/2 = 4 sisa 1
4/2 = 2 sisa 0
2/2 = 1 sisa 0
1
Dibagi 2 Karena di-Konversikan ke dalam Bilangan
Biner.Dalam menghitung Bilangan biner,dalam penulisan di-Tulis dari Bawah ke
Atas jadi hasilnya ialah 100100002.
5. Contoh Konversi Bilangan Heksadesimal ke Bilangan
Desimal.
Soal : 7C616
7C616 di-Konversikan kedalam bentuk
Bilangan Desimal.
7C6
= 7 x 16(pangkat 2) + C x 16(pangkat 1) + 6 x 16(pangkat 0)
(7 x 256) +(12 x 16) + (6 x 1) = 1990
Hasilnya ialah 199010 ,Kenapa C diganti menjadi 12 ?
Karena didalam pengertian Bilang Kesadesimal sudah dijelaskan bahwa
(A=10,B=11,C=12,D=13,E=14,F=15).
6. Contoh Konversi Bilangan Oktal ke Bilangan Heksa
Soal : 1668
1668 dikonversikan kedalam
bentuk Bilangan Desimal
166
= 1 x 8 + 6 = 14
14 x 8 + 6 = 118
11810 akan dikonversikan kedalam Heksadesimal
118/16 = 112 sisa 6
112/16 = 7 sisa 0
jadi,jawabanya ialah 7616
BAB
VII
Gerbang logika
Gerbang logika
1. AND
Gerbang
AND akan berlogika 1 atau keluarannya akan berlogika 1 apabila semua
masukan/inputannya berlogika 1, namun apabila semua atau salah satu masukannya
berlogika 0 maka outputnya akan berlogika 0.
2. NAND
Gerbang
NAND akan bernilai / outputnya akan berlogika 0 apabila semua inputannya
bernilai 1 dan outpunya akan berlogika 1 apabila semua atau salah satu
inputannya bernilai 0.
3.OR
Gerbang
OR akan berlogika 1 apabila salah satu atau semua inputan yang dimasukkan
bernilai 1 dan apabila keluaran yang di inginkan berlogika 0 maka inputan yang
dimasukkan harus bernilai 0 semua.
4.NOR
Gerbang
NOR merupakan gerbang logika yang outputnya akan berlogika 1 apabila semua
inputannya bernilai 0, dan outpunya akan berlogika 0 apabila semua atau salah
satu inputannya inputannya berlogika 1.
5.NOT
Gerbang
NOT berfungsi sebagai pembalik (Inverter), yang mana outputnya akan bernilai
terbalik dengan inputannya.
6.BUFFER
Gerbang
BUFFER atau PENYANGGA adalah suatu gerbang digital yang akan berfungsi
memperkuat dan meneruskan nilai 1 pada outputnya jika inputnya bernilai 1,
selain itu akan bernilai 0.
7.XOR
Gerbang
XOR merupakan kepanjangan dari Exclusive OR yang mana keluarannya akan
berlogika 1 apabila semua inputannya berbeda, namun apabila inputannya sama
maka akan memberikan output berlogika 0.
8.XNOR
Gerbang
XNOR merupakan kepanjangan dari Exclusive NOR yang mana
keluarannya akan berlogika 1 apabila semua inputannya sama, namun apabila
inputannya berbeda maka akan memberikan output berlogika 0.
BAB VIII
Sistem Bus
1.
Penghubung bagi
keseluruhan komponen komputer dalam menjalankan tugasnya
2.
Komponen komputer :
1.
CPU
2.
Memori
3.
Perangkat I/O
Transfer data antar komponen komputer.
1.
Data atau program yang
tersimpan dalam memori dapat diakses dan dieksekusi CPU melalui perantara bus
2.
Melihat hasil eksekusi
melalui monitor juga menggunakan sistem bus
3.
Kecepatan komponen
penyusun komputer harus diimbangi kecepatan dan manajemen busyang baik
Mikroprosesor
·
Melakukan pekerjaan
secara paralel
·
Program dijalankan
secara multitasking
·
Sistem bus tidak hanya lebar
tapi juga cepat
Interkoneksi komponen sistem komputer dalam
menjalankan fungsinya
·
Interkoneksi bus
·
Pertimbangan–pertimbangan
perancangan bus
Struktur Interkoneksi adalah
Kompulan lintasan atau saluran berbagai modul (CPU,Memori,I/O)
Struktur
interkoneksi bergantung pada
1.
Jenis data
2.
Karakteristik pertukaran
data
Jenis Data
Memori
:
Memori
umumnya terdiri atas N word memori dengan panjang yang sama. Masing–masing word
diberi alamat numerik yang unik (0, 1, 2, …N-1). Word dapat dibaca
maupun ditulis pada memori dengan kontrol Read dan Write. Lokasi bagi operasi
dispesifikasikan oleh sebuah alamat.
Modul
I/O :
Operasi
modul I/O adalah pertukaran data dari dan ke dalam komputer. Berdasakan
pandangan internal, modul I/O dipandang sebagai sebuah memori dengan operasi
pembacaan dan penulisan. Seperti telah dijelaskan pada bab 6 bahwa modul I/O
dapat mengontrol lebih dari sebuah perangkat peripheral. Modul I/O juga dapat
mengirimkan sinyal interrupt.
CPU :
CPU
berfungsi sebagai pusat pengolahan dan eksekusi data berdasarkan
routine–routine program yang diberikan padanya. CPU mengendalikan seluruh
sistem komputer sehingga sebagai konsekuensinya memiliki koneksi ke seluruh
modul yang menjadi bagian sistem komputer.
Dari jenis pertukaran data yang diperlukan modul–modul
komputer, maka struktur interkoneksi harus mendukung perpindahan data.
·
Memori ke CPU : CPU melakukan
pembacaan data maupun instruksi dari memori.
·
CPU ke Memori : CPU melakukan
penyimpanan atau penulisan data ke memori.
·
I/O ke CPU : CPU membaca data
dari peripheral melalui modul I/O.
·
CPU ke I/O : CPU mengirimkan
data ke perangkat peripheral melalui modul I/O.
·
I/O ke Memori atau dari
Memori : digunakan pada sistem DMA
Sampai saat ini terjadi perkembangan struktur
interkoneksi, namun yang banyak digunakan saat ini adalah sistem bus.
Sistem bus
1.
Digunakan secara tunggal
2.
Digunakan secara jamak,
Hal ini Tergantung karakteristik sistemnya
Interkoneksi Bus – Struktur Bus
Sebuah bus biasanya terdiri atas beberapa saluran. Sebagai contoh bus data terdiri atas 8 saluran sehingga dalam satu waktu dapat mentransfer data 8 bit. Secara umum fungsi saluran busdikatagorikan dalam tiga bagian, yaitu :
Sebuah bus biasanya terdiri atas beberapa saluran. Sebagai contoh bus data terdiri atas 8 saluran sehingga dalam satu waktu dapat mentransfer data 8 bit. Secara umum fungsi saluran busdikatagorikan dalam tiga bagian, yaitu :
·
Saluran data
·
Saluran alamat
·
Saluran kontrol
Gambar 2. Pola
Interkoneksi
Saluran Data
Lintasan bagi perpindahan data antar modul. Secara
kolektif lintasan ini disebut bus data. Umumnya jumlah saluran
terkait dengan panjang word, misalnya 8, 16, 32 saluran.
Tujuan : agar mentransfer word dalam sekali waktu.
Jumlah saluran dalam bus data
dikatakan lebar bus, dengan satuan bit, misal lebar bus 16
bit
Saluran Alamat (Address Bus)
·
Digunakan untuk menspesifikasi
sumber dan tujuan data pada bus data.
·
Digunakan untuk mengirim alamat
word pada memori yang akan diakses CPU.
·
Digunakan untuk saluran alamat
perangkat modul komputer saat CPU mengakses suatu modul.
·
Semua peralatan yang terhubung
dengan sistem komputer, agar dapat diakses harus memiliki alamat.
Contoh : mengakses port I/O, maka port I/O harus
memiliki alamat hardware-nya
Saluran kontrol (Control Bus)
Digunakan untuk mengontrol bus data, bus alamat
dan seluruh modul yang ada.
Karena bus data dan bus alamat
digunakan oleh semua komponen maka diperlukan suatu mekanisme kerja yang
dikontrol melalui bus kontrol ini.
Sinyal – sinyal kontrol terdiri atas
·
Sinyal pewaktuan adalah Sinyal
pewaktuan menandakan validitas data dan alamat
·
Sinyal–sinyal perintah adalah
Sinyal perintah berfungsi membentuk suatu operasi
Prinsip Operasi Bus
1.
Meminta penggunaan bus.
2.
Apabila telah disetujui, modul
akan memindahkan data yang diinginkan ke modul yang dituju
Hierarki Multiple Bus
Bila terlalu banyak modul atau perangkat dihubungkan
pada bus maka akan terjadi penurunan kinerja
Faktor – faktor :
1.
Semakin besar delay propagasi
untuk mengkoordinasikan penggunaan bus.
2.
Antrian penggunaan bus semakin
panjang.
3.
Dimungkinkan habisnya kapasitas
transfer bus sehingga memperlambat data.
Gambar 3. Arsitektur
bus jamak tradisional
Arsitektur bus jamak
Prosesor, cache memori dan memori utama terletak pada
bus tersendiri pada level tertinggi karena modul – modul tersebut memiliki
karakteristik pertukaran data yang tinggi.
Pada arsitektur berkinerja tinggi, modul – modul I/O
diklasifikasikan menjadi dua,
·
Memerlukan transfer data
berkecepatan tinggi
·
Memerlukan transfer data
berkecepatan rendah.
Modul dengan transfer data berkecepatan tinggi
disambungkan dengan bus berkecepatan tinggi pula,
Modul yang tidak memerlukan transfer data cepat
disambungkan pada bus ekspansi
Gambar 4. Arsitektur
bus jamak kinerja tinggi
Keuntungan hierarki bus jamak kinerja tinggi
1.
Bus berkecepatan tinggi lebih
terintegrasi dengan prosesor.
2.
Perubahan pada arsitektur
prosesor tidak begitu mempengaruhi kinerja bus
BAB 8
SISTEM BUS
BUS
adalah suatu lintasn komunikasi yang menghubungkan dua atau lebih perangkat.
Kunci suatu BUS adalah merupakan suatu medium transmisi bersama.BUS disusun
secara hierarkis, karena setiap BUS yang memiliki kecepatan rendah akan
dihubungkan dengan bus yang memiliki kecepatan tinggi.
Struktur Interkoneksi adalah Kompulan lintasan atau saluran berbagai modul (CPU,Memori,I/O)
Struktur interkoneksi bergantung pada
1. Jenis Data
Memori :
Memori umumnya terdiri atas N word memori dengan panjang yang sama.
Masing–masing word diberi alamat numerik yang unik (0, 1, 2, …N-1). Word dapat
dibaca maupun ditulis pada memori dengan kontrol Read dan Write.
Lokasi bagi operasi dispesifikasikan oleh sebuah alamat.
Modul I/O :
Operasi modul I/O adalah pertukaran data dari dan ke dalam komputer.
Berdasakan pandangan internal, modul I/O dipandang sebagai sebuah memori dengan
operasi pembacaan dan penulisan. Seperti telah dijelaskan pada bab 6 bahwa
modul I/O dapat mengontrol lebih dari sebuah perangkat peripheral. Modul I/O
juga dapat mengirimkan sinyal interrupt
2. Saluran Data
Lintasan bagi perpindahan data antar modul. Secara kolektif lintasan ini
disebut bus data. Umumnya jumlah saluran terkait dengan panjang
word, misalnya 8, 16, 32 saluran.
Tujuan : agar mentransfer word dalam sekali waktu.
Jumlah saluran dalam bus data dikatakan lebar bus,
dengan satuan bit, misal lebar bus 16 bit
3. Saluran Alamat
(Address Bus)
- Digunakan
untuk menspesifikasi sumber dan tujuan data pada bus data.
- Digunakan
untuk mengirim alamat word pada memori yang akan diakses CPU.
- Digunakan
untuk saluran alamat perangkat modul komputer saat CPU mengakses suatu
modul.
- Semua
peralatan yang terhubung dengan sistem komputer, agar dapat diakses harus
memiliki alamat.
Contoh : mengakses port I/O, maka port I/O harus memiliki alamat hardware-nya
4. Saluran
kontrol (Control Bus)
Digunakan untuk mengontrol bus data, bus alamat
dan seluruh modul yang ada. Karena bus data dan bus alamat
digunakan oleh semua komponen maka diperlukan suatu mekanisme kerja yang
dikontrol melalui bus kontrol ini. Sinyal – sinyal kontrol
terdiri atas
- Sinyal pewaktuan
adalah Sinyal pewaktuan menandakan validitas data dan alamat
- Sinyal–sinyal
perintah adalah Sinyal perintah berfungsi membentuk suatu operasi
BAB 9
SISTEM MEMORI
Memori merupakan bagian dari komputer yang berfungsi sebagai tempat
penyimpanan informasi yang harus diatur dan di jaga sebaik-baiknya. Memori
biasanya disebut juga dengan istilah : computer storage, computer memory atau
memori, merupakan piranti komputer yang digunakan sebagai media penyimpanan
data dan informasi saat menggunakan komputer. Memori merupakan bagian yang
penting dalam komputer modern dan letaknya di dalam CPU.
Tujuan dari manajemen ini adalah untuk:
1. Meningkatkan utilitas CPU
2. Data dan instruksi dapat diakses dengan cepat
oleh CPU
3. Transfer dari/ke memori utama ke/dari CPU
dapat lebih efisien
4. Efisiensi dalam pemakaian memori yang
terbatas
BAB 10
Flip Flop
Flip Flop adalah
merupakan rangkaian digital yang memiliki dua keadaan stabil dan dapat menyimpan
informasi sebesar 1 bit data biner yang dinyatakan dalam sistem biner yaitu 0 atau
1. Flip-flop disebut juga sebagai latch karena flip-flop jika
diberi suatu informasi atau sinyal maka informasi atau sinyal tersebut akan
terkunci didalamnya. Flip Flop juga termasuk keluarga multivibrator bistabil,
yaitu rangkaian elektronik yang memiliki dua keadaan stabil dan pada
keluarannya dihubungkan kembali pada salah satu masukannya sebagai umpan
balik.
Prinsip
Prinsip Kerja Flip Flop :
- Jika
clock bernilai rendah (0) maka flip-flop J-K master akan tidak aktif,
tetapi karena input clock flip-flop J-K slave merupakan komplemen dari
clock flip-flop master maka flip-flop slave menjadi aktif, dan outputnya
mengikuti output flip-flop J-K master.
- Jika
clock bernilai tinggi (1), flip-flop master aktif sehinga outputnya
tergantung pada input J dan K, pada sisi lain flip-flop slave menjadi
tidak aktif karena clock pemicunya bernilai rendah (0).
- Pada
saat sinyal detak berada pada tingkat tinggi, master-nya yang aktif dan
slave-nya tidak aktif.
- Pada
saat sinyal detak berada pada tingkat rendah, master-nya yang tidak aktif
dan slave-nya yang aktif.
- Jika
input J diberikan bersama-sama dengan tepi naik pulsa pemicu, flip-flop
master akan bekerja terlebih dahulu memantapkan inputnya selama munculnya
tepi naik sampai clock bernilai rendah (0).
- Setelah
clock bernilai rendah (0),flip-flop master akan tidak aktif dan flip-flop
slave bekerja menstransfer keadaan output flip-flopmaster keoutput
flip-flop slave yang merupakan output flip-flop secarakeseluruhan.
Macam
Macam Flip Flop :
- Flip Flop RS
- Flip Flop JK
- Flip Flop D
- Flip Flop T
- Flip Flop CRS
BAB 11
REGISTER
Register prosesor dalam arsitektur
komputer,
adalah sejumlah kecil memori komputer yang bekerja dengan kecepatan sangat tinggi yang
digunakan untuk melakukan eksekusi terhadap program-program komputer dengan menyediakan akses yang cepat terhadap
nilai-nilai yang umum digunakan. Umumnya nilai-nilai yang umum digunakan adalah nilai
yang sedang dieksekusi dalam waktu tertentu.
Register prosesor
berdiri pada tingkat tertinggi dalam hierarki memori: ini berarti bahwa
kecepatannya adalah yang paling cepat; kapasitasnya adalah paling kecil; dan
harga tiap bitnya adalah paling tinggi. Register juga digunakan sebagai cara
yang paling cepat dalam sistem komputer untuk melakukan manipulasi data. Register umumnya diukur dengan satuan bit yang dapat ditampung olehnya, seperti "register
8-bit", "register 16-bit", "register 32-bit", atau
"register 64-bit" dan lain-lain.
BAB 12
PERALATAN PENYIMPANAN DATA
Media Penyimpanan Data adalah
alat penyimpan data yang berfungsi sebagai alat / media untuk menyimpan data
dan program dimana data / program yang disimpan tersebut bisa dibaca dan dibuka
kembali untuk diproses kembali di komputer atau laptop.
3 kategori media penyimpanan
data saja yaitu
sebagai berikut :
- Media
Penyimpanan Magnetik (Magnetik Storage Media)
- Media
Penyimpanan Optical (Optical Disk)
- Media
Penyimpanan Awan (Cloud Storage)
Berikut
penjelasan dari tiap - tiap kategori dan macam - macam media penyimpanan data :
1. Media Penyimpanan Magnetik (Magnetik Storage Media)
1. Media penyimpanan Magnetik (Magnetik Storage
Media)
·
Floppy
Disk (Disket)
·
Harddisk :.
·
Harddisk
Eksternal :
·
Flashdisk
·
MMC
(Memory Card)
·
ZipDrive
2.
Media
penyimpanan Optical (Optical Disk)
·
CD :
·
CD-ROM :
·
CD-R :
·
CD-RW .
·
DVD
3.
Media
Penyimpanan Awan (Cloud Storage)
Cloud Storage atau komputasi awan adalah suatu media penyimpanan data yang
dapat diakses dimana saja, dan kapan saja oleh para penggunanya melalui perantara jaringan yang terintegrasi dan tersinkronisasi
melalui internet. dan Tentu saja filenya berada dikomputer dimana anda membuat akun
cloud storage.
BAB 13
UNIT MASUKAN DAN KELUARAN (I/O) DEVICE
1.
Pengertian
·
Perangkat input mungkin lambat dan harus
memiliki cara untuk memberitahu komputer apabila siap memberikan data.
·
Perangkat output harus memiliki cara untuk
menolak data berikutnya apabila belum siap.
2.
Modul I/O
·
Adalah interface atau central switch untuk
mengendalikan satu atau lebih peripheral atau perangkat input output.
·
Konektor mekanis berisi fungsi logik untuk
komunikasi antara bus dan peripheral..
3.
Komunikasi Modul I/Oi/O dengan CPU dan
peripheral
4.
Mode Interupsi I/O
Interupsi adalah mekanisme penghentian atau pengalihan pengolahan
instruksi dalam CPU kepada routine interupsi. Hampir semua modul memori dan
(I/O) memilliki mekanisme yang dapat menginterupsi kerja CPU. Tujuan interupsi
secara umum untuk manajemen pengeksekusian routine instruksi agar efektif dan
efisien antar CPU dan modul-modul I/O maupun memori. Setiap komponen komputer
dapat menjalankan tugasnya secara bbersamaan, tetapi kendali terletak pada CPU
disamping itu kecepatan eksekusi masing-masing modul berbeda sehingga dengan
adanya fungsi interupsi ini dapat sebagai sinkronisasi kerja antar modul.
Dengan adanya mekanisme interupsi, prosesor dapat digunakan untuk
mengeksekusi instruksi-instruksi lain. Saat suatu modul telah selasai
mmenjalankan tugasnya dan sudah siap menerima tugas berikutnya maka modul ini
akan mengirimkan permintaan interupsi ke prosesor. Kemudian prosesor akan
menghentikan eksekusi yang dijalankannya untuk menghendel routine interupsi. Setelah
program interupsi selesai maka prosesor akan melanjutkan interupsi programnya
kembali. Saat sinyal interupsi diterima prosesor ada dua kemungkinan tinddakan,
yaitu interupsi diterima/ditangguhkan dan interupsi ditolak. Apabila interupsi
diterima/ditangguhkan , prosesor akan melakukan hal-hal di bawah ini :
1.
Prosesor menangguhkan eksekusi program yang
dijalankan dan menyimpan konteksnya. Tindakan ini adalah menyimpan alamat
instruksi berikutnya yang akan dieksekusi dan data lain yang relevan.
2.
Prosesor menyetel program counter (PC) ke alamt
awal routine interrupt handler.
BAB 14
Prosesor DLX
“Computer Architecture A Quantitative Approach”
pada tahun 1996. Prosesor DLX pada dasarnya adalah versi sederhana dari
arsitektur MIPS dan sangat mirip dengan itu, dengan 32-bit sederhana load
arsitektur. Arsitektur dan instruksinya tidak terlalu rumit tapi sudah mewakili
komputer modern yang lengkap. Prosesor DLX adalah prosesor yang bertipe-RISC
(Reduce Instruction Set Computer) yang
memiliki 32 buah register dengan masing-masing panjangnya 32-bit. Dua buah
register mempunyai fungsi khusus, yaitu rregister 0 selalubernilai nol.
Register ini digunakan sebagai operand sumber jika memerlukan nilai nol. DLX
juga memiliki program counter dengan panjang 32 bit.
A.
Kegunaan Prosesor DLX
Prosesor DLX merupakan salah satu prosesor
modern yang digunakan untuk pembelajaran di perguruan tinggi. Prosesor ini juga
disebut Delux dan memberikan gambaran yang lebih menyeluruh tentang suatu
prosesor modern. Bagian penting yang dipelajari prosesor ini adalah jalur data,
instruksi, dan bagian kendali.
B.
Arsitektur Prosesor DLX
Prosesor DLX mengunakan arsitektur ambil-simpan
(load-store) dengan lima tahap pepiline (seperti desain MIPS) untuk
menyelesaikan suatu instruksi. Kelima tahap tersebut adalah :Instruction Fetch
(IF), Instruction Decode (ID), Execute (EX), Memory Acces (MEM), dan Write Back
(WB). Manfaat dari rancangan ini adalah ketika proses fetch instruksi dari
memori akan lebih mudah. Pengambilannya pun dilakukan dengan membaca 4-byte
data dalam memori.
Lima komponen utama prosesor DLX masing-masing
memiliki fungsi yang berbeda yaitu :
1.
Program Counter : register yang berfungsi
menampung nilai yang digunakan untuk menunjuk alamat instruksi yang akan
dieksekusi. Register ini merupakan offset dari alamat dasar instruksi sekaligus
data.
2.
Memori : terdiri dari dua bagian yaitu memori
untuk instruksi yang berisi kumpulan seluruh instruksi dan memori untuk data
yang berfungsi utuk menyimpan data.
3.
Register : kumpulan data 32 bit tempat
menyimpan file sementara.
4.
ALU : tempat dlakukannya aritmatika dan logic.
5.
Control Unit : unit kendali terdiri dari dua
bagian yaitu yaitu register instruksi (register tempat menyimpan sementara
instruksi) dan pengendali (bagian yang menerjemahkan instruksi dan mengeluarkan
set kendali pada seluruh register untuk menjalankan suatu instruksi.

Komentar
Posting Komentar